Articles by "informasi"

Tampilkan postingan dengan label informasi. Tampilkan semua postingan



4 Kesalahan Ibu Yang Sering Kali Menyebabkan Ruam Popok Pada Bayi

Salah satu hal yang membuat orang tua merasa galau yaitu ketika anaknya mengalami ruam popok. Pada kondisi ini tidak hanya membuat bayi rewel. Karena bayi merrasa tidak nyaman. Selain itu dampaknya menjadikan kulit bayi mengalami iritasi yang menimbulkan rasa sakit berkepanjangan.

Penting untuk ibu perhatikan 4 kesalahan berikut ini sering menyebabkan ruam popok pada bayi. Jadi harus selalu dihindari. Berikut ini kesalahan yang sering memicu ruam popok:

1. Tidak menjaga kebersihan
Kebersihan yang kurang terjaga dapat menjadi penyebab timbulnya ruang popok pada bayi. Hal yang sering terjadi yaitu Ibu tidak membersihkan urine atau kotoran dengan benar. Sedangkan untuk membersihkan popok untuk bayi laki-laki dan perempuan tidak sama. Sehingga ibu harus mengetahui cara membersihkan kan yang benar.

2. Tidak membiarkan kulit bayi bernafas
Penggunaan popok selama 24 jam setiap harinya, maka dapat menyiksa kulit bayi. Karena kulit bayi tidak dapat bernafas sehingga menjadikan area kulit yang tertutup popok menjadi kering dan tidak lembab. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya Ibu tidak memberikan popok selama 24 jam. gunakan popok saat dibutuhkan saja, misalnya ketika bepergian atau saat bayi hendak tidur malam.

Baca Juga : Manfaat Asam Folat Bagi Ibu Hamil dan Calon Bayi

3. Tidak menggunakan cream yang tepat
Jika dirasa Anda sudah menggunakan diaper cream bayi    namun ruam popok tidak sembuh dan tidak berkurang sama sekali, maka hal ini bisa jadi Anda menggunakan cream diapers yang tidak tepat. Sedangkan jika penggunaan diapers cream tidak tepat maka tidak lekas menyembuhkan luka ruam pada bayi.

4. Kandungan MPASI yang tidak tepat
Pemberian MPASI yang tidak tepat juga dapat menimbulkan terjadinya ruam popok pada bayi. Khususnya pada zat asam yang terkandung dalam makanan, karena akan berpengaruh pada kotoran bayi. Ruam popok akan mudah terjadi apabila kulit bayi bersentuhan langsung dengan kotoran yang memiliki banyak kandungan zat asam.

Penggunaan diapers cream tidak hanya digunakan ketika bayi mengalami ruam popok saja. Namun Anda juga bisa menggunakannya ketika Anda mengganti popok pada bayi. Salah satu produk diapers cream yang paling direkomendasikan yaitu diapers cream Sleek Baby. Dan jangan lupa untuk menggunakan sabun pencuci antibakterial, supaya bakteri dan kuman dapat disingkirkan.

Kamu Harus Tahu! Inilah 5 Hoax Seputar Kesehatan yang Paling Populer
Kamu Harus Tahu! Inilah 5 Hoax Seputar Kesehatan yang Paling Populer
Halo sobat sehat. Siapa sih hari ini yang tidak menggunakan social media? Tentu kita tidak asing lagi dengan aplikasi social media Facebook dan WhatsApp. Selain mudah digunakan untuk berkomunikasi, ternyata kedua aplikasi tersebut seringkali digunakan untuk menyebarkan informasi tak terkecuali mengenai kesehatan. Namun sangat disayangkan, ternyata informasi yang disebarkan tidak selalu valid atau dapat dipertanggungjawabkan.

Banyak beredar informasi sesat mengenai kesehatan. Misalnya saja HIV Aids dapat menular melalui udara. Informasi yang tidak benar semacam itu apalagi yang berhubungan dengan kesehatan, akan membahayakan bukan hanya bagi diri sendiri namun juga orang lain. Jangan sampai kita salah melakukan penanganan hanya gara-gara informasi sesat yang beredar melalui sosial media.
5 Hoax Seputar Kesehatan

Maka dari itu, kita harus mengetahui beberapa hoax yang banyak tersebar di broadcast baik WhatsApp atau Facebook supaya kita tidak salah kaprah dalam menyikapi suatu penyakit ataupun memberikan penanganan. Berikut adalah 5 hoax seputar kesehatan yang masih sering beredar di media sosial :

1. MSG berbahaya bagi otak
Hoax ini sudah menyebar ke berbagai kalangan melalui berbagai platform media. Mulai dari informasi bahwa MSG membuat otak lemot sampai MSG yang menyebabkan kanker dan tumor otak. Padahal penelitian sudah menunjukan bahwa MSG tidak menyebabkan kerusakan otak. Direktur BPOM dan WHO juga sudah mengkonfirmasi bahwa tingkat toksisitas MSG rendah dan tidak berbahaya.

2. Mie Instan sebabkan kematian
Banyak sekali informasi yang mengatakan bahwa mie instan adalah penyebab dari kematian. Misalnya saja mie instan yang dikonsumsi bersamaan dengan coklat. Ataupun mie instan yang kemudian menyebabkan tumor dan kanker. Padahal ahli gizi mengonfirmasi bahwa mengkonsumsi mie instan tidak berbahaya selama masih dalam batas yang wajar.
3. Stroke disebabkan oleh mandi air dingin
Siapa nih yang sering takut saat mandi malam hari karena khawatir terkena serangan stroke? Penyebab stroke bukanlah disebabkan oleh guyuran air dingin. Tidak ada bukti empiris yang menunjukan bahwa air dingin dapat menyebabkan kerusakan otak yang pada akhirnya menimbulkan stroke.

Pola tidur yang tidak teratur sesungguhnya lebih berdampak pada kesehatan dibandingkan dengan mandi air dingin. Jadi sebisa mungkin jaga pola tidur dan berhati-hati dalam menjaga makan supaya terhindar dari berbagai macam penyakit.

4. Virus HIV dalam Pembalut
Sudah tak terbilang lagi jumlah hoax mengenai virus HIV. Salah satunya adalah hoax mengenai virus HIV yang dimasukan ke dalam pembalut. Padahal penyebaran virus HIV harus terjadi secara langsung dengan perantara inang. Misalnya lewat darah ataupun cairan tubuh. Pembalut tidak dapat dijadikan inang bagi virus HIV.

5. Bayam dan Tahu Picu Kista
Sayur yang bermanfaat bagi kesehatan juga tidak luput dari hoax. Informasi yang tersebar mengatakan bahwa mengkonsumsi bayam dan tahu pada saat yang bersamaan dapat memicu kista.

Padahal dokter spesialis kandungan memberikan konfirmasi bahwa tidak ada kaitannya antara bayam dan tahu dengan kista. Pasalnya kista disebabkan oleh pertumbuhan abnormal pada lapisan endometrium bukan karena makanan.

