September 2019

        
Manfaat Asam Folat Bagi Ibu Hamil dan Calon Bayi
        Asam folat memiliki peran dalam sintesis DNA, RNA, dan protein. Kekurangan asam folat dapat menimbulkan terjadinya anemia megaloblastik. Jika kandungan asam folat pada masa sebelum dan selama kehamilan tercukupi, risiko gejala spina bifida pada bayi dapat dikurangi. Asam folat mencegah terjadinya cacat bawaan pada bayi yang disebabkan oleh kelainan pertumbuhan susunan saraf. FDA (Food and Drug Administration) menganjurkan untuk memfortifikasi asam folat pada makanan yang banyak dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat, sebagai upaya untuk menurunkan prevalensi defisiensi folat.
         
         Dalam proses perkembangan otak, nutrisi yang cukup sangatlah diperlukan si Kecil. Memenuhi asupan nutrisinya sangatlah penting, terutama selama masa kehamilan dan pertumbuhan bayi, yang merupakan periode pembentukan otaknya. Nutrisi juga sangat penting untuk dasar perkembangan kognitif, motorik, dan keterampilan sosio-emosional pada masa kanak-kanak dan dewasa kelak. Pada periode dini pertumbuhan si Kecil, harus menjadi fokus pencegahan defisiensi nutrisi, yang memiliki manfaat jangka panjang dan luas bagi individu dan masyarakat. Selain nutrisi, perkembangan otak yang optimal juga dipengaruhi oleh pengalaman dan reaksi dari lingkungan.
    
     Asam folat merupakan salah satu vitamin yang termasuk dalam kelompok vitamin B, dan merupakan unsur penting dalam sintesis DNA (deoxyribo nucleic acid). Asam folat berperan sebagai nutrisi pertumbuhan dan perkembangan otak si Kecil yang dimulai sejak awal masa kehamilan.
Sekitar 22 hari setelah konsepsi, lempeng saraf akan membentuk tabung neural yang kemudian berubah menjadi otak dan saraf tulang belakang si Kecil. Dengan nutrisi yang cukup, di antaranya asam folat, tembaga, dan vitamin A, sangat penting pada masa ini. Tujuh minggu setelah konsepsi, sel saraf, akson, dendrit, dan sinaps mulai terbentuk.Kekurangan asam folat dapat menyebabkan tidak sempurnanya pembentukan tabung saraf si Kecil, sehingga menyebabkan kelainan seperti anensefali  dan spina bifida.

     Mengonsumsi asam folat sebelum dan selama masa kehamilan dapat mencegah terjadinya kelainan pada otak dan saraf tulang belakang si Kecil. Selain itu, asam folat juga berperan pada pembentukan sel darah merah. Dilaporkan, 3%-75% anemia megaloblastik terjadi pada wanita yang tidak menerima asupan asam folat. 

        Bila asupan asam folat tidak tercukupi, kelainan pada susunan saraf bisa terjadi pada 3-4 minggu usia kehamilan. CDC merekomendasikan untuk mengonsumsi asam folat paling tidak satu bulan sebelum hamil, dan setiap hari selama masa kehamilan. Rekomendasi asam folat untuk wanita dengan usia produktif adalah sebanyak 400mcg setiap harinya. Wanita hamil hingga usia kandungan tiga bulan juga direkomendasikan untuk mengonsumsi 400mcg asam folat. Sedangkan, rekomendasi untuk wanita dengan usia kehamilan 4-9 bulan adalah 600mcg, dan 500mcg di saat menyusui.


       Tanpa asam folat yang cukup, tabung saraf janin bisa tidak menutup secara benar dan akan menyebabkan kelainan tabung saraf, yaitu spina bifida (tidak sempurnanya perkembangan saraf tulang belakang) dan anensefali (tidak sempurnanya bagian dari otak). Biasanya, bayi dengan anensefali tidak dapat bertahan hidup lama, dan kelainan spina bifida akan terjadi secara permanen. Dengan mengonsumsi asam folat, risiko terjadinya kelainan ini berkurang hingga 70%.

      Bila Ibu mengonsumsi asam folat sebelum dan selama hamil, Ibu juga dapat mencegah pertumbuhan rahim yang buruk, keguguran, kelahiran prematur, celah pada bibir dan langit-langit mulut si Kecil, dan bayi dengan berat lahir rendah. Asam folat juga dianjurkan untuk mengurangi risiko komplikasi kehamilan, seperti preeklampsia, penyakit jantung, stroke, beberapa tipe kanker, dan penyakit Alzheimer.

           Tubuh manusia tidak dapat menyintesis struktur folat, sehingga kita membutuhkan asupan dari makanan yang dikonsumsi. Asam folat dapat kita dapatkan antara lain dari susu dan sereal yang difortifikasi, atau sumber makanan yang kaya akan folat, seperti ragi, hati, ginjal, sayur-sayuran berwarna hijau, kembang kol, dan brokoli.

         Jika Ibu sedang merencanakan kehamilan, dibutuhkan perencanaan gizi bahkan hingga sebelum konsepsi, agar zat gizi Ibu tercukupi. Konsumsi asam folat disarankan paling tidak satu bulan sebelum hamil, kemudian dilanjutkan selama masa kehamilan dan menyusui. Konsultasikan dengan dokter agar kesehatan Ibu dan si Kecil selalu optimal.

Ikuti 5 Tips Ampuh Mengatasi Anak Tantrum

Anak yang periang tentu saja akan aktif bermain dan juga memiliki emosi yang cukup stabil. Mereka cenderung tidak rewel dan bisa bermain bersama teman-temannya. Namun, jika suatu saat ada yang tidak beres dalam dirinya, biasanya anak akan menjadi lebih rewel dan mudah marah, sebut saja jika ia merasa kesal atau ada hal yang tidak ia inginkan. Ujung-ujungnya anak akan mengalami tantrum dan kamu biasanya kewalahan dalam mengatasi hal ini.

Mengatasi Anak Tantrum


Tantrum tentu saja hal yang sangat umum terjadi pada anak-anak balita. Saat ia merasa tidak nyaman dengan suasana hatinya maupun suasana di sekelilingnya, maka mau tidak mau kamu harus pintar-pintar dalam menghandle kekacauan tersebut. Jika kamu adalah ibu muda yang hampir menyerah dalam menghadapi tingkah si kecil, ikuti 5 tips ampuh mengatasi tantrum berikut ini.
1. Tanya baik-baik
Saat anak tantrum, ajaklah bicara pelan-pelan. Tanyakan apa yang membuat di begitu sedih bahkan marah gak karuan. Jika sang anak masih saja berteriak atau guling-guling di lantai, maka tenangkan terlebih dahulu dan usap kepalanya.

2. Fokus hanya pada si kecil
Jika si kecil tantrum dan kamu sedang melakukan aktifitas penting, maka sebaiknya hentikan dulu aktivitas tersebut. Hal ini bisa jadi si kecil tantrum dikarenakan membutuhkan perhatian kamu yang sedari tadi sibuk dengan dunia sendiri.

3. Beri pelukan dan ciuman
Pelukan dan ciuman bisa membantu untuk meredakan amarah si kecil secara perlahan. Ia tentu saja akan merasa lebih tenang. Setelah itu, tanyakan apa yang sebenarnya ia inginkan.

Baca Juga : 4 Kesalahan Ibu yang Sering Kali Menyebabkan Ruam Popok Pada Bayi

4. Mengalihkan perhatian
Jika kamu sudah mencoba menenangkannya namun si kecil masih saja mengamuk, cobalah untuk mengalihkan perhatiannya. Misalnya, kamu bisa mengajak keluar rumah untuk melihat burung kesukaannya.

5. Ajak bercanda
Mengajak si kecil bercanda juga bisa membantu untuk mengurangi tantrumnya. Kamu bisa bertingkah aneh atau membuat cerita-cerita lucu sehingga si kecil tidak lagi ingat dengan tantrumnya.
Itulah beberapa tips ampuh untuk mengatasi tantrum pada anak. Lalu, apa cara kamu untuk mengatasi tantrum si kecil?




