Yuk Bantu Kurangi Polusi Udara dengan Cara Ini

Polusi udara menjadi isu serius di seluruh dunia. Di Indonesia, sejumlah kota besar dinilai belum memiliki kualitas udara yang baik menurut standar dunia sehingga lama kelamaan akan berdampak buruk pada kesehatan. Sebut saja ibukota Negara, Jakarta yang belakangan ini memiliki kualitas udara buruk dan beberapa kota di Kalimantan yang mulai diselimuti kabut.
Jika kondisi ini tidak segera ditanggulangi, beberapa dampak ini mungkin terjadi;
Menurunnya fungsi paru-paru
Meningkatnya penderita infeksi saluran pernafasan
Asma
Berat lahir rendah pada bayi
Kelahiran premature
Terganggunya perkembangan neurologis anak
Untuk mengurangi polusi dan meningkatkan kualitas udara sehingga lingkungan hunian semakin layak tinggal, berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan;
Bijak dalam Menggunakan Kendaraan
Penyumbang terbesar polusi udara adalah asap yang dihasilkan kendaraan. Gunakan transportasi umum untuk mengurangi asap kendaraan yang bisa mencemari udara. Selain itu gunakan tranportasi ramah lingkungan seperti bersepeda atau berjalan kaki jika tempat tujuan yang didatangi letaknya dekat
Manfaatkan Pekarangan untuk Berkebun
Berkebun di pekarangan bisa membuat lingkungan menjadi lebih sehat dan segar. Jika pekarangan tidak cukup besar, buatlah taman vertikal yang ditempatkan secara indoor ataupun outdoor atau membuat taman dengan sistem hidroponik yang tidak memerlukan media tanah.
Kurangi Rokok
Polusi udara  dapat  berasal dari asap rokok yang mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia yang dapat menyebabkan. Jika mengurangi aktivitas merokok masih sulit dilakukan, merokoklah  di area khusus merokok, serta menghindari merokok berdekatan dengan anak karena terdapat risiko tinggi terkena penyakit pernafasan.
Mengurangi Produk Kemasan
Penyumbang polusi udara terbesar adalah  Plastik, kardus dan aluminium. Sebaiknya, mulai perhatikan penggunaan produk kemasan seperti memilih kemasan yang dilengkapi label daur ulang, membawa tas kain belanja sendiri saat berbelanja di swalayan, membeli produk hasil bumi dan tidak menggunakan produk yang dikemas dalam bentuk kaleng atau beku.
Selain itu, hindari pula membeli produk yang dikemas menggunakan styrofoam. Styrofoam merupakan bahan yang sulit didaur ulang dan berkontribusi besar terhadap polusi melalui pelepasan hidrokarbon, sehingga baiknya kamu membawa wadah makanan sendiri atau meminta penjual makanan untuk mengemasnya menggunakan wadah berbahan kardus.
Kurangi Penggunaan Alat Elektronik
Himbauan untuk mematikan lampu saat meninggalkan ruangan sangatlah penting untuk diikuti karena tindakan kecil tersebut berperan besar dalam mengurangi polusi udara. Mulai dari sekarang, jangan hanya sekadar mematikan lampu, namun meminimalisir penggunaan alat elektronik lain seperti mencabut kabel listrik jika tidak digunakan, menggunakan alat elektronik seperti lampu dan pendingin ruangan yang hemat energi, atau menggunakan satu lampu utama di hunian saat malam hari.
Jangan membakar sampah.
Membakar sampah adalah salah satu sumber utama polusi di negara ini, jadi jangan membakar sampah, sebaiknya kumpulkan sampah di tempat pembuangan sampah.
Konsumsi Makanan Sehat
Makan makanan sehat yang terutama kaya antioksidan, seperti buah-buahan dan sayuran segar. Antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari efek bahaya radikal bebas yang diciptakan oleh pencemaran udara.
 Mulailah mempraktekkan aktivitas di atas untuk membantu mengurangi pencemaran udara, agar kualitas udara semakin baik sehingga kesehatan juga terjaga.