6. Vaksin HPV Menyebabkan Menopause Dini
Vaksin HPV diberikan untuk mencegah kanker serviks pada anak usia SD. Namun hoax yang beredar adalah pemberian vaksin ini akan menyebabkan menopause dini bagi anak-anak. Padahal vaksin ini sudah teruji dan dinyatakan aman oleh WHO untuk digunakan. Artinya tidak akan menyebabkan menopause bagi anak-anak.
Demikian 6 informasi kesehatan yang ternyata hoax. Yuk lebih berhati-hatilah dalam memilih dan menerima informasi! Hubungi pihak yang terpercaya dan profesional jika Anda menemukan keraguan dalam informasi mengenai kesehatan.


Lowongan Pekerjaan Tenaga Kesehatan

Lowongan Pengelola Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Sari Mulia Banjarmasin
1. Tenaga Kependidikan
Syarat : Apoteker
2. Tenaga Pendidik (Dosen)
Syarat :
a. Magister (S2) Kimia Farmasi
b. Magister (S2) Teknologi Farmasi
c. Magister (S2) Farmakologi
d. Magister (S2) Farmasi Klinik
Persyaratan Administrasi :
a. Fotokopi KTP
b. Fotokopi Ijazah dan Transkrip Nilai berlegalisir
c. Sertifikat Keahlian (jika ada)
d. Curiculum vitae
Berkas lamaran dapat di antar sendiri atau di kirim via jasa pengiriman, ke alamat kampus:
Jl. A. Yani Km 6, Jl. Pramuka No 02 Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Telp : 0511-3268105
Fax : 0511-3270134
CP : Dyan Fitri Nugraha, M. Si. Apt ( 081294038912)



Dibutuhkan Staf Untuk mengisi Lowongan Di UPT Puskesmas Paramasan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan:
1. Dokter Umum
2. Apoteker
3. Asisten Apoteker
4. Administrasi Umum
5. Administrasi Kepegawaian
6. Perekam medik
7. Nutrisionis
Persyaratan :
1. Pria/wanita usia maksimal 35 tahun
2. Bisa bekerja dalam team
3. Diutamakan menyukai pekerjaan lapangan
4. Fresh Graduate atau memiliki pengalaman
Persyaratan Khusus :
1. Pendidikan minimal D3
2. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) bagi Tenaga kesehatan
Berkas yang di persiapkan :
1. Surat lamaran
2. Curiculum Vitae
3. Ijazah dan transkrip nilai
4. KTP
5. Surat Tanda Registrasi (STR) bagi Tenaga kesehatan
6. Pas Foto
Berkas dikirim hanya dalam bentuk file dan kirim ke email paramasan6303@gmail.com
Contact Person :
0813-4820-0735
0896-9144-2142
0813-5189-8116


Rumah Ratu Beauty Clinic memerlukan D3 farmasi untuk bergabung bersama kami :
Kualifikasi :
1. Wanita, berpenampilan menarik
2. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Tenaga Teknis Kefarmasian yang masih aktif
3. Bertanggung jawab, jujur, memiliki komitmen dan integritas tinggi
4. Komunikatif
5. Mampu bekerja dengan team
6. Diutamakan memiliki pengalaman kerja
Kirimkan lamaran ke Rumah Ratu Beauty Clinic yang beralamat : Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 08 Rt. 30 ( Jalan tol bawah Fly Over Gatot Subroto) Banjarmasin.
Telp : 0851-0028-2283
Ig : @rumahratu_bjm

Mengenal Kebiri Kimia, Hukuman bagi Pelaku Pelecehan Seksual
Secara umum, ada dua teknik kebiri. yaitu kebiri fisik, dan kedua, kebiri kimiawi. Kebiri fisik dilakukan dengan mengamputasi organ seks eksternal seseorang. Hal ini akan membuat yang bersangkutan berkurang hormon testosteronnya sehingga mengurangi dorongan seksual. Berbeda dengan kebiri fisik, kebiri kimia atau kebiri kimiawi dilakukan dengan cara menyuntikkan zat kimia anti-androgen ke tubuh.Tujuannya, mengurangi produksi hormon testosteron. Efek akhirnya sama seperti kebiri fisik

Awal mula praktik kebiri kimia adalah pada tahun1944 dengan tujuan mengurangi kadar hormon testosteron pada pria. untuk mematikan dorongan seksual seseorang yang memperlihatkan perilaku seksual menyimpang kadang digunakan zat penenang benperidol. Namun ternyata benperidol tidak mempengaruhi testosteron dan bukan zat yang tepat untuk pengebirian. Kebiri kimia dipandang sebagai salah satu alternatif mudah untuk hukuman seumur hidup daripada hukuman mati karena praktik ini mengizinkan pelaku pelecehan seksual dibebaskan di saat dia sedang menjalani proses kebiri kimia.

Kebiri kimia merupakan proses menurunkan hasrat seksual dan libido, obat-obatan yang digunakan adalah anafrodisiak. waktu yang dibutuhkan  untuk terapi kebiri setidaknya 3-5 tahun. Kebiri kimia tidak lagi efektif setelah terapi dihentikan.

Leuprorelin adalah obat yang sering digunakan dalam kebiri kimia, berfungsi 'mengobati' kesulitan mengendalikan gairah seksual, sadisme, atau kecenderungan membahayakan orang lain. Obat lain yang bisa digunakan untuk terapi kebiri kimia adalah medroksiprogesteron asetat, siproteron asetat, dan LHRH yang berfungsi untuk mengurangi testosteron dan estradiol.

Dampak kebiri kimia
Meski dinilai lebih efektif, namun penerapan kebiri kimia dikabarkan memiliki efek samping bagi tulang hingga jantung. Efek samping yang mungkin muncul pada kebiri kimia adalah osteoporosis, penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Munculnya efek samping tersebut karena terapi kebiri kimia dapat mempengaruhi estrogen. Walaupun hormone estrogen lebih banyak terdapat pada organ reproduksi wanita, tapi hormon estrogen juga berperan penting dalam pertumbuhan tulang, fungsi otak, dan proses kardiovaskular pada pria. Efek samping lain adalah depresi, infertilitas, anemia, dan menimbulkan rasa panas pada tubuh.
Pria yang diberikan obat antiandrogen berpotensi mengalami kemandulan karena kemungkinan tidak memiliki sel spermatozoa




Cerdas Gunakan Obat dengan Tanya Lima O

5 (lima) macam pertanyaan yang harus terjawab dan wajib anda ketahui sebelum menggunakan obat yang disebut dengan “Tanya Lima O”, dengan terjawabnya 5 pertanyaan ini, maka informasi minimal tentang obat sudah terpenuhi. Tanya Lima O yang harus anda tanyakan saat mendapat obat, yaitu:

1. Obat ini apa nama dan kandungannya?
Seseorang hendaknya mengenali jenis obat yang akan dikonsumsi, baik nama maupun kandungannya. Obat bernama dagang berbeda dapat memiliki kandungan yang sama. Khasiat obat ditentukan oleh kandungan zat berkhasiat, bukan merek-nya. Hal ini mencegah anda meminum obat yang sama namun memiliki nama dagang yang berbeda

2. Obat ini apa khasiatnya?
Tujuan pengobatan dapat tercapai jika obat diberikan sesuai indikasi (rasional). Masyarakat diharapkan dapat memahami indikasi atau khasiat dari obat yang digunakan, sehingga tidak terjadi salah minum obat. Jangan sampai anda meminum obat yang tidak sesuai dengan indikasi yang diharapkan.