4 Kesalahan Ibu Yang Sering Kali Menyebabkan Ruam Popok Pada Bayi

Salah satu hal yang membuat orang tua merasa galau yaitu ketika anaknya mengalami ruam popok. Pada kondisi ini tidak hanya membuat bayi rewel. Karena bayi merrasa tidak nyaman. Selain itu dampaknya menjadikan kulit bayi mengalami iritasi yang menimbulkan rasa sakit berkepanjangan.

Penting untuk ibu perhatikan 4 kesalahan berikut ini sering menyebabkan ruam popok pada bayi. Jadi harus selalu dihindari. Berikut ini kesalahan yang sering memicu ruam popok:

1. Tidak menjaga kebersihan
Kebersihan yang kurang terjaga dapat menjadi penyebab timbulnya ruang popok pada bayi. Hal yang sering terjadi yaitu Ibu tidak membersihkan urine atau kotoran dengan benar. Sedangkan untuk membersihkan popok untuk bayi laki-laki dan perempuan tidak sama. Sehingga ibu harus mengetahui cara membersihkan kan yang benar.

2. Tidak membiarkan kulit bayi bernafas
Penggunaan popok selama 24 jam setiap harinya, maka dapat menyiksa kulit bayi. Karena kulit bayi tidak dapat bernafas sehingga menjadikan area kulit yang tertutup popok menjadi kering dan tidak lembab. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya Ibu tidak memberikan popok selama 24 jam. gunakan popok saat dibutuhkan saja, misalnya ketika bepergian atau saat bayi hendak tidur malam.

Baca Juga : Manfaat Asam Folat Bagi Ibu Hamil dan Calon Bayi

3. Tidak menggunakan cream yang tepat
Jika dirasa Anda sudah menggunakan diaper cream bayi    namun ruam popok tidak sembuh dan tidak berkurang sama sekali, maka hal ini bisa jadi Anda menggunakan cream diapers yang tidak tepat. Sedangkan jika penggunaan diapers cream tidak tepat maka tidak lekas menyembuhkan luka ruam pada bayi.

4. Kandungan MPASI yang tidak tepat
Pemberian MPASI yang tidak tepat juga dapat menimbulkan terjadinya ruam popok pada bayi. Khususnya pada zat asam yang terkandung dalam makanan, karena akan berpengaruh pada kotoran bayi. Ruam popok akan mudah terjadi apabila kulit bayi bersentuhan langsung dengan kotoran yang memiliki banyak kandungan zat asam.

Penggunaan diapers cream tidak hanya digunakan ketika bayi mengalami ruam popok saja. Namun Anda juga bisa menggunakannya ketika Anda mengganti popok pada bayi. Salah satu produk diapers cream yang paling direkomendasikan yaitu diapers cream Sleek Baby. Dan jangan lupa untuk menggunakan sabun pencuci antibakterial, supaya bakteri dan kuman dapat disingkirkan.

Kamu Harus Tahu! Inilah 5 Hoax Seputar Kesehatan yang Paling Populer
Kamu Harus Tahu! Inilah 5 Hoax Seputar Kesehatan yang Paling Populer
Halo sobat sehat. Siapa sih hari ini yang tidak menggunakan social media? Tentu kita tidak asing lagi dengan aplikasi social media Facebook dan WhatsApp. Selain mudah digunakan untuk berkomunikasi, ternyata kedua aplikasi tersebut seringkali digunakan untuk menyebarkan informasi tak terkecuali mengenai kesehatan. Namun sangat disayangkan, ternyata informasi yang disebarkan tidak selalu valid atau dapat dipertanggungjawabkan.

Banyak beredar informasi sesat mengenai kesehatan. Misalnya saja HIV Aids dapat menular melalui udara. Informasi yang tidak benar semacam itu apalagi yang berhubungan dengan kesehatan, akan membahayakan bukan hanya bagi diri sendiri namun juga orang lain. Jangan sampai kita salah melakukan penanganan hanya gara-gara informasi sesat yang beredar melalui sosial media.
5 Hoax Seputar Kesehatan

Maka dari itu, kita harus mengetahui beberapa hoax yang banyak tersebar di broadcast baik WhatsApp atau Facebook supaya kita tidak salah kaprah dalam menyikapi suatu penyakit ataupun memberikan penanganan. Berikut adalah 5 hoax seputar kesehatan yang masih sering beredar di media sosial :

1. MSG berbahaya bagi otak
Hoax ini sudah menyebar ke berbagai kalangan melalui berbagai platform media. Mulai dari informasi bahwa MSG membuat otak lemot sampai MSG yang menyebabkan kanker dan tumor otak. Padahal penelitian sudah menunjukan bahwa MSG tidak menyebabkan kerusakan otak. Direktur BPOM dan WHO juga sudah mengkonfirmasi bahwa tingkat toksisitas MSG rendah dan tidak berbahaya.

2. Mie Instan sebabkan kematian
Banyak sekali informasi yang mengatakan bahwa mie instan adalah penyebab dari kematian. Misalnya saja mie instan yang dikonsumsi bersamaan dengan coklat. Ataupun mie instan yang kemudian menyebabkan tumor dan kanker. Padahal ahli gizi mengonfirmasi bahwa mengkonsumsi mie instan tidak berbahaya selama masih dalam batas yang wajar.
3. Stroke disebabkan oleh mandi air dingin
Siapa nih yang sering takut saat mandi malam hari karena khawatir terkena serangan stroke? Penyebab stroke bukanlah disebabkan oleh guyuran air dingin. Tidak ada bukti empiris yang menunjukan bahwa air dingin dapat menyebabkan kerusakan otak yang pada akhirnya menimbulkan stroke.

Pola tidur yang tidak teratur sesungguhnya lebih berdampak pada kesehatan dibandingkan dengan mandi air dingin. Jadi sebisa mungkin jaga pola tidur dan berhati-hati dalam menjaga makan supaya terhindar dari berbagai macam penyakit.

4. Virus HIV dalam Pembalut
Sudah tak terbilang lagi jumlah hoax mengenai virus HIV. Salah satunya adalah hoax mengenai virus HIV yang dimasukan ke dalam pembalut. Padahal penyebaran virus HIV harus terjadi secara langsung dengan perantara inang. Misalnya lewat darah ataupun cairan tubuh. Pembalut tidak dapat dijadikan inang bagi virus HIV.

5. Bayam dan Tahu Picu Kista
Sayur yang bermanfaat bagi kesehatan juga tidak luput dari hoax. Informasi yang tersebar mengatakan bahwa mengkonsumsi bayam dan tahu pada saat yang bersamaan dapat memicu kista.

Padahal dokter spesialis kandungan memberikan konfirmasi bahwa tidak ada kaitannya antara bayam dan tahu dengan kista. Pasalnya kista disebabkan oleh pertumbuhan abnormal pada lapisan endometrium bukan karena makanan.

6. Vaksin HPV Menyebabkan Menopause Dini
Vaksin HPV diberikan untuk mencegah kanker serviks pada anak usia SD. Namun hoax yang beredar adalah pemberian vaksin ini akan menyebabkan menopause dini bagi anak-anak. Padahal vaksin ini sudah teruji dan dinyatakan aman oleh WHO untuk digunakan. Artinya tidak akan menyebabkan menopause bagi anak-anak.
Demikian 6 informasi kesehatan yang ternyata hoax. Yuk lebih berhati-hatilah dalam memilih dan menerima informasi! Hubungi pihak yang terpercaya dan profesional jika Anda menemukan keraguan dalam informasi mengenai kesehatan.


Amankah Rutin Mengonsumsi Minuman Protein Tinggi?

Saat ini produk minuman protein kian populer dan makin banyak beredar di pasaran dengan jenis yang beragam. Biasanya Minuman protein ini dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang menjalankan diet atau sedang membentuk tubuh. Konsumsi minuman protein secara rutin perlu dipahami kepentingannya bagi kesehatan tubuh.

