Ingin Hamil Anak Perempuan? Ini Cara yang Bisa Dilakukan

Ingin Hamil Anak Perempuan? Ini Cara yang Bisa Dilakukan

Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, pembicaraab mengenai jenis kelamin bayi adalah salah satu hal yang tidak mungkin terlewatkan. Bahkan, beberapa pasangan memang merencanakan jenis kelamin anak sesuai dengan keinginannya.
Perlu diketahui bahwa jenis kelamin bayi yang dikandung ditentukan oleh kromosom sperma yang berhasil membuahi sel telur. Tiap kromosom sperma mengandung kromosom X atau Y, dan sel telur wanita mengandung kromosom X.
Jika sel sperma kromosom X yang membuahi sel telur adalah maka akan menjadi gabungan kromosom XX yaitu bayi perempuan. Sedangkan bila sel sperma kromosom  Y yang membuahi sel telur maka akan menjadi gabungan kromosom XY yaitu bayi laki-laki. Peluang untuk mendapatkan bayi laki-laki dan perempuan  adalah sama yaitu 50:50.
Bagi pasangan yang mendambakan anak perempuan, berikut hal-hal yang bisa di perhatikan;

1. Hindari Orgasme

Cara pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari orgasme pada perempuan. Karena saat perempuan sedang orgasme, tubuhnya akan menjadi lebih basa (alkali) sehingga lebih menguntungkan bagi kromosom Y atau gen laki-laki untuk lebih dominan dibanding kromosom X atau gen perempuan.

Jadi, jika Bunda menginginkan anak perempuan, jagalah tingkat asam vagina dengan menghindari orgasme. Cara menjaga keasaman vagina dapat juga dilakukan dengan membasuh vagina dengan 1 liter air yang dicamput dengan 1 sendok air cuka yang membunuh Androsperma (gen laki-laki)

2. Posisi Seks Tepat

Sifat kromosom Y atau sperma pada gen laki-laki adalah cepat tetapi lemah, maka posisi yang memungkinkan sperma cepat gugur atau tidak berhasil dalam mencapai sel telur adalah posisi missionary. Posisi ini memudahkan sperma untuk berada tepat di depan jalan masuk sehingga lingkungan vagina menjadi asam.

Hal ini dikarenakan sperma akan membutuhkan waktu yang lama untuk dapat sampai ke sel telur, dan tentunya kromosom yang dapat tahan dengan keadaan ini adalah kromosom X (gen perempuan).

3. Hindari Berhubungan Seks di Waktu Dekat Sebelum dan Sesudah Ovulasi

Bercinta dua atau tiga hari sebelum tanggal ovulasi sangat disarankan, hal ini agar sperma kromosom Y (gen laki-laki) dapat cepat gugur. Setelah itu, anda dianjurkan untuk tidak berhubungan intim sampai siklus ovulasi berakhir. Alasannya walaupun sperma kromosom X (gen perempuan) itu lambat, mereka dapat hidup lebih lama sehingga dengan waktu tersebut, kromosom X sukses mencapai sel telur. Pastikan juga untuk tidak berhubungan intim setelah siklus ovulasi pasangan selesai.

Dengan kemungkinan berhasil sebesar 75 persen, metode ini dilakukan agar kromosom X tidak dapat mencapai sel telur. Selebihnya, metode ini juga menyarankan pasangan suami istri berhubungan intim sebanyak-banyaknya jika menginginkan bayi perempuan.

Dengan berhubungan seks sebanyak-banyaknya, kuantitas sperma gen laki-laki akan menurun. Hal ini disebabkan sperma gen perempuan mampu bertahan hidup dalam saluran reproduksi sampai 5 hari.

4. Mandi Air Hangat

Kromosom X atau gen sperma perempuan, lebih dapat 'hidup' pada lingkungan yang hangat dan suhu yang lebih tinggi dibanding kromosom Y atau gen laki-laki. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mandi atau berendam di dalam air hangat bersama pasangan sebelum bercinta.

5. Diet Rendah Alkali

Hindari mengkonsumsi makanan yang bersifat alkali di saat masa ovulasi jika ingin punya anak perempuan. Hal ini dikarenakan makanan bersifat alkali dapat menurunkan tingkat keasaman dalam vagina sehingga menjadikan sperma kromosom Y (gen laki-laki) lebih unggul dibandingkan kromosom x (gen perempuan).

Jenis makanan yang mengandung alkali adalah brokoli, sayuran yang difermentasi, jamur, mustard, bawang putih, kacang hijau, labu, lobak, kubis, ubi jalar, pisang, kelapa, ceri, anggur, persik, pir, almond, tahu, kayu manis, jahe, kari, dan jus buah.

6. Diet Rendah Garam

Lakukan diet rendah garam untuk mendapatkan anak perempuan. Disarankan untuk mengurangi makanan yang mengandung natrium tinggi seperti minyak zaitun, ikan salmon, keju, kue dan udang.

Selain itu, sangat direkomendasikan juga untuk mengolah makanan kita sendiri agar dapat dengan mudah dan efektif mengatur kadar garam yang masuk ke dalam tubuh.

Selain pola makan bagi calon ibu perlu juga diterapkan pola makan yang sama kepada pasangan laki-laki di sekitar masa ovulasi agar saat sedang ejakulasi, ia akan lebih banyak mengeluarkan sperma kromosom X (gen perempuan) daripada kromosom Y (gen laki-laki).

Cara diatas adalah ikhtiar untuk memperoleh anak perempuan, namun sesungguhnya jenis kelamin anak adalah ketentuan dari Allah SWT. Memiliki keturunan merupakan suatu anugerah sehingga apapun jenis kelamin anak sudah sepatutnya kita bersyukur karena sudah diberi Amanah oleh SWT.

Posting Komentar

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.

[blogger][facebook]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.