3. Obat ini berapa dosisnya?
Efek obat terhadap tubuh juga tergantung pada dosis. Dosis berlebih dapat melampaui ambang batas keamanan, sedangkan dosis kurang dapat menyebabkan efek terapi tidak tercapai. Gunakanlah obat sesuai dosis anjuran. Perhatikan dosis yang diperlukan, akan berbeda dosis untuk anak dan untuk dewasa, dosis yang tepat akan membuat obat dapat berkhasiat optimal.

4. Obat ini bagaimana cara menggunakannya?
Obat tersedia dalam berbagai bentuk sesuai tujuannya dan diproduksi menggunakan bahan tambahan tertentu yang memudahkan obat untuk diserap dalam tubuh. Digunakan melalui mulut (oral) atau dengan kata lain melalui sistem pencernaan itulah disebut " Obat Dalam", tidak digunakan melalui bagian tubuh lain misalnya kulit. Sebaliknya, “obat luar” digunakan tidak melalui mulut, tidak boleh ditelan. Misalnya suppositoria digunakan melalui anus, salep melalui kulit. Obat harus digunakan pada selang waktu yang sama, agar efek pengobatan dapat tercapai. Misalnya 3 kali sehari, artinya tiap 8 jam.

5. Obat ini apa efek sampingnya?
Obat dapat menyebabkan efek samping yang tidak diharapkan. Misalnya mengantuk, iritasi lambung, alergi dan gangguan fungsi hati atau ginjal. Jika merasakan efek samping, penggunaan obat harus dihentikan dan segera konsultasi pada dokter atau fasilitas kesehatan.

Selain lima pertanyaan tersebut, masyarakat hendaknya aktif bertanya hal lain terkait obat yang akan atau sedang dikonsumsi. Pada obat bebas dan bebas terbatas, informasi tercantum pada kemasan. Untuk obat yang diperoleh dengan resep dokter, dapat ditanyakan pada dokter atau apoteker pada saat menebus resep. Keterlibatan masyarakat secara aktif mencari informasi sangat diharapkan. Tanyakan Apoteker untuk informasi mengenai obat yang anda gunakan.
Artikel ini dikutip dari IG @gemacermat dengan sedikit perubahan.

Baca juga : Pastikan Obat Aman dengan "KLIK" sebelum Membeli

Bagaimana Cara Penggunaan Obat Berdasarkan Bentuk Sediaan?
Bentuk sediaan obat yang paling lazim kita temui adalah tablet, kapsul atau pil. Masing-masing berbeda bentuk dan bahan pembuatnya,sehingga beda pula cara mengonsumsinya.

1. TABLET
Berbentuk bulat  dan pipih. Ada yang seperti silinder pipih, ada juga yang pinggirannya melengkung seperti tablet salut.
Umumnya digunakan dengan cara ditelan (melalui saluran cerna), disebut penggunaan ORAL. Ada juga yang digunakan melalui vagina, disebut TABLET VAGINA.Jika berbentuk bulat lonjong seperti kapsul, disebut KAPLET.
TABLET yang dimaksud di sini adalah tablet biasa yang digunakan melalui oral (mulut).
Bahan pembuatnya selain obat (zat aktif) biasanya berupa tepung amylum, zat pengikat, penghancur, pewarna, dll.
Zat-zat tersebut ditambahkan agar tablet hancur dalam saluran cerna dan melarutkan obat di dalam darah. Tablet untuk obat magh (antasida) dikunyah lebih dulu dan rasanya seperti permen, agar tidak perlu dihancurkan dulu oleh lambung yang sedang sakit. Tablet jenis ini disebut TABLET KUNYAH (Chewable Tablet)

2. KAPSUL
Berbentuk bulat lonjong, berupa cangkang dari gelatin yang mudah hancur di dalam darah. Kapsul berisi serbuk obat biasanya dapat dibuka, sedangkan kapsul berisi cairan tidak dapat dibuka, disebut KAPSUL LUNAK (Soft Capsule). Kapsul tidak boleh disimpan di tempat yang panas atau lembab agar cangkangnya tidak rusak. Biasanya di dalam botol kemasan kapsul disertakan SILIKA GEL sebagai pengering agar kapsul tidak rusak. Atau kapsul dibungkus kemasan blister. Umumnya kapsul digunakan melalui oral.

3. PIL
Berbentuk bulatan kecil seperti bola. Ukurannya bisa berbeda tergantung kandungan obatnya. Umumnya pil dilapisi zat gula atau zat tertentu pada bagian luar, agar bentuknya tetap utuh.
Seringkali Tablet keliru disebut Pil, padahal bentuk dan bahannya berbeda. Umumnya pil digunakan melalui oral.

Baik tablet (biasa), kaplet, kapsul atau pil yang ditujukan untuk penggunaan melalui mulut (oral),
tidak dianjurkan menggunakannya pada bagian luar badan, misalnya kapsul dibuka atau tablet dihancurkan kemudian ditabur pada kulit.
4. TABLET SALUT
 adalah tablet yang diberi lapisan (salut) dengan bahan tertentu seperti salut gula, salut tipis (enterik dan non enterik), salut film, dll.
Tujuan penyalutan tablet ada berbagai alasan, antara lain untuk melindungi obat (kandungan zat aktif) dari udara, kelembaban atau cahaya, apabila zat tidak stabil; menutupi rasa dan bau yang tidak enak; membuat penampilan lebih baik; atau mengatur pelepasan obat dalam saluran cerna.

Berdasarkan jenis bahan penyalut, ada beberapa jenis tablet salut:

a. Tablet Salut Gula (Dragee)
Disalut dengan gula, biasanya untuk menghilangkan rasa pahit atau tidak enak dari obat.
b. Tablet Salut Selaput (film-coated tablet)
Disalut dengan lapisan hidroksipropil metil selulosa, metil selulosa, hidroksi propil selulosa, Na-CMC dan campuran selulosa asetat ftalat dengan polietilenglikol (PEG) yang tidak mengandung air atau mengandung air.

c. Tablet Salut Kempa
Disalut secara kempa cetak sehingga tablet menjadi berlapis.

d. Tablet Salut Enterik (Enteric coated tablet) atau lepas tunda
Disalut dengan bahan yang tidak dapat hancur dalam lambung. Biasanya digunakan untuk menunda pelepasan obat sampai tablet melewati lambung dan pecah di dalam usus.
e. Tablet Lepas Lambat
Tablet dibuat sedemikian rupa agar zat aktif tetap tersedia di dalam darah selama jangka waktu tertentu setelah obat diberikan. Tujuannya agar memperpanjang efek dari obat.

Semua jenis tablet salut sebaiknya tidak diracik atau dihancurkan, melainkan ditelan dalam keadaan utuh. Umumnya digunakan melalui oral (mulut). Artikel ini dikutip dari ig @gemacermat.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menggunakan Tablet Kunyah , Tablet Sublingual dan Tablet Bukal?