Bentuk sediaan minuman protein biasanya dijual dalam bentuk bubuk yang kemudian dilarutkan dengan air menjadi minuman protein. Selain bentuk bubuk, ada juga minuman protein yang dijual sudah dalam bentuk kemasan siap minum.

Minuman protein diyakini sebagai salah satu alternatif mudah mendapatkan ekstra protein untuk meningkatkan kesehatan. Pemasaran suplemen ini  cukup luas,dipasarkan kepada siapa saja mulai dari ibu rumah tangga hingga bodybuilder.

Konsumsi produk minuman protein ini bermanfaat pada kondisi-kondisi tertentu. Sebagai contoh, mereka yang kurang asupan protein, baik dari makanan atau saat dalam masa penyembuhan luka, sehingga mereka membutuhkan asupan tinggi protein. Sedangkan  para bodybuilder  membutuhkan asupan protein untuk membentuk otot tubuh.

Dampak Negatif Minuman Protein
Sebenarnya pada kondisi normal tubuh sudah mendapatkan cukup asupan protein dari makanan sehari-hari. Bila asupan protein sudah cukup namaun anda tetap menambah asupan dari minuman protein, hal ini mungkin akan memberi efek negatif bagi kesehatan.

Berikut beberapa dampak negatif jika mengonsumsi minuman protein secara berlebihan:
1. Meningkatkan pembuangan kalsium tubuh
Mengonsumsi protein secara berlebihan ternyata dapat memberikan dampak negatif terhadap kadar kalsium dalam tubuh. Hal ini karena konsumsi protein berlebihan dapat membuat kadar kalsium tubuh rendah akibat pembuangan kalsium dari urine meningkat.
Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa semakin tinggi konsumsi protein maka semakin banyak kalsium yang akan dibuang melalui urine. Padahal, kalsium dalam tubuh sangat penting dalam menjaga kesehatan tulang.

2. Mengganggu fungsi ginjal
Sudah diketahu secara umum, ginjal berfungsi untuk membuang produk-produk sisa metabolisme serta racun yang masuk dalam tubuh agar hilang dari dalam tubuh. Meningkatnya asupan protein yang diperoleh dari minuman protein akan meningkatkan beban ginjal untuk membuang produk-produk sisa metabolisme protein.
Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, asupan protein berlebihan seperti dari minuman protein dapat menurunkan fungsi ginjal akibat ginjal kelelahan bekerja. Konsumsi jangka panjang juga bisa meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal.

Baca Juga : Hindari Penyakit dengan Cuci Tangan yang Benar

3. Kontaminasi logam berat
Walaupun tidak dapat digeneralisir, beberapa produk minuman protein di Amerika ditemukan mengandung kadar logam berat yang melebihi batas normal dari kadar logam berat yang aman. Beberapa jenis logam berat yang dapat ditemukan dalam minuman protein antara lain arsen, cadmium, timbal, dan merkuri.
Namun demikian, sekali lagi, tidak semua jenis minuman berprotein mengandung logam berat yang berlebihan ini. Untuk itu, jika Anda ingin mengonsumsi minuman berprotein, sebaiknya periksa dahulu kandungan produk yang akan Anda konsumsi.

4. Komposisi nutrien yang tidak seimbang
Idealnya. kebutuhan energi tubuh berasal dari 50-60% kalori, 20-30% lemak, dan 15-20% protein. Karbohidrat dan lemak memiliki fungsi  sebagai penghasil energi utama untuk aktivitas, sementara protein lebih berfungsi  untuk menggantikan sel-sel tubuh yang rusak.
Namun, jika proporsi dibalik, dengan persentase protein yang lebih banyak maka protein akan digunakan sebagai bahan bakar energi.

Kekurangan dari proses ini adalah hasil dari metabolisme protein adalh berupa  produk metabolit yang lebih berat, sehingga akan membebani ginjal. Oleh karena itu dangat dianjurkan agar proporsi protein tetap dikonsumsi sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

Mengonsumsi minuman protein memang baik jika sesuai dengan kebutuhan tubuh. Bila memang ingin mengonsumsinya, akan lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Dokter akan memberikan dosis dan aturan konsumsi yang bisa disesuaikan dengan tujuan serta kondisi tubuh.

Ingin Hamil Anak Perempuan? Ini Cara yang Bisa Dilakukan

Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, pembicaraab mengenai jenis kelamin bayi adalah salah satu hal yang tidak mungkin terlewatkan. Bahkan, beberapa pasangan memang merencanakan jenis kelamin anak sesuai dengan keinginannya.
Perlu diketahui bahwa jenis kelamin bayi yang dikandung ditentukan oleh kromosom sperma yang berhasil membuahi sel telur. Tiap kromosom sperma mengandung kromosom X atau Y, dan sel telur wanita mengandung kromosom X.
Jika sel sperma kromosom X yang membuahi sel telur adalah maka akan menjadi gabungan kromosom XX yaitu bayi perempuan. Sedangkan bila sel sperma kromosom  Y yang membuahi sel telur maka akan menjadi gabungan kromosom XY yaitu bayi laki-laki. Peluang untuk mendapatkan bayi laki-laki dan perempuan  adalah sama yaitu 50:50.
Bagi pasangan yang mendambakan anak perempuan, berikut hal-hal yang bisa di perhatikan;

1. Hindari Orgasme

Cara pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari orgasme pada perempuan. Karena saat perempuan sedang orgasme, tubuhnya akan menjadi lebih basa (alkali) sehingga lebih menguntungkan bagi kromosom Y atau gen laki-laki untuk lebih dominan dibanding kromosom X atau gen perempuan.

Jadi, jika Bunda menginginkan anak perempuan, jagalah tingkat asam vagina dengan menghindari orgasme. Cara menjaga keasaman vagina dapat juga dilakukan dengan membasuh vagina dengan 1 liter air yang dicamput dengan 1 sendok air cuka yang membunuh Androsperma (gen laki-laki)

2. Posisi Seks Tepat

Sifat kromosom Y atau sperma pada gen laki-laki adalah cepat tetapi lemah, maka posisi yang memungkinkan sperma cepat gugur atau tidak berhasil dalam mencapai sel telur adalah posisi missionary. Posisi ini memudahkan sperma untuk berada tepat di depan jalan masuk sehingga lingkungan vagina menjadi asam.

Hal ini dikarenakan sperma akan membutuhkan waktu yang lama untuk dapat sampai ke sel telur, dan tentunya kromosom yang dapat tahan dengan keadaan ini adalah kromosom X (gen perempuan).

3. Hindari Berhubungan Seks di Waktu Dekat Sebelum dan Sesudah Ovulasi

Bercinta dua atau tiga hari sebelum tanggal ovulasi sangat disarankan, hal ini agar sperma kromosom Y (gen laki-laki) dapat cepat gugur. Setelah itu, anda dianjurkan untuk tidak berhubungan intim sampai siklus ovulasi berakhir. Alasannya walaupun sperma kromosom X (gen perempuan) itu lambat, mereka dapat hidup lebih lama sehingga dengan waktu tersebut, kromosom X sukses mencapai sel telur. Pastikan juga untuk tidak berhubungan intim setelah siklus ovulasi pasangan selesai.

Dengan kemungkinan berhasil sebesar 75 persen, metode ini dilakukan agar kromosom X tidak dapat mencapai sel telur. Selebihnya, metode ini juga menyarankan pasangan suami istri berhubungan intim sebanyak-banyaknya jika menginginkan bayi perempuan.

Dengan berhubungan seks sebanyak-banyaknya, kuantitas sperma gen laki-laki akan menurun. Hal ini disebabkan sperma gen perempuan mampu bertahan hidup dalam saluran reproduksi sampai 5 hari.

4. Mandi Air Hangat

Kromosom X atau gen sperma perempuan, lebih dapat 'hidup' pada lingkungan yang hangat dan suhu yang lebih tinggi dibanding kromosom Y atau gen laki-laki. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mandi atau berendam di dalam air hangat bersama pasangan sebelum bercinta.

