Penyalahgunaan Obat Mengandung Prekursor

Penyalahgunaan Obat Mengandung Prekursor

Maraknya penyalahgunaan obat-obatan  termasuk obat yang tergolong prekursor cukup tinggi di Indonesia. Apalagi obat yang mengandung prekursor sangat mudah di dapatkan baik di apotek maupun toko obat. Hampir sebagian obat prekursor masih memiliki penandaan sebagai obat bebas terbatas sehingga selain mudah di dapat juga mudah untuk mendapatkan dalam jumlah yang banyak.
Apa itu prekursor ? Prekursor adalah zat atau bahan pemula atau bahan kimia yang dapat digunakan dalam pembuatan Narkotika dan Psikotropika. Pengaturan peredaran obat yang mengandung prekursor sudah diatur oleh Badan Pom melalui Peraturan Kepala Badan POM No 44 tahun 2010. Pengaturan Peredaran Prekursor bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan Prekursor;  mencegah dan memberantas peredaran gelap Prekursor; mencegah terjadinya kebocoran dan penyimpangan Prekursor; dan  menjamin ketersediaan Prekursor untuk industri farmasi, industri yang bukan farmasi, dan perkembangan iptek.
Prekursor di bagi ke dalam 2 golongan, yaitu prekursor table I dan prekursor table II,adapun bahan farmasi yang termasuk dalam prekursor adalah:

GOLONGAN DAN JENIS PREKURSOR
TABEL I
1. Acetic Anhydride.
2. N-Acetylanthranilic Acid.
3. Ephedrine.
4. Ergometrine.
5. Ergotamine.
6. Isosafrole.
7. Lysergic Acid.
8. 3,4-Methylenedioxyphenyl-2-propanone.
9. Norephedrine.
10. 1-Phenyl-2-Propanone.
11. Piperonal.
12. Potassium Permanganat.
13. Pseudoephedrine.
14. Safrole.
TABEL II
1. Acetone.
2. Anthranilic Acid.
3. Ethyl Ether.
4. Hydrochloric Acid.
5. Methyl Ethyl Ketone.
6. Phenylacetic Acid.
7. Piperidine.
8. Sulphuric Acid.
9. Toluene.

Dari daftar prekursor di atas salah satu Bahan Prekursor yang sering disalah gunakan adalah Pseudoefedrin. Pseudoephedrine  adalah bahan yang umumnya terkandung di dalam obat bebas untuk menangani flu dan batuk. Pseudoephedrine  adalah obat untuk meredakan hidung tersumbat serta meredakan tekanan pada sinus akibat demam, alergi, dan pilek.
Pseudoephedrine bekerja dengan merelaksasi otot di sekitar saluran pernapasan agar lebih banyak udara masuk. Pseuefedrin sesungguhnya tidak mempercepat proses penyembuhan namun hanya meredakan gejala. Di samping itu, sayangnya pseudoephedrine ternyata kerap digunakan untuk pembuatan methamphetamine secara ilegal yang dapat menimbulkan kecanduan. Methamphetamine merupakan obat psikoaktif yang dapat memengaruhi emosi, perasaan, dan persepsi terhadap kenyataan penggunanya, atau biasa dikenal sebagai narkoba.
Efek stimulan menyebabkan obat yang mengandung pseudoephedrine tidak jarang disalahgunakan sebagai bahan psikotropika yang memberikan rasa gembira dan hiperaktif. Di masa lalu, obat ini juga pernah digunakan atlet sebagai doping untuk meningkatkan performa. Efek samping pseudoefedrin akan meningkat jika digunakan bersama kafein dalam jumlah banyak.
. Hal ini menyebabkan di beberapa negara tertentu penggunaan pseudoefedrin sudah sangat dibatasi walaupun masih dalam golongan obat bebas. Jadi bijak lah menggunakan obat terutama obat-obat yang mengandung precursor.Hindari penyalahgunaan dan salah guna obat yang mengandung prekursor yaa..

Posting Komentar

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.