Bagaimana Cara Menggunakan Tablet Kunyah, Tablet Sublingual dan Tablet Bukal ?

Bagaimana Cara Menggunakan Tablet Kunyah, Tablet Sublingual dan Tablet Bukal ?
TABLET KUNYAH

Sebagaimana namanya, tablet kunyah atau chewable tablet adalah tablet yang dianjurkan untuk dikunyah terlebih dahulu sebelum ditelan.

Tablet kunyah dirancang untuk memiliki rasa yang enak, sehingga menutupi rasa pahit pada obat. Umumnya diberikan rasa seperti rasa mint atau buah-buahan. Contoh tablet kunyah misalnya Antasida (obat lambung), Mebendazol (obat kecacingan), multivitamin anak, dll.

Tujuan mengunyah tablet jenis ini adalah untuk mempercepat efeknya, sehingga efek terapi dapat cepat tercapai atau tujuan lain. Misalnya pada anak, tablet kunyah yang rasanya manis akan memudahkan pemberian obat pada anak.

Pada kondisi lambung sedang radang (gastritis) dan tidak mampu mencerna obat dan makanan dengan baik, maka obatnya dirancang dalam bentuk tablet yang dikunyah dulu, sehingga bisa langsung larut dalam saluran cerna dan mempercepat efeknya. Tablet kunyah antasida ini merupakan pilihan selain obat antasida cair. Jika tablet kunyah antasida langsung ditelan utuh, dapat menyebabkan obat lebih lama larut, sehingga menunda efeknya menjadi lebih lama.

Setelah tablet dikunyah sampai hancur dan ditelan, minumlah segelas air putih (air minum) untuk memastikan bahwa obat telah tertelan seluruhnya. Tanyakan pada apoteker kesayangan Anda, informasi lengkap tentang obat yang akan digunakan, termasuk efek samping, cara menyimpan, dll

TABLET SUBLINGUAL

Tablet Sublingual adalah tablet yang cara penggunaannya diletakkan di bawah lidah (perhatikan gambar). Tablet sublingual tidak ditelan langsung seperti tablet biasa. Dokter mungkin menganjurkan obat ini untuk kondisi tertentu, atau untuk pasien yang kesulitan menelan atau mencerna obat, atau mempercepat efek obat. Contohnya tablet isosorbid dinitrat (ISDN) untuk gangguan jantung.

Tablet sublingual dirancang secara khusus dan akan melarut perlahan dan diserap melalui pembuluh darah yang banyak terdapat di bawah lidah. Tujuannya antara lain untuk menjaga obat tetap berkhasiat (untuk beberapa obat dapat rusak karena asam lambung) atau mempercepat efek obat misalnya pada keadaan gawat darurat atau gangguan jantung mendadak.

Tablet yang disarankan digunakan secara sublingual namun ditelan utuh seperti tablet biasa akan kehilangan khasiatnya sehingga tujuan pengobatan tidak tercapai. Obat ini masuk ke dalam aliran darah melalui membran lendir mulut setelah terlarut sehingga dapat diserap dengan cepat, selain itu efek obat juga tidak berkurang karena tidak melalui proses metabolisme dalam lambung dan hati.

Cara penggunaan tablet Sublingual:
1. Minum atau berkumur-kumurlah dengan sedikit air untuk melembabkan jika mulut kering. Cucilah tangan sampai bersih sebelum memegang tablet.
2. Letakkan tablet sublingual di bawah lidah, dan tempatkan tablet antara gusi dan pipi jika terjadi sensasi menyengat.
3.Tutuplah mulut dan jangan menelan sampai tablet larut seluruhnya.
4.Jangan makan, minum atau merokok selama proses pelarutan tablet.
5.Jangan berkumur atau mencuci mulut selama beberapa menit setelah tablet larut dengan sempuna.
6. Gunakan obat pada jarak waktu yang sama dalam sehari. •
Tanyakan pada apoteker kesayangan Anda, informasi lengkap tentang obat yang akan digunakan.

TABLET BUKAL

Tablet Bukal adalah tablet yang cara penggunaannya diletakkan di antara pipi dan gusi (perhatikan gambar). Tablet bukal tidak ditelan langsung seperti tablet biasa. Dokter mungkin menganjurkan obat ini untuk kondisi tertentu, atau untuk pasien yang kesulitan menelan atau mencerna obat, atau mempercepat efek obat.

Tablet bukal dirancang secara khusus dan akan melarut perlahan dan diserap melalui pembuluh darah yang banyak terdapat di area tersebut. Tujuannya antara lain untuk menjaga obat tetap berkhasiat (untuk beberapa obat yang dapat rusak oleh asam lambung), mempercepat efek kerja obat, atau pasien kesulitan menelan.

Tablet bukal yang ditelan utuh seperti tablet biasa akan kehilangan khasiatnya sehingga tujuan pengobatan tidak tercapai.

Cara penggunaan tablet bukal:
1. jika mulut kering minum atau berkumurlah dengan sedikit air untuk melembabkan. Cucilah tangan sampai bersih sebelum memegang tablet.
2. Letakkan tablet di antara pipi dan gusi.
3. Tutuplah mulut dan jangan menelan sampai tablet larut seluruhnya.
4. Jangan makan, minum atau merokok selama proses pelarutan tablet.
5. Jangan berkumur atau mencuci mulut selama beberapa menit setelah tablet larut dengan sempurna.
6. Gunakan obat pada jarak waktu yang sama dalam sehari. •
Tanyakan pada apoteker kesayangan Anda, informasi lengkap tentang obat yang akan digunakan, termasuk efek samping, cara menyimpan, dll.

Baca Juga : Cerdas Gunakan Obat dengan Tanya Lima O


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bagaimana Cara Menggunakan Tablet Kunyah, Tablet Sublingual dan Tablet Bukal ?"

Posting Komentar

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.