5. Diet Rendah Alkali

Hindari mengkonsumsi makanan yang bersifat alkali di saat masa ovulasi jika ingin punya anak perempuan. Hal ini dikarenakan makanan bersifat alkali dapat menurunkan tingkat keasaman dalam vagina sehingga menjadikan sperma kromosom Y (gen laki-laki) lebih unggul dibandingkan kromosom x (gen perempuan).

Jenis makanan yang mengandung alkali adalah brokoli, sayuran yang difermentasi, jamur, mustard, bawang putih, kacang hijau, labu, lobak, kubis, ubi jalar, pisang, kelapa, ceri, anggur, persik, pir, almond, tahu, kayu manis, jahe, kari, dan jus buah.

6. Diet Rendah Garam

Lakukan diet rendah garam untuk mendapatkan anak perempuan. Disarankan untuk mengurangi makanan yang mengandung natrium tinggi seperti minyak zaitun, ikan salmon, keju, kue dan udang.

Selain itu, sangat direkomendasikan juga untuk mengolah makanan kita sendiri agar dapat dengan mudah dan efektif mengatur kadar garam yang masuk ke dalam tubuh.

Selain pola makan bagi calon ibu perlu juga diterapkan pola makan yang sama kepada pasangan laki-laki di sekitar masa ovulasi agar saat sedang ejakulasi, ia akan lebih banyak mengeluarkan sperma kromosom X (gen perempuan) daripada kromosom Y (gen laki-laki).

Cara diatas adalah ikhtiar untuk memperoleh anak perempuan, namun sesungguhnya jenis kelamin anak adalah ketentuan dari Allah SWT. Memiliki keturunan merupakan suatu anugerah sehingga apapun jenis kelamin anak sudah sepatutnya kita bersyukur karena sudah diberi Amanah oleh SWT.


Yuk, Ketahui Fungsi dan Waktu yang Tepat untuk USG Transvaginal

Mungkin selama ini Anda hanya mengenal USG perut, padahal ada jenis USG lain yang bisa Anda coba untuk mengetahui kondisi kehamilan atau organ reproduksi wanita. Metode USG dengan memasukkan stik probe sepanjang 2-3 inci ke dalam vagina untuk memeriksa kondisi organ-organ reproduksi wanita ini disebut USG Transvaginal. Probe yang dimasukkan akan memancarkan gelombang suara frekuensi tinggi untuk memunculkan gambar organ-organ dalam tubuh Anda pada layar monitor. USG transvaginal atau yang dikenal juga dengan ultrasound endovaginal biasanya bertujuan memeriksakan kondisi ibu selama masa kehamilan. Namun, metode skrining ini juga mungkin perlu dilakukan bagi wanita yang belum hamil tapi punya kondisi medis tertentu. 

Apa Fungsi USG Tranvaginal?
USG transvaginal merupakan suatu metode skrining awal untuk memeriksa bagaimana kondisi organ reproduksi wanita, seperti vagina, rahim (uterus), saluran telur (tuba falopii), indung telur (ovarium), dan leher rahim (serviks) dalam menjalankan masing-masing fungsinya.
Umumnya, USG transvaginal dilakukan selama masa kehamilan untuk:
Memantau detak jantung janin.
Memeriksa kemungkinan perubahan pada rahim yang akan berisiko menyebabkan komplikasi kehamilan.
Mendeteksi kemungkinan adanya kelainan plasenta.
Mendeteksi perdarahan abnormal.
Mendiagnosis risiko keguguran.
Membantu menentukan tanggal persalinan yang lebih akurat.
Mendeteksi kehamilan ektopik.
Fungsi lain Usg tranvaginal adalah
Mendeteksi kondisi panggul atau perut yang abnormal.
Mendeteksi perdarahan vagina yang abnormal.
Mendeteksi nyeri panggul.
Mendeteksi adanya kista dalam organ reproduksi.
Memastikan pemasangan IUD sudah tepat.
USG transvaginal lebih direkomendasikan dibanding skrining USG perut karena bisa mendapatkan akses yang lebih dekat dengan organ-organ yang diperiksa sehingga gambar yang dihasilkan pun akan tampak lebih jelas dan akurat.
Kapan waktu yang tepat untuk melakukan USG transvaginal?
USG transvaginal biasanya dilakukan pada trimester awal kehamilan, atau lebih tepatnya sebelum usia kehamilan delapan minggu. Tujuannya tentu untuk memberikan informasi yang paling akurat mengenai perkembangan janin di awal masa kehamilan. Terlebih karena rahim masih berukuran kecil, yang membuatnya lebih sulit untuk dilihat lewat skrining dari luar tubuh.
Sebaliknya bagi wanita yang tidak hamil, USG transvaginal biasanya dilakukan saat fase ovulasi (masa subur). Pasalnya, selama masa subur organ reproduksi Anda sedang berada dalam kondisi yang cukup optimal. ini akan memudahkan dokter untuk mengamati adanya masalah di dalam saluran reproduksi wanita (misalnya tumbuhnya kista atau jaringan abnormal lain).
Saat skrining berlangsung Anda tidak diperbolehkan memakai tampon atau pembalut. Di samping itu, baik pada saat hamil maupun tidak, dokter biasanya akan meminta Anda untuk mengisi atau bahkan mengosongkan kandung kemih dulu agar posisi usus lebih terangkat. Hal ini bertujuan memudahkan organ-organ panggul Anda terlihat dalam monitor.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Bunda Melakukan USG selama Kehamilan?

Ibu hamil tentu tak asing dengan tes ultrasonografi atau yang biasa dikenal sebagai tes USG. Pemeriksaan ini merupakan teknik menampilkan gambar atau citra dari kondisi bagian dalam tubuh. Alat medis ini memanfaatkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi untuk mengambil gambar tubuh bagian dalam. Misalnya, organ tubuh atau jaringan lunak.
Dalam kehamilan, tes USG menjadi prosedur pemeriksaan medis yang umum dilakukan ibu hamil. Tes USG ini bertujuan untuk memantau kesehatan ibu dan janin, serta mendeteksi ada atau tidaknya kemungkinan komplikasi selama masa kehamilan.

Berapa kali ibu hamil harus USG?
Pemeriksaan USG bekerja dengan menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk memperoleh gambaran kondisi janin, plasenta, serta organ reproduksi ibu hamil.
Pemeriksaan USG terbagi dalam dua jenis pemeriksaan USG yang dilakukan pada ibu hamil, yakni USG transvaginal dan USG perut (abdomen). USG transvaginal umumnya dilakukan di awal masa kehamilan, sedangkan USG perut dilakukan saat usia kehamilan lebih tua.

Baca Juga : Ini Cara Mudah Membaca Hasil Cetak USG Anda

Pemeriksaan USG pada masa kehamilan sangatlah penting bagi kesehatan ibu dan janin. Bukan saja untuk mengetahui berat badan dan jenis kelamin janin, pemeriksaan ini juga memperlihatkan perkembangan janin dan mendeteksi risiko masalah kesehatan baik pada ibu maupun janin.

Setiap ibu hamil dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan USG paling sedikit 2-3 kali selama kehamilan. Pemeriksaan dilakukan pada trimester pertama, kedua, dan ketiga untuk mengamati indikator perkembangan janin yang berbeda-beda.



