Articles by "sayur"

Tampilkan postingan dengan label sayur. Tampilkan semua postingan

Bahaya Cacingan pada Anak
Cacingan merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh anak-anak.Cacingan dapat menghambat perkembangan anak anda sehingga tidak bisa diremehkan.Hal ini dikarenakan cacing akan menyerap sari-sari makanan yang ada dalam sel-sel darah dan usus.

Penyebab Cacingan
Kurangnya kesadaran akan kebersihan pada anak adalah penyebab utama penyakit cacingan. Orang tua dan anak harus dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah masuknya telur cacing ke dalam tubuh baik dari makanan dan minuman yang tidak higienis atau dari masakan yang dimasak dengan tidak benar.
Telur cacing dapat masuk dan tinggal di dalam tubuh anak dengan berbagai cara.Telur cacing masuk ke dalam organ-organ tubuh melalui saluran pencernaan, kulit, usus, paru-paru, bahkan otot.

Ciri-Ciri Anak Cacingan
Gejala-gejala yang mungkin muncul ketika anak cacingan ;
• Mengeluh gatal yang terus-menerus di sekitar anus.
• Susah tidur karena merasakan gatal di sekitar anus.
• Sekitar anus terasa nyeri dan terjadi iritasi.
• Ditemukan adanya cacing pada feses atau tinja Si Kecil.
• Anak terlihat lesu.
• Tidak nafsu makan.
• Perut buncit, tapi bagian tubuh lain sangat kurus.
• Mual dan muntah.
• Sering sakit perut, diare berulang, dan kembung.

Bahaya Cacingan
Saat telur cacing masuk ke dalam tubuh, telur akan menetas larva cacing akan masuk ke pembuluh darah dan menetap di dinding usus. cacing kemudian berkembang biak dan membuat koloni dalam usus, cacing akan menyerap habis makanan yang masuk ke dalam tubuh. Akibatnya pertumbuhan anak menjadi terhambat akibat kekurangan gizi.
Anak juga bisa menderita anemia (kekurangan sel darah merah) yang menyebabkan pasokan oksigen ke otak terganggu. Kurangnya pasokan oksigen ini akan mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Anemia juga bisa mengganggu daya tahan tubuh anak, sehingga berisiko terserang penyakit lain. Bahkan, cacingan juga bisa menyebabkan radang paru, gangguan hati, bahkan penyumbatan usus.

Cara Mencegah dan Mengatasi
Agar Anak terhindar dari cacingan, kita harus membiasakan diri untuk hidup bersih, hal-hal yang mungkin dilakukan seperti :
• Biasakan mencuci tangan setelah aktivitas di luar rumah, sebelum tidur, sebelum dan sesudah makan.Cuci tangan dengan air dan sabun. Cuci tangan hingga benar-benar bersih sampai di sela-sela jari serta kuku..
• Gunakan alas kaki saat bermain di luar, cuci kaki setelah bermain dan bepergian.
• Jaga kebersihan kuku tangan dan kaki. Rutinlah memotong kuku tangan dan kaki.
• Cuci bahan makanan dengan air bersih yang mengalir dan tutup makanan di atas meja agar tak dihinggapi lalat. Lalat juga bisa membawa telur-telur cacing.
• Hindari jajan atau membeli makanan di tempat sembarangan.
• Rutin minum obat cacing tiap 6 bulan sekali

Pemerintah secara rutin mengadakan program pemberian obat cacing pada bulan Februari dan Agustus di puskesmas, pustu, posyandu,sekolah, TK dan PAUD. Jadi kunjungilah sarana kesehatan tersebut agar anak  dapat memperoleh obat cacing secara gratis.







Yuk Berikan Vitamin A untuk Anak!

Vitamin A  banyak ditemukan pada daging, hati, produk olahan susu dan telur, buah-buahan, sayuran hijau, dan minyak sawit merah. Vitamin A sering kali dihubungkan dengan masalah kebutaan, tetapi mikronutrisi yang terkandung dalam vitamin A juga berperan penting sebagai penyokong sistem imun. Defisiensi vitamin A dalam tubuh akan menyebabkan kerja sistem imun terhambat untuk melawan penyakit, seperti diare, campak, dan infeksi gangguan pernapasan.

Apa akibatnya jika anak kekurangan vitamin A?

Kurang Vitamin A (KVA) masih merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia terutama di Negara berkembang dan dapat terjadi pada semua umur terutama pada masa pertumbuhan . kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kelainan pada mata yang umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan s/d 4 tahun yang menjadi penyebab utama kebutaan di negara berkembang.
Anak-anak yang menderita Kurang Energi Protein (KEP) atau gizi buruk biasanya mengalami  kekurangan asupan zat gizi sangat kurang, termasuk zat gizi mikro dalam hal ini vitamin A. Akibatnya anak yang menderita kekurangan vitamin A mudah terserang infeksi seperti infeksi saluran pernafasan akut,campak,cacar air,diare dan infeksi lain karena daya tahan anak menurun. Namun masalah kekurangan vitamin A dapat juga terjadi pada keluarga dengan penghasilan cukup. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan orang tua terutama ibu tentang gizi yang baik. Gangguan penyerapan pada usus juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin A. kekurangan vitamin A akan menurunkan sistem daya tahan tubuh dan produksi sel darah merah (hematopoiesis), menyebabkan ruam kulit, dan gangguan penglihatan (contohnya xerophthalmia, rabun malam).

