Articles by "sehat"

Tampilkan postingan dengan label sehat. Tampilkan semua postingan

Mengenal Kebiri Kimia, Hukuman bagi Pelaku Pelecehan Seksual
Secara umum, ada dua teknik kebiri. yaitu kebiri fisik, dan kedua, kebiri kimiawi. Kebiri fisik dilakukan dengan mengamputasi organ seks eksternal seseorang. Hal ini akan membuat yang bersangkutan berkurang hormon testosteronnya sehingga mengurangi dorongan seksual. Berbeda dengan kebiri fisik, kebiri kimia atau kebiri kimiawi dilakukan dengan cara menyuntikkan zat kimia anti-androgen ke tubuh.Tujuannya, mengurangi produksi hormon testosteron. Efek akhirnya sama seperti kebiri fisik

Awal mula praktik kebiri kimia adalah pada tahun1944 dengan tujuan mengurangi kadar hormon testosteron pada pria. untuk mematikan dorongan seksual seseorang yang memperlihatkan perilaku seksual menyimpang kadang digunakan zat penenang benperidol. Namun ternyata benperidol tidak mempengaruhi testosteron dan bukan zat yang tepat untuk pengebirian. Kebiri kimia dipandang sebagai salah satu alternatif mudah untuk hukuman seumur hidup daripada hukuman mati karena praktik ini mengizinkan pelaku pelecehan seksual dibebaskan di saat dia sedang menjalani proses kebiri kimia.

Kebiri kimia merupakan proses menurunkan hasrat seksual dan libido, obat-obatan yang digunakan adalah anafrodisiak. waktu yang dibutuhkan  untuk terapi kebiri setidaknya 3-5 tahun. Kebiri kimia tidak lagi efektif setelah terapi dihentikan.

Leuprorelin adalah obat yang sering digunakan dalam kebiri kimia, berfungsi 'mengobati' kesulitan mengendalikan gairah seksual, sadisme, atau kecenderungan membahayakan orang lain. Obat lain yang bisa digunakan untuk terapi kebiri kimia adalah medroksiprogesteron asetat, siproteron asetat, dan LHRH yang berfungsi untuk mengurangi testosteron dan estradiol.

Dampak kebiri kimia
Meski dinilai lebih efektif, namun penerapan kebiri kimia dikabarkan memiliki efek samping bagi tulang hingga jantung. Efek samping yang mungkin muncul pada kebiri kimia adalah osteoporosis, penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Munculnya efek samping tersebut karena terapi kebiri kimia dapat mempengaruhi estrogen. Walaupun hormone estrogen lebih banyak terdapat pada organ reproduksi wanita, tapi hormon estrogen juga berperan penting dalam pertumbuhan tulang, fungsi otak, dan proses kardiovaskular pada pria. Efek samping lain adalah depresi, infertilitas, anemia, dan menimbulkan rasa panas pada tubuh.
Pria yang diberikan obat antiandrogen berpotensi mengalami kemandulan karena kemungkinan tidak memiliki sel spermatozoa



Bagaimana Cara Penggunaan Obat Berdasarkan Bentuk Sediaan?
Bentuk sediaan obat yang paling lazim kita temui adalah tablet, kapsul atau pil. Masing-masing berbeda bentuk dan bahan pembuatnya,sehingga beda pula cara mengonsumsinya.

1. TABLET
Berbentuk bulat  dan pipih. Ada yang seperti silinder pipih, ada juga yang pinggirannya melengkung seperti tablet salut.
Umumnya digunakan dengan cara ditelan (melalui saluran cerna), disebut penggunaan ORAL. Ada juga yang digunakan melalui vagina, disebut TABLET VAGINA.Jika berbentuk bulat lonjong seperti kapsul, disebut KAPLET.
TABLET yang dimaksud di sini adalah tablet biasa yang digunakan melalui oral (mulut).
Bahan pembuatnya selain obat (zat aktif) biasanya berupa tepung amylum, zat pengikat, penghancur, pewarna, dll.
Zat-zat tersebut ditambahkan agar tablet hancur dalam saluran cerna dan melarutkan obat di dalam darah. Tablet untuk obat magh (antasida) dikunyah lebih dulu dan rasanya seperti permen, agar tidak perlu dihancurkan dulu oleh lambung yang sedang sakit. Tablet jenis ini disebut TABLET KUNYAH (Chewable Tablet)