Waktu yang Tepat untuk USG
Sebenarnya USG dapat dilakukan kapan saja saat kehamilan. Karena  pemeriksaan pada setiap usia kehamilan memiliki kegunaan yang berbeda. Berikut adalah perbedaannya:

1. Trimester pertama (minggu 1-12)
Pada awal trisemester pertama USG biasanya dilakukan dengan metode transvaginal. Tujuannya adalah sebagai berikut:
Memastikan kehamilan
Mengetahui denyut jantung janin
Mendeteksi kehamilan kembar
Mendeteksi pertumbuhan abnormal pada janin
Menentukan apakah kehamilan terjadi di dalam atau di luar rahim
Mendeteksi risiko kehamilan prematur dan keguguran
Melakukan penapisan trimester pertama (first trimester screening)

2. Trimester kedua (minggu 12-27)
Pemeriksaan USG pada trimester kedua kehamilan dapat dilakukan dengan metode USG perut. Manfaat utamanya adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai perkembangan janin dengan indikator sebagai berikut:
Mengetahui kelengkapan organ vital seperti jantung, paru-paru, dan struktur otak
Mengetahui jenis kelamin janin
Memastikan apabila kehamilan kembar
Memantau jumlah cairan ketuban
Mendeteksi masalah pada plasenta
Mengetahui aliran darah tubuh janin

3. Trimester ketiga (minggu 24-40)
Pemeriksaan USG pada trimester ketiga kehamilan berfokus pada pertumbuhan janin dan kesiapan menuju persalinan. Manfaat pemeriksaan ini antara lain:
Mengetahui posisi janin dalam rahim, apakah posisi janin normal, miring ataukah sungsang
Mendeteksi fungsi plasenta menjelang persalinan
Mendeteksi kecacatan pada janin
Memprediksi hari kelahiran
Mengetahui apakah janin masih ‘betah’ berada dalam rahim atau sudah harus segera dilahirkan

Setiap ibu hamil perlu menjalani pemeriksaan USG, tapi pastikan Anda melakukannya dalam waktu yang tepat. Jika Anda ingin mengetahui jenis kelamin janin, pemeriksaan pada trimester awal tentu tidak bisa menjawab hal ini dengan pasti.
Anda perlu menunggu hingga organ reproduksi janin bisa dilihat dengan jelas, yakni pada trimester kedua. Apabila dilakukan dalam waktu yang sesuai, manfaat pemeriksaan USG bagi kesehatan Anda dan janin akan terasa lebih optimal.

USG mana yang Terbaik
Selama ini banyak yang menganggap bahwa USG terbaik adalah USG 3 atau 4 dimensi karena dianggap memberikan gambaran USG yang paling jelas. Padahal anggapan tersebut bisa dibilang keliru, karena USG 2D adalah modalitas utama dan terbaik dalam menilai kondisi bayi di dalam kandungan. Sementara, untuk USG 3D dan 4D, Anda hanyalah melihat bagian permukaan tubuh janin, seperti wajah, tangan, dan kaki.

Selain itu pemeriksaan USG pada masa kehamilan tidak hanya bermanfaat untuk mengetahui jenis kelamin dan berat badan bayi. Pemeriksaan ini justru sangat penting untuk mendeteksi kelainan dan penyakit sejak dini.
Kelainan pada bentuk tubuh janin seperti jantung bocor atau bibir sumbing umumnya belum bisa ditangani sebelum bayi lahir. Namun, dokter dapat melakukan evaluasi lebih lanjut untuk mendeteksi kelainan lain yang bersifat sindromik.
Jika terdapat kelainan terkait fungsi organ atau risiko kelahiran prematur, dokter dapat membantu mengurangi risikonya dan mencari tahu penyebabnya. Anda mungkin juga akan menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan.

Amankah pemeriksaan USG kehamilan aman bagi ibu dan janin?
Baik pemeriksaan USG transvaginal maupun perut sangat aman bagi ibu dan janin selama memenuhi dua syarat, yaitu:
1. Alat USG harus memenuhi standar kesehatan
Pengaturan indeks termal dan indeks mekanis alat USG harus diatur sedemikian rupa agar nya aman bagi kondisi ibu dan janin. Lama pemeriksaan juga tidak boleh melebihi 30 menit untuk menghindari efek gelombang suara secara terus-menerus.
2. Dilakukan Oleh Tenaga Medis
Syarat kedua, pemeriksaan USG harus dilakukan oleh tenaga medis yang memiliki kompetensi.  Tenaga medis yang melakukan USG harus punya kemampuan mengamati kondisi janin dan organ reproduksi ibu agar hasil pemeriksaan menjadi lebih akurat. Maka itu, untuk pemeriksaan USG, Anda bisa konsultasi langsung dengan dokter spesialis kandungan.

Ini Cara Mudah Membaca Hasil Cetak USG Anda

Pemeriksaan kehamilan melalui Usg kerap kali dilakukan oleh ibu hamil.  Usg memang penting untuk dilakukan agar kita mengetahui kondisi kehamilan dan keadaan janin di dalam kandungan. Namun tidak sedikit ibu hamil masih merasa bingung bagaimana cara membaca hasil USG 2D dengan benar. Sebenarnya, anda pun bisa membaca hasil USG kehamilan, jika anda memahami istilah-istilah yang ada dalam USG, anda dapat memahami apa saja informasi yang ada di hasil usg anda.

Apa itu USG 2D?
USG 2 dimensi atau yang biasa di singkat USG 2d adalah pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan ultrasound yang hanya menampilkan dimensi panjang dan lebar. Kebanyakan pemeriksaan kehamilan dilakukan dengan menggunakan USG 2D.

Bagaimana cara membaca hasil USG 2D?
Saat mencetak hasil USG 2D, kemungkinan besar ada kebingungan di benak Anda. Anda mungkin terpaku menatap gambar monokrom dan informasi huruf-angka di sekelilingnya tanpa mengetahui artinya.

Untuk meningkatkan pengetahuan dalam membaca hasil USG 2d, berikut penjelasannya:
1. Informasi gambar
Hasil cetak USG yang paling banyak terlihat adalah gambar janin. Gambar pada hasil cetakan USG 2D memperlihatkan bayangan bentuk janin dan area sekitarnya di dalam rahim. Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian Anda pada gambar USG tersebut.

Warna
Penampakan warna pada gambar hasil USG sangat dipengaruhi oleh pantulan gelombang suara terhadap USG. Setiap bagian memiliki nilai pantulan gelombang yang berbeda. Inilah yang menyebabkan  warna pada gambar USG menunjukkan bagian tertentu di dalam rahim.
Berikut ini keterangan cara membaca hasil USG 2D melalui warnanya:
1. Warna hitam menunjukkan cairan amnion atau cairan ketuban di dalam rahim
2. Warna abu-abu menunjukkan jaringan tubuh pada kulit atau organ
3. Warna putih menunjukkan tulang karena tulang memantukan gelombang suara lebih banyak
Ukuran

Saat membaca hasil USG anda perlu memerhatikan ukuran gambar. Ukuran gambar pada janin bisa menjadi indikator usia kehamilan dan informasi biometri pada janin. Ukuran kantung rahim beserta cairannya juga bisa dilihat pada gambar.

Baca Juga : 9 Tanda Kehamilan yang Sering Tak Disadari Calon Bumil

Namun, bila anda ingin mengetahui ukuran janin dan rahim, Anda perlu mengetahui nilainya dalam numerik melalui informasi huruf-angka yang tertera pada hasil USG.
2. Informasi huruf dan angka
Selain citra gambar, Anda juga melihat adanya informasi berupa singkatan huruf-huruf serta nilainya secara numerik.  Inilah cara membaca hasil USG 2D melalui istilah-istilahnya:

1. LMP
LMP adalah Last Menstrual Period. Istilah ini biasa hadir pada foto USG. Arti dari LMP sama seperti HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir).  LMP atau HPHT ini bisa menjadi perkiraan kelahiran bayi.

2. EDD
Estimated Delivery Date atau yang sering disingkat EDD atau dalam istilah bahasa Indonesia kerap dikenal dengan sebutan HPL (Hari Perkiraan Lahir). Sebagaimana, HPL yang ditentukan berdasarkan HPHT, EDD akan ditentukan berdasarkan LMP.

3. GS
GS adalah Gestational Sac adalah istilah USG yang menunjukkan ukuran kantung amnion di trimester awal. Ukuran kantung amnion ini diukur melalui ukuran bulatan hitam yang merupakan cairan amnion.

4. FHR
Jantung adalah organ pertama bayi yang mudah dideteksi sejak masa awal kehamilan. Frekuensi detak jantung bayi bisa diketahui nilai FHR atau Fetal Heart Rate.

5. FW
Fetal Wight atau biasa disingkat FW adalah informasi yang menunjukkan berapa berat janin yang sedang Anda kandung.
Berat janin bisa menjadi indikator status pertumbuhan janin. Berat janin bisa diketahui bersamaan dengan nilai Indeks Cairan Amnion atau AFI (Amnion Fluid Indeks) dan beberapa ukuran kehamilan lainnya seperti BPD, FTA, dan FL.