Amankah Mengonsumsi Obat Kedaluwarsa?

Menurut Perka BPOM,Batas kedaluwarsa adalah keterangan batas waktu obat, obat tradisional, suplemen makanan, dan pangan layak untuk dikonsumsi dalam bentuk tanggal, bulan, dan tahun, atau bulan dan tahun
Tanggal kadaluwarsa adalah tanggal terakhir penggunaan yang aman dari produsen obat (pabrik farmasi) yang menjamin obat dapat memberikan potensi yang aman dan optimal. Tanggal kedaluwarsa obat harus tertera pada label obat.
Saat kemasan obat dibuka, maka tanggal kedaluwarsa yang tertera tidak lagi berlaku, hal ini disebabkan adanya perubahan kondisi di dalam kemasan, seperti suhu dan cahaya yang akan mempengaruhi kecepatan waktu kedaluarsa obat. Oleh karena itu, beberapa produsen mencantumkan, “jangan gunakan setelah…” atau “buang setelah…”.
Minum obat kedaluwarsa memungkinkan menyebabkan penyakit yang lebih serius dan ketahanan (resistensi) antibiotik, karena obat yang kedaluwarsa tertentu berisiko ditumbuhi bakteri, sehingga kemungkinan antibiotik gagal mengobati infeksi.
Bolehkah Obat-obatan yang Kedaluwarsa Digunakan?
Bolehkah obat Expired diminum? Bila ingin mengonsumsi, pastikan waktu kedaluwarsa, penyimpanan obat, jenis obatnya, dan bentuk fisik obat, apakah ada perubahan warna, bentuk atau bau dari obat.
Kenyataannya, sulit untuk menentukan sampai kapan batas penggunaan obat kadaluwarsa tersebut dapat memberikan potensi yang optimal. Hal ini tergantung komposisi obat, jenis bahan pengawet yang digunakan, perubahan suhu, cahaya, kelembapan, cara penyimpanan dan kondisi tempat penyimpanan lainnya. Potensi obat dapat berkurang setelah kemasan dibuka.
Obat Kedaluwarsa yang Tidak Boleh Digunakan
1. Sunscreen
Segera buang sunscreen yang sudah kedaluwarsa karena beberapa penelitian menunjukkan bahwa sunscreen yang kedaluwarsa dapat menyebabkan kanker kulit. Bila botol sunscreen sering terkena sinar matahari langsung, lebih baik sunscreen dibuang bahkan sebelum melewati tanggal kedaluwarsa. Paparan panas secara terus menerus dapat mempercepat pemecahan bahan-bahan aktif di dalamnya sehingga kulit Anda tidak terlindungi.
2. Obat kumur
Efek obat kadaluwarsa dari obat ini berpotensi menyebabkan pertumbuhan bakteri karena kandungan air yang cukup tinggi. Setelah melewati tanggal kedaluwarsanya, kemampuan bahan-bahan aktif di dalamnya mulai menurun.
3. Obat sirup
Obat dalam bentuk sirup dan suspensi mudah mengalami kerusakan dibandingkan obat-obat lainnya. Kandungan Alkohol dalam sirup dapat menguap dan potensi bahan aktif dapat berkurang serta mengendap di dasar botol sehingga tidak dapat bekerja secara optimal. Hal ini penting untuk diperhatikan, terutama bila menyangkut pengobatan infeksi menggunakan antibiotik. Resistensi antibiotik dapat terjadi apabila menggunakan obat-obatan sub-poten.
4. Krim/ salep
Setelah melewati tanggal kedaluwarsa, zat aktif dalam obat mulai menghilang, sehingga obat bentuk krim/ salep sebaiknya dibuang. Bila obat-obatan dalam bentuk krim/ salep mulai terbentuk bubuk atau menggumpal disertai dengan bau yang kuat atau mengering sebaiknya segera dibuang.
5. Pasta gigi
Fluorida kehilangan efektivitasnya setelah dua tahun, sehingga penggunaan pasta gigi kedaluwarsa tidak memberikan perlindungan terhadap gigi berlubang dan plak.
6. Obat tetes mata
Obat ini mudah terkontaminasi bakteri terutama jika ujung penetes menyentuh mata yang sakit. Penyimpanan pada suhu sedang dapat mempercepat pertumbuhan bakteri sehingga harus disimpan dalam kulkas. Obat tetes mata yang keruh menunjukkan adanya kontaminasi walaupun tanggal kedaluwarsanya masih lama. Hal ini juga berlaku untuk obat dalam bentuk sediaan cair lainnya.
7. Vaksin, insulin, dan obat dari bahan biologis lain
Obat jenis ini mudah mengalami degradasi setelah melewati tanggal kedaluwarsa sehingga sebaiknya dibuang saja.
8. Nitrogliserin oral (NTG)
Obat yang digunakan untuk angina (nyeri dada), dapat kehilangan potensinya dengan cepat setelah botol obat dibuka.
9. Tetrasiklin
Tetrasiklin dapat menghasilkan metabolit toksik, tetapi ini kontroversial di antara para peneliti.
10. Obat-obatan usang
Obat dalam bentuk bubuk atau yang sudah rapuh, obat-obatan yang berbau kuat, atau obat-obatan yang mengering  harus dibuang.
Efek Minum Obat Kedaluwarsa
Tidak ada laporan secara spesifik atau penelitian khusus yang menghubungkan minum obat kedaluwarsa terhadap keracunan pada manusia. Namun, kemungkinan menyebabkan penyakit yang lebih serius dan resistensi antibiotik.
Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter bila tidak sengaja mengonsumsi obat kedaluwarsa.
Hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam konteks obat kedaluawarsa adalah keamanannya. Unsur kimia dan fisik obat dapat berubah seiring waktu, yang dapat menyebabkan masalah keamanan. Sering ada tanda-tanda fisik dari perubahan ini, seperti perubahan warna dari obat yang kedaluwarsa.
Sangat sulit untuk menentukan apakah obat kedaluarsa aman atau tidak, sehingga profesional medis merekomendasikan untuk tidak menggunakannya, karena risiko yang tidak diketahui dari obat expired tertentu.
Penyimpanan obat yang baik dan benar mampu membantu menjaga potensi dalam waktu yang lama. Sebaiknya obat tidak disimpan dalam tempat yang panas dan lembap. Agar tetap stabil, sebaiknya obat disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Pastikan bungkus obat tetap utuh dan jauhkan dari jangkauan anak maupun binatang peliharaan.