Penyebab kekurangan vitamin A diantaranya adalah
Kurang asupan gizi
Malabsorpsi lemak
Gangguan hati
Penurunan bioavailabilitas karotenoid provitamin A
Masalah pada sustem pencernaan, penyimpanan, atau pengangkutan vitamin A

Gangguan pada sistem pencernaan atau penyimpanan biasa ditemukan pada penyakit celiac disease, cystic fibrosis, gangguan pancreas, obstruksi usus dua belas jari, diare kronis, obstruksi saluran empedu, giardiasis, dan sirosis. Kekurangan vitamin A umumnya ditemukan bersamaan dengan kekurangan gizi protein-energi yang berkepanjangan, yang tidak hanya diakibatkan oleh pengaturan pola makan yang buruk, tetapi juga karena sistem penyimpanan dan pengangkutan vitamin A yang tidak dapat bekerja dengan baik.

Pada anak yang terjangkit campak kronis, terapi vitamin A dapat mempercepat pemulihan dengan mengurangi tingkat keparahan tanda-tanda penyakit dan risiko kematian.

Berapa banyak vitamin A yang diperlukan anak?
Usia 1 – 3 tahun: 1,000 IU, atau 300 mikrogram (mcg) retinol activity equivalent (RAE) vitamin A setiap hari
Usia 4 tahun dan lebih: 1,333 IU, atau 400 mcg RAE setiap hari
Teknis pelaksanaan pemberian vitamin A

Vitamin A dosis tinggi diberikan kepada seluruh anak balita umur 6-59 bulan secara serentak, dimana untuk :
• Bayi (6-11 bulan) pada bulan Februari atau bulan Agustus
• Anak balita (12-59 bulan) pada bulan Februari dan Agustus

Vitamin A dapat anda peroleh secara gratis di sarana kesehatan seperti, Puskesmas, Pustu, polindes, praktek dokter/bidan swasta, posyandu, sekolah, TK, dan PAUD pada bulan Februari dan Agustus.
.

"Likopen" Antioksidan yang Banyak Manfaat

Likopen atau lycopene adalah pigmen karotenoid, yaitu fitokimia yang terdapat dalam buah atau sayuran. Likopen merupakan senyawa karotenoid paling umum dalam tubuh manusia. Likopen dikenal memiliki khasiat antioksidan kuat. Antioksidan sangat penting untuk menjaga kesehatan jaringan dan organ karena berfungsi sebagai penangkal radikal bebas dalam tubuh. Kelebihan radikal bebas dari sisa metabolisma dapat menyebabkan kerusakan sel yang berpotensi menimbulkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan.

Likopen mempunyai sifat antioksidan yang sangat berguna untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang menyerang dan merusak sel-sel tubuh. Likopen memiliki kemampuan mencegah kanker terutama kanker perut, kanker kolon, kanker paru-paru, kanker kulit, kanker prostat, kanker serviks, dan kanker payudara.

Likopen sangat baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah karena memiliki potensi mencegah aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. Likopen juga bermanfaat mengurangi inflamasi atau peradangan, menjaga kesehatan mata, dan menjaga kesehatan kulit. Likopen juga sangat ampuh mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV (ultraviolet) dari cahaya matahari dan banyak digunakan pada beberapa produk perawatan kulit.

Sejumlah penelitian telah membuktikan likopen pada tomat dapat meningkatkan jumlah sperma sampai 70 persen. Dari penelitian sementara didapat adanya hubungan antara likopen dan kualitas sperma. Sejumlah penelitian lainnya juga menemukan likpen dapat memperlambat perkembangan kanker prostat dan memperlambat pembesaran prostat.

Likopen juga bermanfaat bagi kesehatan tulang.Likopen mampu meredakan stres oksidatif yang menyebakan struktur tulang rapuh dan lemah. Dengan memperlambat apoptosis (kematian sel) yang menyebabkan melemahnya tulang serta memperkuat arsitektur tulang seluler, ia dapat membuat tulang menjadi lebih sehat dan kuat.

Makanan sumber Likopen

Likopen banyak terdapat dalam sayuran dan buah yang berwarna cerah seperti merah, kuning, atau oranye. Selain dari bahan makanan alami, anda juga dapat memperoleh asupan likopen dari suplemen vitamin yang mengandung likopen Tomat adalah sumber makanan terbesar dengan kandungan ini.

Berikut beberapa buah dan sayur yang mengandung paling banyak likopen per 100 gram:
Tomat: 21,8 mg
Jambu biji: 5,2 mg
Semangka: 4,5 mg
Tomat segar: 3,0 mg
Pepaya: 1,8 mg
Jeruk merah muda: 1,1 mg
Paprika merah manis yang dimasak: 0,5 mg

Sampai saat ini,belum ada rekomendasi nilai asupan untuk likopen. Salah satu studi menyebutkan asupan antara 8-21 mg per hari sudah dianggap cukup efektif.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.