6. CRL
CRL (Crown Rump Length) adalah istilah yang menunjukkan ukuran panjang mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki bayi. Indikator CRL bisa untuk mengukur panjang janin pada trimester awal kehamilan.

7. GA
GA adalah singkatan dari Gestasional Age yang berarti perkiraan usia kandungan. Penentuan usia kandungan(GA) ini tidak diukur melalui LMP atau HPHT melainkan melalui panjang lengan, panjang kaki, dan diameter kepala janin.

8. HC
Jika terdapat istilah HC pada foto USG Anda, maka ini artinya Head Circumferencial yang berarti ukuran lingkar kepala janin. Lingkar kepala janin menjadi tolok ukuran tumbuh kembang janin.

9. AC
Selain lingkar kepala, ada juga lingkar perut janin atau AC (Abdominal Circumferencial). Informasi nilai lingkar perut janin ini bisa mendapatkan ukuran janin lainnya, yakni seperti perkiraan berat bayi.

10. BPD
BPD adalah kepanjangan dari Biparietal Diameter. Nilai BPD menunjukkan ukuran tulang pelipis kedua sisi janin. Hasil pada BPD baru ada jika usia kehamilan Anda sudah menginjak trimester 2 dan 3.

11. EFW
EFW kerap ada pada foto USG 2D. EFW atau Estimated Fetal Weight adalah istilah yang menunjukkan perkiraan berat bayi dalam gram.

12. FL
Kepanjangan dari FL adalah Femur Length. FL adalah indikator untuk mengukur panjang tulang paha bayi. Nilai FL baru tersaji pada trimester 2 dan 3.

13. FTA
FTA (Fetal Trunk Abdominal) adalah indikator penilaian untuk mengukur panjang badan di trimester 2 dan 3. FTA dan FW merupakan indikator pertumbuhan janin yang terus dipantau dokter karena bisa menunjukkan status pertumbuhan janin.

Sekarang anda sudah memahami istilah-istilah dalam usg, sehingga bs mengerti kondisi janin anda, semoga informasi ini bermanfaat dan jaga terus kondisi tubuh dan janin anda,


9 Tanda Kehamilan yang Sering Tak Disadari Calon Bumil

Memiliki buah hati bisa adalah impian hampir semua pasangan menikah. Namun bagaimana cara mengetahui tanda- tanda kehamilan yang biasanya tak disadari oleh calon ibu.
Test pack  atau alat tes kehamilan, bisa didapatkan di apotek terdekat atau swalayan. Mengetahui gejala kehamilan lebih awal dapat membantu Anda untuk menjaga asupan tubuh menjadi lebih baik, makin awal mengetahui kehamilan makin baik untuk kesehatan calon ibu dan bayi.

Berikut tanda kehamilan yang harus anda ketahui;

Tanda Kehamilan #1 Terlambat haid
Ciri-ciri hamil umumnya memang sangat mirip dengan momen datangnya menstruasi, hal ini umum terjadi karena tak disadari oleh calon ibu. Terlambat haid selain mengindikasikan gejala kehamilan, juga bisa terjadi saat hormon tubuh pada seorang wanita mengalami ketidakseimbangan.
Apabila terlambat haid terjadi hingga seminggu, bisa jadi hal ini terjadi karena Bunda sedang hamil. Coba lakukan tes hamil dengan menggunakan test pack terlebih dahulu untuk mengonfirmasinya.

Tanda Kehamilan #2 Perubahan bentuk payudara

Payudara bisa jadi menjadi salah satu ciri-ciri hamil yang mudah diketahui. Hal ini disebabkan karena perubahan hormon yang terjadi pada masa kehamilan. Payudara akan terasa membengkak, sakit, sangat sensitif, terasa lebih berat dan bagian areola terlihat berwarna lebih gelap
Rasa sakit di bagian payudara memang menjadi salah satu masalah yang seringkali dialami wanita hamil. Namun, saat perubahan hormon sudah dapat beradaptasi dengan tubuh, masalah ini akan hilang sendirinya.

Tanda Kehamilan #3 Lebih sering ke toilet
Salah satu fase awal kehamilan yang nampak jelas adalah meningkatnya frekuensi buang air kecil, maka bersiaplah untuk perubahan jadwal ke toilet, karena calon bumil akan sering mondar mandir ke toilet, Diperkirakan pada usia kandungan 6 minggu ke atas, calon bumil akan lebih sering buang air kecil. Hal ini memang gejala umum awal kehamilan, namun perlu juga diwaspadai kemungkinan salah membaca kondisi dengan kondisi-kondisi kesehatan seperti diabetes dan ISK, sebab gejala yang timbul memiliki kesamaan.

Tanda Kehamilan #4 Kram
Segera setelah pembuahan terjadi, sel telur yang dibuahi melekat pada dinding rahim. Hal ini biasanya akan menyebabkan kram perut yang mirip dengan kram perut saat sedang datang bulan.
Apabila kram perut yang dirasakan tak tertahankan segera konsultasikan ke dokter kandungan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tanda Kehamilan #5 Mual
Morning sickness yang umumnya ditandai dengan rasa mual pada gejala awal kehamilan seringkali dirasakan banyak wanita. Namun, meski demikian tak semua wanita hamil mengalaminya.
Rasa mual yang dirasakan saat awal kehamilan merupakan hasil dari peningkatan hormon yang bersirkulasi dan dapat terjadi kapan saja bukan hanya pagi hari.

Baca Juga : Kapan Waktu yang tepat Untuk Bunda Melakukan USG selama Kehamilan?

Tanda Kehamilan #6 Merasa lelah
Rasa lelah bisa terjadi kepada siapapun tak terkecuali wanita hamil. Kurang tidur juga bisa menyebabkan rasa lelah yang terlampau, namun salah satu gejala awal kehamilan juga bisa dirasakan dengan perasaan lelah ini. Biasanya terjadi pada minggu pertama kehamilan.
Meski pada fase seawal ini, peningkatan hormon progesteron di dalam tubuh wanita bisa menyebabkan tubuh merasa sangat kelelahan. Pada saat bersamaan, perubahan tekanan darah dan tekanan gula darah juga dapat menimbulkan Bumil kehilangan energinya untuk beraktivitas.
Apabila rasa lelah yang dialami berasal dari gejala kehamilan, usahakan untuk beristirahat sebanyak mungkin dan konsumsi asupan protein untuk meningkatkan energi selama masa kehamilan.

Tanda Kehamilan #7 Mengidam
Mengidam makanan yang aneh atau yang biasanya tidak disukai bisa mengindikasikan awal kehamilan. Hal ini disebabkan oleh perubahan tingkat hormon di dalam tubuh yang dirasakan setelah pembuahan.
Hormon yang sama juga bisa membuat seorang ibu hamil sangat membenci sebuah makanan. Mencium baunya sedikit saja bisa membuat ibu hamil merasa mual dan muntah tak berkesudahan.
Ada yang mengidam hanya di awal kehamilan, namun ada juga ibu hamil yang mengidam sepanjang masa kehamilan. 

Tanda Kehamilan #8 Flek
Flek atau dalam ilmu medis dikenal dengan pendarahan implantasi adalah pendarahan ringan pada vagina yang terjadi antara 6-12 hari setelah terjadinya pembuahan. Hal ini seharusnya tidak menyebabkan apapun selain bercak ringan yang mungkin terlihat pada celana dalam. Hal ini juga dapat menyebabkan kram ringan yang mirip seperti kram pada masa menstruasi.
Apabila pendarahan atau kram yang dialami lebih parah, maka segeralah hubungi dokter untuk mengetahui apa yang terjadi.
Bersamaan dengan pendarahan, beberapa wanita juga mengalami keputihan. Namun, kondisi ini merupakan hal wajar dialami wanita hamil.
Keputihan dapat berlanjut sepanjang masa kehamilan. Namun jika keputihan yang dialami berbau dan menyebabkan gatal, segeralah konsultasikan pada dokter.