Baca Juga : Cara Tepat Mengelola Obat Kadaluarsa

Lowongan Kerja Di PT Daya Muda Agung cabang Banjarmasin

PT. DAYA MUDA AGUNG (DMA), adalah salah satu anak perusahaan dari Grup Mahakam yang mendistribusi produk farmasi dan konsumen dengan 15 cabang; 10 di Jawa, 2 di Sumatra, 1 di Sulawesi, 1 di Bali, 1 di Kalimantan dan 3 sub-distributor.
PT. Daya Muda Agung Cabang Banjarmasin membuka lowongan kerja sebagai Penanggung Jawab Alkes dan Inkaso, adapun kriteria yang diperlukan adalah sebagai berikut :
Wanita maksimal berusia 28 tahun
Memiliki ijazah DIII farmasi atau Sarjana farmasi
Memiliki Surat Tanda Registrasi yang masih berlaku
Tidak bekerja di perusahaan atau di sarana pelayanan farmasi lain
Rajin, ulet, mampu bekerjasama dalam  tim
Bersedia mengurus perizinan dan keperluan Izin Penyalur Alat Kesehatan ( IPAK)
Memahami dan memiliki pengetahuan tentang Regulasi Kefarmasian terutama CDAKB ( Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik)
Mampu dan bersedia bekerja dibawah tekanan
Memiliki SIM dan kendaraan sendiri
Syarat administrasi yang harus dilengkapi :
Curiculum vitae
Surat Lamaran
Fotokopi KTP/ SIM
Fotokopi ijazah
Fotokopi Transkrip Nilai
Fotokopi Surat Tanda Registrasi
Foto berwarna terbaru
Surat keterangan Berkelakuan Baik ( SKCK)
Surat keterangan Berbadan Sehat
Berkas penunjang Lain ( misal : Sertifikat)
Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Person Ari di nomor 08985193330 ( hanya Whastapp) atau lewat email : ari.rahman@dma.co.id.
Kirimkan lamaran anda langsung ke PT. Daya Muda Agung Cabang Banjarmasin yang beralamat di Jl. Jenderal A. Yani Km 13,2 Rt 8 RW.3 Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan 70652. ( Seberang Trio Motor pal 13)
√ Tuliskan Nama, No Hp, Alamat email pribadi dan posisi yang dilamar pada pojok kanan atas amplop ( untuk kirim berkas langsung)
Tuliskan Posisi yang dilamar pada Judul Email, tuliskan nama, no Hp pada isi email ( untuk mengirim lamaran Via email )

Yuk Bantu Kurangi Polusi Udara dengan Cara Ini

Polusi udara menjadi isu serius di seluruh dunia. Di Indonesia, sejumlah kota besar dinilai belum memiliki kualitas udara yang baik menurut standar dunia sehingga lama kelamaan akan berdampak buruk pada kesehatan. Sebut saja ibukota Negara, Jakarta yang belakangan ini memiliki kualitas udara buruk dan beberapa kota di Kalimantan yang mulai diselimuti kabut.
Jika kondisi ini tidak segera ditanggulangi, beberapa dampak ini mungkin terjadi;
Menurunnya fungsi paru-paru
Meningkatnya penderita infeksi saluran pernafasan
Asma
Berat lahir rendah pada bayi
Kelahiran premature
Terganggunya perkembangan neurologis anak
Untuk mengurangi polusi dan meningkatkan kualitas udara sehingga lingkungan hunian semakin layak tinggal, berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan;
Bijak dalam Menggunakan Kendaraan
Penyumbang terbesar polusi udara adalah asap yang dihasilkan kendaraan. Gunakan transportasi umum untuk mengurangi asap kendaraan yang bisa mencemari udara. Selain itu gunakan tranportasi ramah lingkungan seperti bersepeda atau berjalan kaki jika tempat tujuan yang didatangi letaknya dekat
Manfaatkan Pekarangan untuk Berkebun
Berkebun di pekarangan bisa membuat lingkungan menjadi lebih sehat dan segar. Jika pekarangan tidak cukup besar, buatlah taman vertikal yang ditempatkan secara indoor ataupun outdoor atau membuat taman dengan sistem hidroponik yang tidak memerlukan media tanah.
Kurangi Rokok
Polusi udara  dapat  berasal dari asap rokok yang mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia yang dapat menyebabkan. Jika mengurangi aktivitas merokok masih sulit dilakukan, merokoklah  di area khusus merokok, serta menghindari merokok berdekatan dengan anak karena terdapat risiko tinggi terkena penyakit pernafasan.
Mengurangi Produk Kemasan
Penyumbang polusi udara terbesar adalah  Plastik, kardus dan aluminium. Sebaiknya, mulai perhatikan penggunaan produk kemasan seperti memilih kemasan yang dilengkapi label daur ulang, membawa tas kain belanja sendiri saat berbelanja di swalayan, membeli produk hasil bumi dan tidak menggunakan produk yang dikemas dalam bentuk kaleng atau beku.
Selain itu, hindari pula membeli produk yang dikemas menggunakan styrofoam. Styrofoam merupakan bahan yang sulit didaur ulang dan berkontribusi besar terhadap polusi melalui pelepasan hidrokarbon, sehingga baiknya kamu membawa wadah makanan sendiri atau meminta penjual makanan untuk mengemasnya menggunakan wadah berbahan kardus.
Kurangi Penggunaan Alat Elektronik
Himbauan untuk mematikan lampu saat meninggalkan ruangan sangatlah penting untuk diikuti karena tindakan kecil tersebut berperan besar dalam mengurangi polusi udara. Mulai dari sekarang, jangan hanya sekadar mematikan lampu, namun meminimalisir penggunaan alat elektronik lain seperti mencabut kabel listrik jika tidak digunakan, menggunakan alat elektronik seperti lampu dan pendingin ruangan yang hemat energi, atau menggunakan satu lampu utama di hunian saat malam hari.
Jangan membakar sampah.
Membakar sampah adalah salah satu sumber utama polusi di negara ini, jadi jangan membakar sampah, sebaiknya kumpulkan sampah di tempat pembuangan sampah.
Konsumsi Makanan Sehat
Makan makanan sehat yang terutama kaya antioksidan, seperti buah-buahan dan sayuran segar. Antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari efek bahaya radikal bebas yang diciptakan oleh pencemaran udara.
 Mulailah mempraktekkan aktivitas di atas untuk membantu mengurangi pencemaran udara, agar kualitas udara semakin baik sehingga kesehatan juga terjaga.

