Cara Mudah Atasi Insomnia Tanpa Obat Tidur

Insomnia adalah keadaan berupa gangguan tidur yang membuat penderitanya sulit untuk tertidur, atau tidak cukup tidur. Insomnia menyebabkan  bangun menjadi lebih cepat dan tidak dapat kembali tidur atau mungkin masih merasa lelah ketika bangun.

Insomnia tidak hanya menyebabkan perubahan suasana hati (badmood) dan merusak kondisi tubuh, tetapi juga kesehatan, kinerja, dan kualitas hidup. Insomnia yang terus berlanjut dapat menyebabkan kondisi penderita tidak fit untuk melakukan aktivitas kesokan harinya. Tubuh menjadi lemas dan tidak bertenaga sehingga semangat kerja menurun.

Di zaman sekarang ini banyak orang dewasa mengalami insomnia jangka pendek (akut), yang berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu. Ini biasanya akibat dari stres atau peristiwa traumatis.

Namun sebagian orang mengalami insomnia jangka panjang (kronis) yang berlangsung selama sebulan atau lebih. Insomnia mungkin menjadi masalah utama, atau mungkin terkait dengan kondisi medis atau obat-obatan lainnya.


Berikut beberapa penyebab insomnia akut yang dikutip dari Mayo Clinic:

1. Tekanan hidup yang signifikan, seperti kehilangan sesuatu yang berharga, perceraian, dan stres pekerjaan
2. Adanya penyakit yang diderita
3. Ketidaknyaman emosional dan fisik
4. Faktor lingkungan suhu, berisik atau cahaya yang berlebihan yang bisa memengaruhi saat hendak tidur
5. Pengaruh obat, seperti orang yang sedang pengobatan flu, depresi, tekanan darah tinggi, dan asma
6. Pola tidur.

Penyebab insomnia kronik:

1. Kelelahan
2. Stres yang berkelanjutan
3. Mudah tersinggung
4. Cemas
5. Masalah pada konsentrasi

Insomnia bisa saja diatasi jika bisa memperbaiki gaya hidup dan pola tidur agar insomnia tidak selalu dialami. Di bawah ini ada beberapa cara mengatasi agar tak insomnia.

1. Perbaiki sleep hygiene
Tidak banyak tidur atau terlalu sedikit, olahragalah setiap hari, tidak memaksakan tidur, mempertahankan jadwal tidur yang teratur, menghindari kafein di malam hari, menghindari tidur saat lapar, hindari merokok, dan memastikan lingkungan tidur yang nyaman. Hal ini bisa mencegah insomnia pada penderitanya.

2. Teknik relaksasi
Teknik relaksasi adalah cara pencegahan insomnia yang paling manjur yang patut untuk dicoba. Meditasi bisa dilakukanuntuk relaksasi, selain itu perlu juga relaksasi pada otot-otot.

3. Kontrol stimulasi
Tidurlah jika mulai merasa mengantuk, jangan ditunda. Hindari menonton TV, khawatir di tempat tidur, atau membaca, dan makan. Setel alarm untuk waktu yang sama setiap pagi (bahkan akhir pekan) dan hindari juga tidur siang dalam waktu yang lama.

4. Batasi tidur
 Membatasi tidur yang berlebihan. Dengan banyak tidur pada siang hari akan membuat susah tidur di malam hari.

Sementara itu untuk mengatasi insomnia akut, diperlukan tindakan yang berbeda dibanding insomnia kronik.Insomnia akut biasanya tidak membutuhkan tidur sama sekali. Insomnia yang belum parah bisa dicegah atau diobati dengan mencoba melatih pola tidur yang baik. Jika insomnia membuat penderita mengalami penurunan kualitas hidup seperti kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari karena membuat keseharian menjadi lelah dan mengantuk, dokter akan memberikan obat tidur untuk waktu yang terbatas. Pengobatan onset cepat, jangka pendek, akan membantu mencegah efek samping seperti kelelahan di keesokan harinya.

Pengobatan insomnia untuk insomnia kronik meliputi pengobatan pertama pada kondisi yang mendasari atau masalah kesehatan yang menyebabkan insomnia. Jika insomnia berlanjut, dokter akan menyarankan terapi perilaku berupa pendekatan untuk membantu mengubah hal-hal yang memperburuk insomnia dan mempelajari kebiasaan baru untuk memudahkan tidur. Teknik seperti latihan relaksasi, membatasi tidur siang, akan bermanfaat.