Tanda Kehamilan #9 Perubahan emosi
Selama masa kehamilan, sangat mungkin mengalami perubahan emosi yang melonjak-lonjak. Lagi-lagi, hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon pada tubuh ibu hamil.
Umumnya hal ini terjadi pada trimester pertama kehamilan, jadi ibu hamil bisa berharap perubahan emosi yang dirasakan dapat berkurang pada trimester berikutnya.
Tetap aktif, menjaga pola makan sehat dan mendapatkan dukungan dari support system  bisa membantu menangani gejala awal kehamilan yang satu ini.

Cara Mudah Atasi Insomnia Tanpa Obat Tidur

Insomnia adalah keadaan berupa gangguan tidur yang membuat penderitanya sulit untuk tertidur, atau tidak cukup tidur. Insomnia menyebabkan  bangun menjadi lebih cepat dan tidak dapat kembali tidur atau mungkin masih merasa lelah ketika bangun.

Insomnia tidak hanya menyebabkan perubahan suasana hati (badmood) dan merusak kondisi tubuh, tetapi juga kesehatan, kinerja, dan kualitas hidup. Insomnia yang terus berlanjut dapat menyebabkan kondisi penderita tidak fit untuk melakukan aktivitas kesokan harinya. Tubuh menjadi lemas dan tidak bertenaga sehingga semangat kerja menurun.

Di zaman sekarang ini banyak orang dewasa mengalami insomnia jangka pendek (akut), yang berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu. Ini biasanya akibat dari stres atau peristiwa traumatis.

Namun sebagian orang mengalami insomnia jangka panjang (kronis) yang berlangsung selama sebulan atau lebih. Insomnia mungkin menjadi masalah utama, atau mungkin terkait dengan kondisi medis atau obat-obatan lainnya.


Berikut beberapa penyebab insomnia akut yang dikutip dari Mayo Clinic:

1. Tekanan hidup yang signifikan, seperti kehilangan sesuatu yang berharga, perceraian, dan stres pekerjaan
2. Adanya penyakit yang diderita
3. Ketidaknyaman emosional dan fisik
4. Faktor lingkungan suhu, berisik atau cahaya yang berlebihan yang bisa memengaruhi saat hendak tidur
5. Pengaruh obat, seperti orang yang sedang pengobatan flu, depresi, tekanan darah tinggi, dan asma
6. Pola tidur.

Penyebab insomnia kronik:

1. Kelelahan
2. Stres yang berkelanjutan
3. Mudah tersinggung
4. Cemas
5. Masalah pada konsentrasi

Insomnia bisa saja diatasi jika bisa memperbaiki gaya hidup dan pola tidur agar insomnia tidak selalu dialami. Di bawah ini ada beberapa cara mengatasi agar tak insomnia.

1. Perbaiki sleep hygiene
Tidak banyak tidur atau terlalu sedikit, olahragalah setiap hari, tidak memaksakan tidur, mempertahankan jadwal tidur yang teratur, menghindari kafein di malam hari, menghindari tidur saat lapar, hindari merokok, dan memastikan lingkungan tidur yang nyaman. Hal ini bisa mencegah insomnia pada penderitanya.

2. Teknik relaksasi
Teknik relaksasi adalah cara pencegahan insomnia yang paling manjur yang patut untuk dicoba. Meditasi bisa dilakukanuntuk relaksasi, selain itu perlu juga relaksasi pada otot-otot.

3. Kontrol stimulasi
Tidurlah jika mulai merasa mengantuk, jangan ditunda. Hindari menonton TV, khawatir di tempat tidur, atau membaca, dan makan. Setel alarm untuk waktu yang sama setiap pagi (bahkan akhir pekan) dan hindari juga tidur siang dalam waktu yang lama.

4. Batasi tidur
 Membatasi tidur yang berlebihan. Dengan banyak tidur pada siang hari akan membuat susah tidur di malam hari.

Sementara itu untuk mengatasi insomnia akut, diperlukan tindakan yang berbeda dibanding insomnia kronik.Insomnia akut biasanya tidak membutuhkan tidur sama sekali. Insomnia yang belum parah bisa dicegah atau diobati dengan mencoba melatih pola tidur yang baik. Jika insomnia membuat penderita mengalami penurunan kualitas hidup seperti kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari karena membuat keseharian menjadi lelah dan mengantuk, dokter akan memberikan obat tidur untuk waktu yang terbatas. Pengobatan onset cepat, jangka pendek, akan membantu mencegah efek samping seperti kelelahan di keesokan harinya.

Pengobatan insomnia untuk insomnia kronik meliputi pengobatan pertama pada kondisi yang mendasari atau masalah kesehatan yang menyebabkan insomnia. Jika insomnia berlanjut, dokter akan menyarankan terapi perilaku berupa pendekatan untuk membantu mengubah hal-hal yang memperburuk insomnia dan mempelajari kebiasaan baru untuk memudahkan tidur. Teknik seperti latihan relaksasi, membatasi tidur siang, akan bermanfaat.

Cara Mudah dan Ampuh Mengatasi Mag

Telat makan atau memakan makanan pedas dan asam memicu timbulnya maag dengan gejala perut panas dan mulas. Selain perut tidak nyaman, maag juga menyebabkan nyeri dada, sakit tenggorokan, mual, muntah dan bau mulut. Sayangnya, maag tidak dapat disembuhkan. Meskipun tak bisa disembuhkan, maag dapat dicegah agar tak kambuh, ada banyak cara mengatasi maag yang bisa Anda terapkan sehari-hari.
Pilihan cara mengatasi maag yang aman
1. Minum obat maag
Saat maag menyerang, hal pertama yang dilakukan adalah mengonsumsi obat maag. Obat maag yang bisa dikonsumsi pun beragam. Mulai dari obat antasida sebagai penetral asam lambung; blocker asam seperti ranitidine, famotidine, atau cimetidine; hingga proton pump inhibitors seperti omeprazole dan lanzoprazole.
Obat-obatan tersebut bisa didapatkan dengan atau tanpa resep dokter. Bila memiliki riwayat maag biasakan minum obat maag sebelum makan dan cermati ketentuan dosisnya sesuai yang tertera pada kemasan obat. Akan lebih baik, untuk berkonsultasi ke dokter mengenai jenis obat maag yang paling cocok untuk Anda.
2. Makan dengan porsi sedikit
Usahakan untuk selalu makan tepat waktu dan dengan porsi yang lebih kecil agar Anda bisa makan lebih sering. Pastikan juga Anda makan perlahan. Cara ini cukup ampuh untuk mengatasi maag, karena dengan begitu Anda bisa menghindari kenaikan asam lambung akibat perut yang kelamaan tidak terisi makanan.
Selain pola makannya, perhatikan juga jenis makanan yang Anda makan. Sebaiknya hindari makanan yang tinggi asam, pedas, dan tinggi kafein. Bila setelah mengonsumsi makanan tertentu maag kambuh, maka sebaiknya hindari makanan tersebut.
3. Jangan rebahan setelah makan
Sebaiknya tunggu setidaknya 30 menit setelah makan jika Anda mau bersantai membaringkan tubuh. Pasalnya, langsung berbaring setelah makan bisa membuat asam lambung akan kembali naik ke tenggorokan. Akhirnya, gejala maag justru kumat.
4. Istirahat yang cukup
Banyak istirahat merupakan salah satu cara mengatasi maag yang paling jitu. Sebaiknya, hentikan semua aktivitas yang sedang Anda jalani dan istirahat sampai kondisi tubuh Anda pulih kembali.
Bekerja terlalu berat dapat memaksakan tubuh sampai kehabisan energi malah bisa membuat maag tambah parah.selain itu, istirahat yang cukup juga dapat mengurangi stres, ketika terhindar dari stress maka tingkat kekambuhan maag akan berkurang.
Jika cara mengatasi maag ini diterapkan secara rutin setiap hari bisa sekaligus bantu mencegah serangan maag. Namun, jangan lupa untuk selalu mengonsultasikan kondisi kesehatan Anda pada dokter.