Viral Polisi Terbakar, Ini harus Anda Dilakukan Bila  Mengalami Luka Bakar
Luka bakar adalah keadaan dimana lapisan kulit menjadi rusak disebabkan oleh benda panas, termasuk api, air panas, dan uap panas. Rusaknya kulit akibat luka bakar membuat penderitanya mudah mengalami infeksi, karena kulit merupakan lapisan pertahanan awal tubuh untuk melawan infeksi. Oleh karena itu, penanganan perlu dilakukan secepatnya.
Penanganan luka bakar dilihat dari tingkatan keparahannya, atau disebut juga dengan derajat luka bakar. Derajat luka bakar terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu derajat satu, derajat dua, dan derajat tiga. Semakin tinggi derajat luka bakar, maka dampaknya aka semakin parah dan rumit penanganannya.
Luka bakar derajat satu
Luka Bakar derajat satu disebut juga dengan luka bakar superfisial. Kerusakan kulit pada luka bakar derajat satu hanya mengenai epidermis atau lapisan kulit yang paling luar. Jadi, tingkat keparahannya paling ringan dan mudah ditangani.
Tanda-tanda luka bakar derajat satu adalah:
Kulit kemerahan.
Peradangan atau bengkak ringan.
Nyeri yang masih dapat ditahan.
Kulit kering dan mengelupas, saat luka bakar mulai sembuh.
Luka bakar derajat satu ini hanya mengenai lapisan kulit paling atas, sehingga tanda-tanda tersebut biasanya akan hilang saat sel-sel kulit mati mulai terkelupas dan digantikan dengan yang baru.
Cara penanganan
Luka bakar derajat satu lebih mudah penanganannya dan bisa dilakukan di rumah yaitu:
Alirkan air dingin pada kulit yang terbakar selama 5 menit. Jangan mengompres menggunakan es batu karena dapat memperparah luka bakar.
untuk membantu mengurangi rasa sakit, minum pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen
Oleskan gel lidah buaya atau krim dingin untuk menenangkan kulit yang memerah.
Oleskan salep antibiotik dan balut dengan kasa untuk menghindari gesekan dengan benda sekitar. Jangan gunakan kapas untuk menutupi luka bakar karena kapas mengandung serat-serat yang dapat menempel pada luka dan dapat menyebabkan infeksi.
Luka derajat satu bisa lebih cepat sembuh, sekitar 7 sampai 10 hari dan tidak meninggalkan jaringan parut. Jadi, kulit dapat kembali mulus seperti semula.
Walaupun bisa ditangani sendiri di rumah.tetap kunjungi dokter jika mengalami luka bakar jenis ini . Terutama jika area lukanya cukup luas hingga lebih dari 9 cm dan mengenai wajah atau sendi tubuh utama.
Luka bakar derajat dua
Tingkat keparahan luka bakar derajat dua lebih serius daripada luka bakar derajat satu. Area kerusakan sel-sel kulit sudah mulai menembus epidermis hingga mengenai sebagian dermis atau lapisan kulit dalam.
Tanda-tanda luka bakar derajat dua meliputi kulit yang melepuh, memerah, dan terasa perih. Area luka bakar juga tampak basah dan mengkilap. Kadang-kadang kondisi ini juga dapat memicu pertumbuhan jaringan parut mengandung nanah yang disebut dengan luka bakar eksudat (fibrinous exudate).
Cara penanganan
Lama penyembuhan pada luka bakar ini bisa berbeda-beda pada tiap orang. Semakin parah lepuhannya, semakin lama pula masa penyembuhannya. Namun, orang yang terkena luka bakar derajat dua biasanya akan sembuh dalam kurun waktu 2 sampai 3 minggu tanpa pertumbuhan jaringan parut.
Atasilah luka bakar derajat dua dengan cara::
Alirkan air dingin pada area kulit yang melepuh selama 15 menit
Redakan nyeri dengan mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen
Jangan menutup area luka bakar dengan kapas agar tidak menimbulkan infeksi
Jagalah  area luka bakar tetap bersih dan balut dengan kain kasa. Hal ini bertujuan untuk mencegah kemungkinan infeksi dan mempercepat penyembuhan.
Sebaiknya, tetap berkonsultasi ke dokter untuk membantu menyembuhkan luka bakar. Apalagi bila kondisi ini terjadi pada area wajah, tangan, bokong, selangkangan, dan kaki.
Luka bakar derajat III
Luka bakar jenis ini adalah yang paling parah. Kerusakan yang terjadi pada kulit memiliki area yang lebih lebar dan merusak jaringan subkutan kulit.
Tanda-tanda luka bakar derajat ketiga meliputi:
Timbul area putih atau cokelat gelap pada kulit.
Kulit kasar dan terkelupas.
terdapat penebalan kulit yang tampak seperti lilin dan meluas.
Luka bakar derajat tiga sangat rentan terhadap infeksi,  dianjurkan cepat-cepat pergi ke IGD rumah sakit terdekat untuk ditangani. Biasanya, dokter akan memberikan rekomendasi untuk melakukan operasi untuk menghilangkan jaringan parut dan menyembuhkan luka bakar.

Hindari Penyakit dengan Cuci Tangan yang Benar
 Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan untuk mencegah penyebaran dan penularan penyakit. Tangan sering kali menjadi perantara dari berbagai bakteri untuk masuk ke dalam tubuh. Membiasakan mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi jumlah orang yang sakit diare sebesar 31%, dan mengurangi penyakit pernapasan seperti pilek sebesar 16-21%.
Berikut beberapa bahaya ketika Anda tidak mencuci tangan:
Tanpa disadari orang sering menyentuh mata, hidung, dan mulut mereka. Aktivitas ini bisa membuat kuman dengan mudah masuk ke dalam tubuh. Saat makan tanpa mencuci tangan, kuman yang berada di tangan bisa saja masuk ke minuman dan makanan, masuknya kuman dapat dimulai dari menyiapkan makanan atau saat mengonsumsinya. Kuman dapat berkembang biak pada beberapa jenis makanan dan minuman, sehingga dapat membuat Anda jatuh sakit.
Kuman dari tangan yang tidak dicuci  dapat berpindah ke benda lain. Misalnya, mainan, gagang pintu, atau permukaan meja.
Cara Mencuci Tangan dengan Benar
Inilah cara mencuci tangan dengan sabun yang benar, yaitu:
Buka keran air dan basahi kedua tangan.
Gunakan sabun secukupnya dan oleskan ke kedua tangan hingga menutupi seluruh permukaan tangan.
Gosokkan kedua telapak tangan secara bergantian.
Jangan lupa untuk menggosok area di antara jari-jari tangan dan juga punggung tangan hingga bersih.
Bersihkan pula ujung jari secara bergantian dengan mengatupkannya.
Bersihkan ibu jari tangan dengan menggenggam dan memutar ibu jari, lakukan secara bergantian pada kedua ibu jari
Lalu, letakkan ujung jari-jari ke telapak tangan, kemudian gosok perlahan. Lakukan secara bergantian dengan tangan lainnya.
Kemudian, bilas kedua tangan dengan air yang mengalir.
Segera keringkan kedua tangan menggunakan handuk atau tisu kering yang bersih.
Gunakan handuk atau tisu tersebut untuk menutup keran air.
Kapan harus mencuci tangan?
Cucilah tangan dengan sabun pada keadaan-keadaan berikut:
Sebelum makan.
Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan.
Sebelum dan sesudah kontak dengan orang sakit yaitu saat merawat atau mengunjunginya
Sebelum dan sesudah merawat luka.
Setelah menggunakan toilet.
Setelah mengganti popok dan membersihkan balita sehabis menggunakan toilet.
Setelah bersin atau batuk.
Setelah menyentuh sampah.
Setelah menyentuh atau membersihkan kotoran hewan.
Cuci tangan diperingati  setiap tanggal 15 Oktober atau dikenal dengan Global Handwashing Day . Biasakanlah mencuci tangan dalam kegiatan sehari-hari agar membantu menghindarkan Anda dan keluarga dari penyakit dan kuman yang selalu mengintai.