2. KAPSUL
Berbentuk bulat lonjong, berupa cangkang dari gelatin yang mudah hancur di dalam darah. Kapsul berisi serbuk obat biasanya dapat dibuka, sedangkan kapsul berisi cairan tidak dapat dibuka, disebut KAPSUL LUNAK (Soft Capsule). Kapsul tidak boleh disimpan di tempat yang panas atau lembab agar cangkangnya tidak rusak. Biasanya di dalam botol kemasan kapsul disertakan SILIKA GEL sebagai pengering agar kapsul tidak rusak. Atau kapsul dibungkus kemasan blister. Umumnya kapsul digunakan melalui oral.

3. PIL
Berbentuk bulatan kecil seperti bola. Ukurannya bisa berbeda tergantung kandungan obatnya. Umumnya pil dilapisi zat gula atau zat tertentu pada bagian luar, agar bentuknya tetap utuh.
Seringkali Tablet keliru disebut Pil, padahal bentuk dan bahannya berbeda. Umumnya pil digunakan melalui oral.

Baik tablet (biasa), kaplet, kapsul atau pil yang ditujukan untuk penggunaan melalui mulut (oral),
tidak dianjurkan menggunakannya pada bagian luar badan, misalnya kapsul dibuka atau tablet dihancurkan kemudian ditabur pada kulit.
4. TABLET SALUT
 adalah tablet yang diberi lapisan (salut) dengan bahan tertentu seperti salut gula, salut tipis (enterik dan non enterik), salut film, dll.
Tujuan penyalutan tablet ada berbagai alasan, antara lain untuk melindungi obat (kandungan zat aktif) dari udara, kelembaban atau cahaya, apabila zat tidak stabil; menutupi rasa dan bau yang tidak enak; membuat penampilan lebih baik; atau mengatur pelepasan obat dalam saluran cerna.

Berdasarkan jenis bahan penyalut, ada beberapa jenis tablet salut:

a. Tablet Salut Gula (Dragee)
Disalut dengan gula, biasanya untuk menghilangkan rasa pahit atau tidak enak dari obat.
b. Tablet Salut Selaput (film-coated tablet)
Disalut dengan lapisan hidroksipropil metil selulosa, metil selulosa, hidroksi propil selulosa, Na-CMC dan campuran selulosa asetat ftalat dengan polietilenglikol (PEG) yang tidak mengandung air atau mengandung air.

c. Tablet Salut Kempa
Disalut secara kempa cetak sehingga tablet menjadi berlapis.

d. Tablet Salut Enterik (Enteric coated tablet) atau lepas tunda
Disalut dengan bahan yang tidak dapat hancur dalam lambung. Biasanya digunakan untuk menunda pelepasan obat sampai tablet melewati lambung dan pecah di dalam usus.
e. Tablet Lepas Lambat
Tablet dibuat sedemikian rupa agar zat aktif tetap tersedia di dalam darah selama jangka waktu tertentu setelah obat diberikan. Tujuannya agar memperpanjang efek dari obat.

Semua jenis tablet salut sebaiknya tidak diracik atau dihancurkan, melainkan ditelan dalam keadaan utuh. Umumnya digunakan melalui oral (mulut). Artikel ini dikutip dari ig @gemacermat.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menggunakan Tablet Kunyah , Tablet Sublingual dan Tablet Bukal?

Amankah Mengonsumsi Obat Kedaluwarsa?