7 Tips Meredakan Batuk dan Pilek Tanpa Obat

Sakit karena batuk dan pilek memang tidak enak rasanya. Keluhan yang sering dialami adalah  sulit bernapas, tenggorokan terasa gatal, pilek, bersin-bersin, sakit kepala, batuk dan masih banyak lagi.

Walau bukan penyakit berbahaya, batuk dan pilek bisa mengganggu aktivitas sehari-hari apalagi jika kalian juga terkena demam.Perlu kamu tahu kalau batuk dan pilek umumnya disebabkan oleh virus. Kabar baiknya, itu bisa sembuh dengan sendirinya. Meski begitu, mungkin kamu merasa aktivitasmu banyak terganggu jika batuk dan pilek yang diderita tak kunjung sembuh, bahkan bisa jadi berhari-hari. Antibiotik tidak diperlukan jika kamu terkena batuk dan pilek, karena antibiotik digunakan untuk mengobati bakteri. Dikutip dari hellosehat.com, berikut ini cara mengobati batuk dan pilek tanpa menggunakan obat.
1. Perbanyak Minum Untuk Menipiskan Lendir
exels.com/bruce mars
Batuk dan pilek akan menyebabkan lendir atau ingus berlebihan dan menumpuk di belakang tenggorokan (postnasal drip). Dengan memperbanyak minum, tubuh akan terhidrasi dengan baik dan selaput lendir akan tetap lembap.
Selain itu, lendir akibat postnasal drip akan menipis. Salah satu cara ampuh untuk meredakan tenggorokan gatal adalah dengan minum teh hangat yang telah dicampur madu.
2. Mandi Atau Berendam Air Hangat
pexels.com/adobestock
Biasanya, batuk dan pilek semakin parah saat udara kering. Karena itu, mandi atau berendam air hangat dapat mengurangi batuk dan pilek yang diderita. Selain berendam air hangat, bisa menggunakan alternatif lain dengan humidifer atau pelembap ruangan.
3. Mengisap permen lozenges atau pereda tenggorokan
thestreetsofbarangaroo.com
Mengisap permen ternyata juga bisa meredakan batuk dan pilek. Pilihlah permen pelega tenggorokan yang mengandung mentol. Dengan begitu, hidung tersumbat dan nyeri tenggorokan akan lega.
4. Tetaplah Di Rumah Dan Hindari Kerumunan Orang
unsplash.com/Anthony Tran
Cara terbaik untuk sembuh dari batuk dan pilek adalah istirahat yang cukup di rumah. Istirahat akan mengembalikan stamina yang turun karena sakit batuk dan pilek. Hal itu juga mencegah untuk bertemu dengan banyak orang sehingga tidak terjadi penularan batuk dan pilek ke orang lain.
5. Hindari Alkohol dan Rokok
Mengonsumsi alkohol dan roko saat batuk dan pilek hanya akan memperparah kondisi, karena sistem imun akan memburuk, sebaiknya hindari agar batuk dan pilek cepat sembuh
6. Makan makanan Bergizi
Sakit memang menyebabkan berkurangnya nafsu makan, namun saat batuk dan pilek tubuh butuh asupan nutrisi yang cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh akan lebih mudah untuk pulih.
7. Tidur yang Cukup
Hindari begadang dan tidurlah yang cukup, tak masalah bila waktu tidur menjadi lebih lama asal kondisi tubuh membaik.
Batuk dan pilek biasanya terjadi saat pergantian musim atau cuaca yang tak menentu, jagalah kondisi tubuh agar terhindar dari penyakit.

Ayo Buang Sampah Obat dengan Benar!!

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta masyarakat untuk membuang sampah obat, baik yang sudah tidak dikonsumsi maupun obat kedaluwarsa ke apotek-apotek di 15 kota atau kabupaten. Upaya ini untuk mengantisipasi peredaran obat ilegal maupun penyalahgunaan obat.
Kepala BPOM Penny K Lukito yakin, di rumah masyarakat pasti memiliki sampah obat yaitu obat yang tidak terpakai tetapi belum kedaluwarsa dan kalau dikumpulkan jumlahnya besar. Atau seringkali masyarakat membuang sampah obat kedaluwarsa sembarangan seperti saluran air. Seharusnya sampah obat tidak boleh dibuang di sembarang tempat karena dapat mencemari lingkungan.
Daripada obat itu menumpuk dan tidak terpakai atau dibuang sembarangan, menurut Penny, masyarakat bisa mengumpulkan sampah obat ke apotek di bawah pengawasan profesional apoteker supaya bisa dikonsumsi orang yang membutuhkan. "Masyarakat bisa menyerahkan sampah obat itu ke 1.000 apotek di 15 kota yang ditunjuk menjadi pilot project tempat penerimaan sampah obat berupa obat yang tidak terpakai maupun obat yang sudah kedaluwarsa," ujarnya saat ditemui di Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat – Ayo Buang Sampah Obat, di Jakarta, Ahad (1/9).
Ia menyebut sampah obat bisa dibuang di apotek di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Serang, Banjarmasin, Mataram, Makassar, Medan, Kendari, Pekanbaru, Palembang, Yogyakarta, Denpasar, dan Batam. Di tempat itu, dia menambahkan, telah disediakan tempat sampah untuk obat-obatan ini.
"Kemudian sampah obat ini akan diproses, disortir obat yang tidak terpakai tetapi belum kedaluwarsa dan kondisinya masih baik, aman ke rumah sakit yang membutuhkan. Sedangkan obat yang sudah kedaluwarsa disalurkan ke pembuangan limbah bahan beracun berbahaya (B3)," katanya.
Ia mengajak masyarakat ikut aktif membuang sampah obat ke apotek tersebut karena ini sebagai salah satu upaya untuk mendukung pemberantasan obat ilegal dan penyalahgunaan obat oknum tidak bertanggung jawab. Karena itu Badan POM menerapkan kebijakan berbasis kolaboratif dan sinergisme bersama lintas sektor khususnya organisasi profesi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) melalui Gerakan Waspada Obat Ilegal (WOI).
Sebagai keberlangsungan jaminan terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan melalui pencegahan peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat, pada tahun 2019 Badan POM meluncurkan Gerakan Ayo Buang Sampah Obat, Ahad (1/9). Gerakan ini dilatarbelakangi dengan maraknya kasus peredaran obat ilegal termasuk palsu dengan pemanfaatan obat-obat kedaluwarsa dan rusak.
"Termasuk kemasan obat yang tidak termusnahkan secara baik dan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab digunakan untuk keperluan produksi obat ilegal melalui pemanfaatan baik sebagai bahan baku (re-use) dan pelabelan ulang (re-labeling) dengan modus sederhana seperti perubahan/perpanjangan tanggal kedaluwarsa,” ujarnya.
Tak hanya bisa meminimalisasi peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat, Penny menyebut upaya ini juga bisa untuk mengurangi upaya pencemaran lingkungan.
Tak hanya mengajak masyarakat membuang sampah obat di apotek, Penny meminta masyarakat bisa mengenal obat berbahaya dan kedaluwarsa melalui cek label, izin edar, kedaluwarsa obat. Untuk lebih mengenal obat-obatan ini, ia menyebut BPOM juga telah membuat buku saku mengenai edukasi mengenal obat kedaluwarsa dan obat rusak serta penanganannya. Buku ini, dia menambahkan, telah diletakkan di apotek-apotek di 15 kota itu.
Seperti diketahui, pada Juli 2019, masyarakat dikejutkan dengan adanya peredaran obat ilegal termasuk obat palsu. Peredaran obat ilegal ini bersumber dari pemanfaatan obat kedaluwarsa atau obat rusak yang dibuang sembarangan. Hasil pengawasan BPOM menunjukkan, temuan obat ilegal termasuk obat palsu cenderung menurun. Angka menunjukkan dari 29 perkara pada 2017, menjadi 21 perkara pada 2018. Kemudian, tinggal 8 perkara pada awal tahun 2019.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.