Articles by "msg"

Tampilkan postingan dengan label msg. Tampilkan semua postingan

Kamu Harus Tahu! Inilah 5 Hoax Seputar Kesehatan yang Paling Populer
Kamu Harus Tahu! Inilah 5 Hoax Seputar Kesehatan yang Paling Populer
Halo sobat sehat. Siapa sih hari ini yang tidak menggunakan social media? Tentu kita tidak asing lagi dengan aplikasi social media Facebook dan WhatsApp. Selain mudah digunakan untuk berkomunikasi, ternyata kedua aplikasi tersebut seringkali digunakan untuk menyebarkan informasi tak terkecuali mengenai kesehatan. Namun sangat disayangkan, ternyata informasi yang disebarkan tidak selalu valid atau dapat dipertanggungjawabkan.

Banyak beredar informasi sesat mengenai kesehatan. Misalnya saja HIV Aids dapat menular melalui udara. Informasi yang tidak benar semacam itu apalagi yang berhubungan dengan kesehatan, akan membahayakan bukan hanya bagi diri sendiri namun juga orang lain. Jangan sampai kita salah melakukan penanganan hanya gara-gara informasi sesat yang beredar melalui sosial media.
5 Hoax Seputar Kesehatan

Maka dari itu, kita harus mengetahui beberapa hoax yang banyak tersebar di broadcast baik WhatsApp atau Facebook supaya kita tidak salah kaprah dalam menyikapi suatu penyakit ataupun memberikan penanganan. Berikut adalah 5 hoax seputar kesehatan yang masih sering beredar di media sosial :

1. MSG berbahaya bagi otak
Hoax ini sudah menyebar ke berbagai kalangan melalui berbagai platform media. Mulai dari informasi bahwa MSG membuat otak lemot sampai MSG yang menyebabkan kanker dan tumor otak. Padahal penelitian sudah menunjukan bahwa MSG tidak menyebabkan kerusakan otak. Direktur BPOM dan WHO juga sudah mengkonfirmasi bahwa tingkat toksisitas MSG rendah dan tidak berbahaya.

2. Mie Instan sebabkan kematian
Banyak sekali informasi yang mengatakan bahwa mie instan adalah penyebab dari kematian. Misalnya saja mie instan yang dikonsumsi bersamaan dengan coklat. Ataupun mie instan yang kemudian menyebabkan tumor dan kanker. Padahal ahli gizi mengonfirmasi bahwa mengkonsumsi mie instan tidak berbahaya selama masih dalam batas yang wajar.
3. Stroke disebabkan oleh mandi air dingin
Siapa nih yang sering takut saat mandi malam hari karena khawatir terkena serangan stroke? Penyebab stroke bukanlah disebabkan oleh guyuran air dingin. Tidak ada bukti empiris yang menunjukan bahwa air dingin dapat menyebabkan kerusakan otak yang pada akhirnya menimbulkan stroke.

Pola tidur yang tidak teratur sesungguhnya lebih berdampak pada kesehatan dibandingkan dengan mandi air dingin. Jadi sebisa mungkin jaga pola tidur dan berhati-hati dalam menjaga makan supaya terhindar dari berbagai macam penyakit.

4. Virus HIV dalam Pembalut
Sudah tak terbilang lagi jumlah hoax mengenai virus HIV. Salah satunya adalah hoax mengenai virus HIV yang dimasukan ke dalam pembalut. Padahal penyebaran virus HIV harus terjadi secara langsung dengan perantara inang. Misalnya lewat darah ataupun cairan tubuh. Pembalut tidak dapat dijadikan inang bagi virus HIV.

5. Bayam dan Tahu Picu Kista
Sayur yang bermanfaat bagi kesehatan juga tidak luput dari hoax. Informasi yang tersebar mengatakan bahwa mengkonsumsi bayam dan tahu pada saat yang bersamaan dapat memicu kista.

Padahal dokter spesialis kandungan memberikan konfirmasi bahwa tidak ada kaitannya antara bayam dan tahu dengan kista. Pasalnya kista disebabkan oleh pertumbuhan abnormal pada lapisan endometrium bukan karena makanan.

6. Vaksin HPV Menyebabkan Menopause Dini
Vaksin HPV diberikan untuk mencegah kanker serviks pada anak usia SD. Namun hoax yang beredar adalah pemberian vaksin ini akan menyebabkan menopause dini bagi anak-anak. Padahal vaksin ini sudah teruji dan dinyatakan aman oleh WHO untuk digunakan. Artinya tidak akan menyebabkan menopause bagi anak-anak.
Demikian 6 informasi kesehatan yang ternyata hoax. Yuk lebih berhati-hatilah dalam memilih dan menerima informasi! Hubungi pihak yang terpercaya dan profesional jika Anda menemukan keraguan dalam informasi mengenai kesehatan.


5 Fakta Yang Benar Penggunaan MSG (Monosodium Glutamat)

Monosodium Glutamat (MSG) atau biasa dikenal micin masih menjadi isu kesehatan yang kontroversial di kalangan masyarakat. Tak jarang, seseorang yang memiliki kebiasaan lama berpikir selalu dibilang karena kebanyakan makan micin. Selain itu, masih banyak kontroversi mengenai MSG atau Monosodium Glutamat yang berkembang di masyarakat seperti bahan tambahan pangan yang berbahaya dan harus dihindari.

Padahal Monosodium Glutamat menjadi bahan dasar tambahan banyak makanan yang disukai masyarakat Indonesia. Sebut saja segala jenis makanan mie pasti menggunakan MSG sebagai penyedap seperti mie ramen, mie ayam, dan lainnya. Untuk itu, kamu harus tahu fakta yang sebenarnya tentang MSG agar tak salah paham.

BACA JUGA : Cerdas Gunakan Obat dengan Tanya Lima O

Berikut lima fakta yang seharusnya kamu ketahui tentang MSG.

Terbuat dari Fermentasi Tebu

MSG sebagai bahan tambahan penyedap rasa sebenarnya terbuat dari tetes tebu melalui proses fermentasi. Namun masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa MSG terbuat dari zat kimia sintetik atau zat aditif.

3 Kandungan Utama MSG

Kandungan zat dalam MSG terdiri dari tiga komponen utama, yaiitu asam glutamate sebesar 78%, natrium sebesar 12%, dan air sebesar 10%. Sebagai zat utama, asam glutamat merupakan asam amino yang tidak berbeda dengan asam glutamat yang terkandung dalam makanan alami sehari-hari seperti tomat, susu, dan keju.

Mudah Larut dalam Metabolisme Tubuh

Faktanya, MSG merupakan zat yang mudah larut dan dapat dimetabolisme dengan baik dalam tubuh.Hasilnya, Monosodium Glutamat aman digunakan sebagai penyedap rasa dalam makanan.

Sudah Diakui Lembaga Makanan Dunia

Meskipun masih banyak masyarakat yang memandang salah tentang MSG. Faktanya, MSG merupakan bahan tambahan pangan yang sudah diakui keamanannya oleh beberapa lembaga makanan dunia. Sebut saja lembaga Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA), Food and Drug Admonistration (FDA), dan di Indonesia sudah melewati Kementerian Kesehatan serta BPOM RI.

Aturan MSG di Indonesia

Di Indonesia, MSG diatur berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 033 Tahun 2012. Peraturan tersebut menyebut bahwa Monosodium Glutamat merupakan bahan yang aman dan diizinkan untuk dikonsumsi dengan takaran penggunaan secukupnya


Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.