Menurut Perka BPOM,Batas kedaluwarsa adalah keterangan batas waktu obat, obat tradisional, suplemen makanan, dan pangan layak untuk dikonsumsi dalam bentuk tanggal, bulan, dan tahun, atau bulan dan tahun
Tanggal kadaluwarsa adalah tanggal terakhir penggunaan yang aman dari produsen obat (pabrik farmasi) yang menjamin obat dapat memberikan potensi yang aman dan optimal. Tanggal kedaluwarsa obat harus tertera pada label obat.
Saat kemasan obat dibuka, maka tanggal kedaluwarsa yang tertera tidak lagi berlaku, hal ini disebabkan adanya perubahan kondisi di dalam kemasan, seperti suhu dan cahaya yang akan mempengaruhi kecepatan waktu kedaluarsa obat. Oleh karena itu, beberapa produsen mencantumkan, “jangan gunakan setelah…” atau “buang setelah…”.
Minum obat kedaluwarsa memungkinkan menyebabkan penyakit yang lebih serius dan ketahanan (resistensi) antibiotik, karena obat yang kedaluwarsa tertentu berisiko ditumbuhi bakteri, sehingga kemungkinan antibiotik gagal mengobati infeksi.
Bolehkah Obat-obatan yang Kedaluwarsa Digunakan?
Bolehkah obat Expired diminum? Bila ingin mengonsumsi, pastikan waktu kedaluwarsa, penyimpanan obat, jenis obatnya, dan bentuk fisik obat, apakah ada perubahan warna, bentuk atau bau dari obat.
Kenyataannya, sulit untuk menentukan sampai kapan batas penggunaan obat kadaluwarsa tersebut dapat memberikan potensi yang optimal. Hal ini tergantung komposisi obat, jenis bahan pengawet yang digunakan, perubahan suhu, cahaya, kelembapan, cara penyimpanan dan kondisi tempat penyimpanan lainnya. Potensi obat dapat berkurang setelah kemasan dibuka.
Obat Kedaluwarsa yang Tidak Boleh Digunakan
1. Sunscreen
Segera buang sunscreen yang sudah kedaluwarsa karena beberapa penelitian menunjukkan bahwa sunscreen yang kedaluwarsa dapat menyebabkan kanker kulit. Bila botol sunscreen sering terkena sinar matahari langsung, lebih baik sunscreen dibuang bahkan sebelum melewati tanggal kedaluwarsa. Paparan panas secara terus menerus dapat mempercepat pemecahan bahan-bahan aktif di dalamnya sehingga kulit Anda tidak terlindungi.
2. Obat kumur
Efek obat kadaluwarsa dari obat ini berpotensi menyebabkan pertumbuhan bakteri karena kandungan air yang cukup tinggi. Setelah melewati tanggal kedaluwarsanya, kemampuan bahan-bahan aktif di dalamnya mulai menurun.
3. Obat sirup
Obat dalam bentuk sirup dan suspensi mudah mengalami kerusakan dibandingkan obat-obat lainnya. Kandungan Alkohol dalam sirup dapat menguap dan potensi bahan aktif dapat berkurang serta mengendap di dasar botol sehingga tidak dapat bekerja secara optimal. Hal ini penting untuk diperhatikan, terutama bila menyangkut pengobatan infeksi menggunakan antibiotik. Resistensi antibiotik dapat terjadi apabila menggunakan obat-obatan sub-poten.
4. Krim/ salep
Setelah melewati tanggal kedaluwarsa, zat aktif dalam obat mulai menghilang, sehingga obat bentuk krim/ salep sebaiknya dibuang. Bila obat-obatan dalam bentuk krim/ salep mulai terbentuk bubuk atau menggumpal disertai dengan bau yang kuat atau mengering sebaiknya segera dibuang.
5. Pasta gigi
Fluorida kehilangan efektivitasnya setelah dua tahun, sehingga penggunaan pasta gigi kedaluwarsa tidak memberikan perlindungan terhadap gigi berlubang dan plak.
6. Obat tetes mata
Obat ini mudah terkontaminasi bakteri terutama jika ujung penetes menyentuh mata yang sakit. Penyimpanan pada suhu sedang dapat mempercepat pertumbuhan bakteri sehingga harus disimpan dalam kulkas. Obat tetes mata yang keruh menunjukkan adanya kontaminasi walaupun tanggal kedaluwarsanya masih lama. Hal ini juga berlaku untuk obat dalam bentuk sediaan cair lainnya.
7. Vaksin, insulin, dan obat dari bahan biologis lain
Obat jenis ini mudah mengalami degradasi setelah melewati tanggal kedaluwarsa sehingga sebaiknya dibuang saja.
8. Nitrogliserin oral (NTG)
Obat yang digunakan untuk angina (nyeri dada), dapat kehilangan potensinya dengan cepat setelah botol obat dibuka.
9. Tetrasiklin
Tetrasiklin dapat menghasilkan metabolit toksik, tetapi ini kontroversial di antara para peneliti.
10. Obat-obatan usang
Obat dalam bentuk bubuk atau yang sudah rapuh, obat-obatan yang berbau kuat, atau obat-obatan yang mengering  harus dibuang.
Efek Minum Obat Kedaluwarsa
Tidak ada laporan secara spesifik atau penelitian khusus yang menghubungkan minum obat kedaluwarsa terhadap keracunan pada manusia. Namun, kemungkinan menyebabkan penyakit yang lebih serius dan resistensi antibiotik.
Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter bila tidak sengaja mengonsumsi obat kedaluwarsa.
Hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam konteks obat kedaluawarsa adalah keamanannya. Unsur kimia dan fisik obat dapat berubah seiring waktu, yang dapat menyebabkan masalah keamanan. Sering ada tanda-tanda fisik dari perubahan ini, seperti perubahan warna dari obat yang kedaluwarsa.
Sangat sulit untuk menentukan apakah obat kedaluarsa aman atau tidak, sehingga profesional medis merekomendasikan untuk tidak menggunakannya, karena risiko yang tidak diketahui dari obat expired tertentu.
Penyimpanan obat yang baik dan benar mampu membantu menjaga potensi dalam waktu yang lama. Sebaiknya obat tidak disimpan dalam tempat yang panas dan lembap. Agar tetap stabil, sebaiknya obat disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Pastikan bungkus obat tetap utuh dan jauhkan dari jangkauan anak maupun binatang peliharaan.