Baca Juga : Diare, Penyebab dan Cara Mengatasinya


Lindungi Anak dari Penyakit dengan Imunisasi

Menurut WHO, bila anak tidak imunisasi, maka anak tidak memiliki perlindungan terhadap penyakit serius yang bisa berakibat komplikasi parah bahkan kematian. Vaksin memberikan perlindungan pada tiap anak, baik yang divaksin maupun yang tak bisa divaksin karena kondisi khusus.Bila semua anak telah divaksin, maka risiko penularan penyakit mematikan bisa diminimalisasi atau bahkan hilang sama sekali.
Hepatitis B
diberikan untuk mencegah infeksi hati serius, yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Vaksin ini diberikan kurang dari 24 jam setelah bayi lahir, didahului dengan penyuntikan vitamin K, minimal 30 menit sebelumnya. Vaksin diberikan lagi pada usia 2, 3, dan 4 bulan.
Efek samping pemberian vaksin hepatitis B, seperti demam serta lemas. Pada kasus yang jarang terjadi, efek samping bisa berupa gatal-gatal, kulit kemerahan, dan pembengkakan pada wajah.
Polio
Polio merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Pada kasus yang parah, polio dapat menimbulkan keluhan sesak napas, kelumpuhan, hingga kematian.
Imunisasi polio diberikan saat anak baru dilahirkan hingga usia 1 bulan. Kemudian, diberikan vaksin kembali tiap bulan, yaitu saat anak berusia 2, 3, dan 4 bulan. Untuk penguatan, vaksin bisa kembali diberikan saat anak mencapai usia 18 bulan.
Vaksin polio bisa menimbulkan demam hingga lebih dari 390C. Efek samping lain yang dapat terjadi meliputi reaksi alergi seperti gatal-gatal, kulit kemerahan, sulit bernapas atau menelan, serta bengkak pada wajah.
BCG
Pemberian vaksin BCG bertujuan untuk mencegah perkembangan tuberkulosis (TB), penyakit infeksi serius yang umumnya menyerang paru-paru. Perlu diketahui,Vaksin BCG tidak bisa melindungi orang dari infeksi TB. Namun, vaksin BCG bisa mencegah infeksi TB berkembang ke kondisi penyakit TB yang serius seperti meningitis TB.
Vaksin BCG diberikan satu kali, yaitu saat bayi baru dilahirkan, hingga usia 2 bulan. Bila sampai usia 3 bulan atau lebih vaksin BCG belum diberikan, dokter akan mendiagnosa apakah bayi telah terinfeksi TB atau belum dengan melakukan uji tuberculin atau tes Mantoux.
Vaksin BCG akan menimbulkan bisul pada bekas suntikan dan muncul pada 2- 6 minggu setelah suntik BCG. Bisul bernanah tersebut akan pecah, dan meninggalkan jaringan parut. Efek samping lain yang mungkin muncul, seperti anafilaksis, sangat jarang terjadi.
DPT
Vaksin DPT merupakan jenis vaksin gabungan untuk mencegah penyakit difteri, pertusis, dan tetanus. Difteri merupakan kondisi serius yang dapat menyebabkan sesak napas, paru-paru basah, gangguan jantung, bahkan kematian.
Pertusis atau batuk rejan adalah penyakit batuk parah yang dapat memicu gangguan pernapasan, paru-paru basah (pneumonia), bronkitis, kerusakan otak, hingga kematian. Sedangkan tetanus adalah penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kejang, kaku otot, hingga kematian.
Vaksin DPT harus diberikan 4 kali, yaitu saat anak berusia 2, 3, dan 4 bulan. Vaksin dapat kembali diberikan pada usia 18 bulan dan 5 tahun sebagai penguatan. Setelah itu, pemberian vaksin lanjutan dapat diberikan pada usia 10-12 tahun, dan 18 tahun.
Efek samping yang muncul setelah imunisasi DPT cukup beragam, di antaranya adalah radang, nyeri, tubuh kaku, serta infeksi.
Hib
Vaksin Hib diberikan untuk mencegah infeksi bakteri Haemophilus influenza tipe B. Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan kondisi berbahaya, seperti meningitis, pneumonia, septic arthritis (radang sendi), serta perikarditis (radang lapisan pelindung jantung).
Imunisasi Hib diberikan 4 kali, yaitu saat anak berusia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan dalam rentang usia 15-18 bulan.
Vaksin Hib dapat menimbulkan efek samping, antara lain demam di atas 390C, diare, dan berkurangnya nafsu makan.
Campak
Campak adalah infeksi virus yang ditandai dengan gejala, seperti demam, pilek, batuk kering, ruam, serta radang pada mata. Imunisasi campak diberikan saat anak berusia 9 bulan. Vaksin ulangan (booster) kembali diberikan pada usia 18 bulan. Namun bila anak sudah mendapatkan vaksin MMR, pemberian vaksin campak kedua tidak perlu diberikan.
MMR
Vaksin MMR adalah vaksin kombinasi untuk mencegah campak, gondongan, dan rubella (campak Jerman). Ketiganya merupakan infeksi serius yang menyebabkan komplikasi berbahaya, seperti meningitis, pembengkakan otak, hingga hilang pendengaran (tuli).
Vaksin MMR diberikan pada saat anak berusia 15 bulan, kemudian diberikan lagi pada usia 5 tahun sebagai penguatan. Pemberian imunisasi MMR dilakukan dalam jarak minimal 6 bulan dengan imunisasi campak. Tetapi jika pada usia 12 bulan anak belum juga mendapatkan vaksin campak, maka dapat diberikan vaksin MMR.
Vaksin MMR dapat menyebabkan demam lebih dari 390C, gatal, gangguan dalam bernapas atau menelan, serta bengkak pada wajah.
Banyak isu negatif seputar imunisasi, diantaranya adalah isu vaksin MMR yang dapat menyebabkan autisme. Isu tersebut sama sekali tidak benar. Sampai saat ini tidak ditemukan kaitan yang kuat antara imunisasi MMR dengan autisme.
PCV
Vaksin PCV (pneumokokus) diberikan untuk mencegah pneumonia, meningitis, dan septikemia, yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae. Pemberian vaksin harus dilakukan secara berkelanjutan, yaitu saat anak berusia 2, 4, dan 6 bulan. Kemudian pemberian vaksin dilakukan lagi saat anak berusia 12-15 bulan.
Efek samping yang mungkin timbul dari imunisasi PCV, adalah pembengkakan dan kemerahan pada bagian yang disuntik disertai demam ringan.
Influenza
Vaksin influenza diberikan untuk mencegah flu. Vaksinasi ini bisa diberikan pada anak berusia 6 bulan dengan frekuensi pengulangan 1 kali tiap tahun, hingga usia 18 tahun.
Efek samping vaksin influenza, antara lain demam, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan sakit kepala. Selain itu, efek samping yang jarang muncul meliputi sesak napas, sakit pada telinga, dada terasa sesak, atau mengi.
Hepatitis A
Imunisasi ini bertujuan untuk mencegah hepatitis A, yaitu penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus. Vaksin hepatitis A harus diberikan 2 kali, yaitu pada rentang usia anak 2-18 tahun. Suntikan pertama dan kedua harus berjarak 6 bulan atau 1 tahun.
Vaksin hepatitis A dapat menimbulkan efek samping seperti demam,lemas,gatal-gatal, batuk, sakit kepala, dan hidung tersumbat.
Varisela
Vaksin ini diberikan untuk mencegah penyakit cacar air, yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Imunisasi varisela dilakukan pada anak usia 1-18 tahun. Bila vaksin diberikan pada anak usia 13 tahun ke atas, vaksin diberikan dalam 2 dosis terpisah, dengan jarak waktu pemberian minimal 4 minggu.
1 dari 5 anak yang menerima vaksin varisela mengeluhkan nyeri dan kemerahan pada area yang disuntik. Vaksin varisela juga dapat menimbulkan ruam kulit, tetapi efek samping ini hanya terjadi pada 1 dari 10 anak. (dikutip dari www.alodokter.com)

