Articles by "Bayi"

Tampilkan postingan dengan label Bayi. Tampilkan semua postingan


Pasutri yang sudah mulai merencanakan program kehamilan hendaknya harus memperhatikan banyak hal, mulai dari kondisi kesehatan sampai dengan pola makan juga harus dijaga. Hal ini adalah cara mempertahankan kesuburan wanita. Mengingat pada dasarnya seorang wanita yang sudah memasuki usia 30 tahun ke atas tingkat kesuburannya juga sudah turun. Belum lagi sebenarnya gaya hidup tidak sehat yang selama ini diterapkan nyatanya juga menyebabkan ketidaksuburan. Bahkan untuk wanita yang masih berusia muda sekalipun.
 
Hindari Produk-produk Makanan yang Bisa Mengurangi Kesuburan Wanita Ini!
 
Berikut ini diantaranya ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari jika ingin segera hamil, yaitu:

1. Alkohol, bukan sebuah rahasia lagi jika seandainya minuman ini bisa menyebabkan kesuburan menurun, bahkan sebuah penelitian menyebutkan bahwa dengan minum alkohol 2 kali sehari bisa menyebabkan seorang wanita sulit hamil.
2. Soda, tak jauh berbeda dengan alkohol maka produk soft drink ini juga bisa menyebabkan ketidaksuburan, karena kaya akan kandungan gula, belum lagi dengan zat pengawet hingga perasa yang ada di dalamnya. Bahkan bagi wanita yang sedang mengandung ia dapat memicu diabetes saat hamil.
3. Kafein, terlalu banyak mengonsumsi kafein nyatanya dapat merusak saluran sel telur dari ovarium menuju ke rahim. Sehingga memungkinkan pembuahan juga sulit untuk dilakukan, karena memang jalannya sendiri sudah tertutup.
4. MSG, makanan yang mengandung monosodium glutamat juga tidak terlalu baik bagi wanita yang sedang program kehamilan. Karena sifatnya yang adiktif maka ia bisa menganggu aktivitas produksi dari hormon esterogen dalam tubuh perempuan.
5. Produk makanan olahan, sebaiknya juga harus dikurangi konsumsinya, karena berpengaruh pada kondisi hormonal bagi wanita, ia berdampak buruk pada proses ovulasi. Bahkan terlalu sering mengonsumsi junk food ini juga bisa menyebabkan obesitas.

Jika tak kunjung memiliki anak atau hamil sebenarnya Anda bisa memprogramnya sekarang juga, diantaranya adalah dengan mengikuti program dari klinik Bocah Indonesia, ada banyak solusi untuk bisa hamil yang ditawarkan disini, mulai dari inseminasi sampai dengan bayi tabung.


Inilah 4 Tahapan Perkembangan Bayi yang Perlu Diketahui

Kehadiran sang buah hati di tengah keluarga tentunya menjadi momen yang membahagiakan. Mengingat selama si kecil di dalam perut pun selalu dirawat dengan baik oleh calon ibu dan ayah. Apalagi ketika si kecil sudah lahir ke dunia, setiap perkembangannya harus selalu diperhatikan. Misalnya perkembangan bayi 5 bulan pada tahapan pertama harus diberi nutrisi apa saja agar tumbuh dengan sehat.
Tahapan Perkembangan Bayi

Bayi yang baru saja lahir ke dunia belum memiliki antibodi yang kuat, sehingga orang tua harus memberikan ASI yang cukup. Hari demi hari, si kecil akan bertumbuh kembang dan memerlukan nutrisi lainnya. Untuk memberi asupan nutrisi tersebut, setidaknya Anda perlu mengetahui tahapan perkembangan bayi, seperti yang akan diuraikan di bawah ini.

1. Perkembangan Minggu Pertama Hingga 3 Bulan
Pada minggu pertama, si kecil hanya bisa mengenali suara si ibu namun belum memiliki pendengaran yang sempurna. Memasuki bulan pertama, si kecil mulai bergerak dengan mengangkat kepala, merespon suara, dan memandang wajah. Perkembangan ini akan terus berlangsung  hingga usia 3 bulan dengan gerakan dan suara yang mulai stabil.

2. Usia 4-6 Bulan
Pada usia ini si kecil mulai bisa menahan berat badannya dengan kaki. Selain itu si kecil mulai bisa merespon ketika diajak berbicara, biasanya si kecil akan merespon Anda dengan mengoceh. Pada perkembangan bayi 5 bulan anak akan sering berguling-guling dan memainkan dengan tangan dan kakinya. Menginjak bulan ke enam si kecil mulai bisa meniru suara dan duduk sebentar.

3. Tahap Perkembangan Bayi 7-9 Bulan
Memasuki bulan ketujuh, si kecil sudah mulai merangkak, menirukan suara atau kata-kata, menggerakan perut bahkan juga bisa meraih benda. Seiring perkembangannya, anak akan bisa memindahkan benda. Lalu pada usia ke sembilan, si kecil mulai menyukai meraih, menjatuhkan, dan melemparkan benda.

4. Perkembangan Bayi Usia 10-12 Bulan
Pada usia 10 bulan, bayi Anda mulai belajar berdiri meski hanya beberapa detik saja. Kemudian perkembangan bayi 11 bulan mulai mengerti perintah orang tuanya. Nah, pada bulan ke 12, si kecil mulai berani melangkahkan kakinya dan menunjukkan keinginannya menggunakan bahasa tubuh.

Demikianlah tahapan perkembangan bayi yang sudah sepatutnya diketahui oleh calon orang tua. Semoga informasi di atas bermanfaat ya!

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.