Baca Juga : Cara Tepat Mengelola Obat Kadaluarsa

Lowongan Kerja Di PT Daya Muda Agung cabang Banjarmasin

PT. DAYA MUDA AGUNG (DMA), adalah salah satu anak perusahaan dari Grup Mahakam yang mendistribusi produk farmasi dan konsumen dengan 15 cabang; 10 di Jawa, 2 di Sumatra, 1 di Sulawesi, 1 di Bali, 1 di Kalimantan dan 3 sub-distributor.
PT. Daya Muda Agung Cabang Banjarmasin membuka lowongan kerja sebagai Penanggung Jawab Alkes dan Inkaso, adapun kriteria yang diperlukan adalah sebagai berikut :
Wanita maksimal berusia 28 tahun
Memiliki ijazah DIII farmasi atau Sarjana farmasi
Memiliki Surat Tanda Registrasi yang masih berlaku
Tidak bekerja di perusahaan atau di sarana pelayanan farmasi lain
Rajin, ulet, mampu bekerjasama dalam  tim
Bersedia mengurus perizinan dan keperluan Izin Penyalur Alat Kesehatan ( IPAK)
Memahami dan memiliki pengetahuan tentang Regulasi Kefarmasian terutama CDAKB ( Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik)
Mampu dan bersedia bekerja dibawah tekanan
Memiliki SIM dan kendaraan sendiri
Syarat administrasi yang harus dilengkapi :
Curiculum vitae
Surat Lamaran
Fotokopi KTP/ SIM
Fotokopi ijazah
Fotokopi Transkrip Nilai
Fotokopi Surat Tanda Registrasi
Foto berwarna terbaru
Surat keterangan Berkelakuan Baik ( SKCK)
Surat keterangan Berbadan Sehat
Berkas penunjang Lain ( misal : Sertifikat)
Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Person Ari di nomor 08985193330 ( hanya Whastapp) atau lewat email : ari.rahman@dma.co.id.
Kirimkan lamaran anda langsung ke PT. Daya Muda Agung Cabang Banjarmasin yang beralamat di Jl. Jenderal A. Yani Km 13,2 Rt 8 RW.3 Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan 70652. ( Seberang Trio Motor pal 13)
√ Tuliskan Nama, No Hp, Alamat email pribadi dan posisi yang dilamar pada pojok kanan atas amplop ( untuk kirim berkas langsung)
Tuliskan Posisi yang dilamar pada Judul Email, tuliskan nama, no Hp pada isi email ( untuk mengirim lamaran Via email )