Jadwal Imunisasi Rutin Lengkap yang Wajib Anda Tahu

Imunisasi bertujuan meningkatkan pembentukan antibodi untuk memperkuat kerja sistem imun saat melawan bakteri atau kuman patogen yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya. Proses ini dilakukan dengan pemberian vaksin yang akan merangsang sistem kekebalan tubuh agar kebal terhadap penyakit tersebut. Tubuh memiliki antibodi alami atau yang disebut dengan kekebalan pasif. Namun ada juga kekebalan yang dibentuk setelah tubuh dimasukkan bakteri atau kuman yang dilemahkan sehingga tubuh akan membentuk antibodi dalam kadar tertentu atau yang disebut dengan kekebalan Aktif.
Agar antibodi tersebut terbentuk. Maka harus diberikan vaksn sesuai dengan jadwal yang telah ditetntukan. Sejumlah vaksin cukup diberikan satu kali, tetapi ada juga yang harus diberikan beberapa kali, dan diulang pada usia tertentu atau disebut dengan vaksin booster. Vaksin dapat diberikan dengan cara disuntik atau diteteskan pada mulut.
Imunisasi di Indonesia sudah menjadi program pemerintah dan masuk dalam Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Imunisasi ini dibagi menjadi imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan. Imunisasi ini dimulai dari umur bayi kurang dari 0 bulan hingga anak duduk di kelas 5 Sekolah Dasar dan sederajat.
Berikut jadwal Imunisasi Rutin Lengkap bagi bayi dan Anak;

Umur                                                   Jenis Imunisasi
< 24 jam                                               1 dosis hepatitis B

1 bulan                                                 1 dosis BCG dan polio tetes 1
2 bulan                                                 1 dosis DPT-hepatitis B-HiB 1, dan polio tetes 2,
3 bulan                                                 1 dosis DPT-hepatitis B-HiB 2, dan polio tetes 2,
4 bulan                                     1 dosis DPT-hepatitis B-HiB 3, dan polio tetes 4,Polio Suntk (IPV)
9 bulan                                                 1 dosis campak/MR
18 bulan-24 bulan                                1 dosis DPT-hepatitis B-HiB, dan campak/MR
Kelas 1 SD/ Madrasah/Sederajat          1 dosis campak dan DT
Kelas 2 SD/ Madrasah/Sederajat          1 dosis Td
Kelas 5 SD/ Madrasah/Sederajat          1 dosis Td

Penting diketahui imunisasi tidak memberikan perlindungan 100 persen pada anak. Perlindungan yang diberikan imunisasi sekitar 80-95 persen sehingga anak yang telah diimunisasi masih mungkin terserang suatu penyakit sekitar 5-15 persen.

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)

Pemberian Vaksin mungkin saja disertai efek samping atau yang lebih dikenal dengan istilah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). KIPI yang sering muncul antara lain demam ringan sampai tinggi, nyeri dan bengkak pada area bekas suntikan dan anak agak rewel. Tak perlu khawatir, reaksi tersebut akan hilang dalam 3-4 hari.
Bila anak mengalami KIPI seperti di atas, berikan kompres air hangat, dan obat penurun panas tiap 4 jam hingga demam hilang. Pakaikan anak baju yang tipis, tanpa diselimuti, berikan ASI lebih sering, berikan nutrisi tambahan dari buah dan susu. Bila kondisi terus berlanjut, segera periksakan anak ke dokter.
Sejumlah vaksin dapat menimbulkan efek alergi parah hingga kejang, namun efek ini sangat jarang terjadi. Bila anak pernah memiliki riwayat alergi, penting untuk disampaikan kepada tenaga kesehatan untuk mencegah timbulnya reaksi berbahaya saat pemberian vaksin maupun pengulangan vaksin (vaksin Booster).
Sayangi buah hati anda, pastikan mereka mendapatkan imunisasi rutin dan lengkap. Kunjungi sarana kesehatan seperti puskesmas dan posyandu. Dukung kegiatan imunisasi anak sekolah, agar anak anda terlindung dari penyakit berbahaya.

Lowongan Kerja Apoteker Penanggung Jawab Alkes
PT Parit Padang Global cabang Banjarmasin merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Distribusi Farmasi, Makanan dan Alat kesehatan. PT Parit Padang Global merupakan distributor produk SOHO Grup. PT Parit Padang Global mengoperasikan cakupan distribusi yang luas untuk produk perawatan kesehatan di Indonesia. Jaringannya yang luas menjangkau 95% rumah sakit dan apotek nasional serta gerai konsumen dan outlet modern - melalui 25 cabang, 3 kantor penjualan dan jaringan sub-distributor.
Selain mendistribusikan produk milik SOHO Grup, PPG mendistribusikan produk untuk 40+ prinsipal lainnya di seluruh Indonesia. PPG menyediakan distribusi terpadu, SCM, dan layanan logistik untuk berbagai produk farmasi, medical device, dan produk konsumen. 
Berikut info Lowongan Kerja dari PT Parit Padang Global cabang Banjarmasin;
Diperlukan CITO apoteker untuk menjadi Apoteker Penanggung Jawab Alat Kesehatan di Pedagang Besar Farmasi ( PBF) PT. Parit Padang Cabang Banjarmasin. Persyaratan yang harus dipenuhi calon pelamar adalah sebagai berikut :
- Wanita/pria
- Memiliki pendidikan terakhir : Profesi Apoteker
- Memahami dan memiliki pengetahuan tentang Regulasi Kefarmasian terutama CDAKB ( Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik)
- Memiliki Surat Tanda Registrasi Apoteker ( STRA) yang masih aktif
- Memiliki Surat Kompetensi yang masih berlaku
- Jujur
- Berdedikasi tinggi
- Bertanggung Jawab
- Proaktif dan Disiplin
Syarat administrasi yang harus dilengkapi :
- Fotokopi KTP
- Fotokopi Ijazah Apoteker
- Fotokopi transkrip nilai
- Foto berwarna terbaru 3x4 sebanyak 2 lembar
- Surat lamaran pekerjaan
- Riwayat hidup
Bagi anda yang bersedia, bersungguh-sungguh dan memenuhi persyaratan di atas dapat mengirimkan lamaran perkerjaan beserta Curiculum Vitae ke alamat : 
PT Parit Padang Global cabang Banjarmasin
Jl. H.Djok Mentaya No.4, Mawar, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70112. ( Masuk arah Hotel Nasa, sebelum Alfamart dan Plaza Telkom).

Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. Parit Padang cabang Banjarmasin atau menghubungi saudara Dokmauli di no 085251342592. Kami tunggu partisipasi anda.


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.