Yuk Bantu Kurangi Polusi Udara dengan Cara Ini

Polusi udara menjadi isu serius di seluruh dunia. Di Indonesia, sejumlah kota besar dinilai belum memiliki kualitas udara yang baik menurut standar dunia sehingga lama kelamaan akan berdampak buruk pada kesehatan. Sebut saja ibukota Negara, Jakarta yang belakangan ini memiliki kualitas udara buruk dan beberapa kota di Kalimantan yang mulai diselimuti kabut.
Jika kondisi ini tidak segera ditanggulangi, beberapa dampak ini mungkin terjadi;
Menurunnya fungsi paru-paru
Meningkatnya penderita infeksi saluran pernafasan
Asma
Berat lahir rendah pada bayi
Kelahiran premature
Terganggunya perkembangan neurologis anak
Untuk mengurangi polusi dan meningkatkan kualitas udara sehingga lingkungan hunian semakin layak tinggal, berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan;
Bijak dalam Menggunakan Kendaraan
Penyumbang terbesar polusi udara adalah asap yang dihasilkan kendaraan. Gunakan transportasi umum untuk mengurangi asap kendaraan yang bisa mencemari udara. Selain itu gunakan tranportasi ramah lingkungan seperti bersepeda atau berjalan kaki jika tempat tujuan yang didatangi letaknya dekat
Manfaatkan Pekarangan untuk Berkebun
Berkebun di pekarangan bisa membuat lingkungan menjadi lebih sehat dan segar. Jika pekarangan tidak cukup besar, buatlah taman vertikal yang ditempatkan secara indoor ataupun outdoor atau membuat taman dengan sistem hidroponik yang tidak memerlukan media tanah.
Kurangi Rokok
Polusi udara  dapat  berasal dari asap rokok yang mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia yang dapat menyebabkan. Jika mengurangi aktivitas merokok masih sulit dilakukan, merokoklah  di area khusus merokok, serta menghindari merokok berdekatan dengan anak karena terdapat risiko tinggi terkena penyakit pernafasan.
Mengurangi Produk Kemasan
Penyumbang polusi udara terbesar adalah  Plastik, kardus dan aluminium. Sebaiknya, mulai perhatikan penggunaan produk kemasan seperti memilih kemasan yang dilengkapi label daur ulang, membawa tas kain belanja sendiri saat berbelanja di swalayan, membeli produk hasil bumi dan tidak menggunakan produk yang dikemas dalam bentuk kaleng atau beku.
Selain itu, hindari pula membeli produk yang dikemas menggunakan styrofoam. Styrofoam merupakan bahan yang sulit didaur ulang dan berkontribusi besar terhadap polusi melalui pelepasan hidrokarbon, sehingga baiknya kamu membawa wadah makanan sendiri atau meminta penjual makanan untuk mengemasnya menggunakan wadah berbahan kardus.
Kurangi Penggunaan Alat Elektronik
Himbauan untuk mematikan lampu saat meninggalkan ruangan sangatlah penting untuk diikuti karena tindakan kecil tersebut berperan besar dalam mengurangi polusi udara. Mulai dari sekarang, jangan hanya sekadar mematikan lampu, namun meminimalisir penggunaan alat elektronik lain seperti mencabut kabel listrik jika tidak digunakan, menggunakan alat elektronik seperti lampu dan pendingin ruangan yang hemat energi, atau menggunakan satu lampu utama di hunian saat malam hari.
Jangan membakar sampah.
Membakar sampah adalah salah satu sumber utama polusi di negara ini, jadi jangan membakar sampah, sebaiknya kumpulkan sampah di tempat pembuangan sampah.
Konsumsi Makanan Sehat
Makan makanan sehat yang terutama kaya antioksidan, seperti buah-buahan dan sayuran segar. Antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari efek bahaya radikal bebas yang diciptakan oleh pencemaran udara.
 Mulailah mempraktekkan aktivitas di atas untuk membantu mengurangi pencemaran udara, agar kualitas udara semakin baik sehingga kesehatan juga terjaga.

Viral Polisi Terbakar, Ini harus Anda Dilakukan Bila  Mengalami Luka Bakar
Luka bakar adalah keadaan dimana lapisan kulit menjadi rusak disebabkan oleh benda panas, termasuk api, air panas, dan uap panas. Rusaknya kulit akibat luka bakar membuat penderitanya mudah mengalami infeksi, karena kulit merupakan lapisan pertahanan awal tubuh untuk melawan infeksi. Oleh karena itu, penanganan perlu dilakukan secepatnya.
Penanganan luka bakar dilihat dari tingkatan keparahannya, atau disebut juga dengan derajat luka bakar. Derajat luka bakar terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu derajat satu, derajat dua, dan derajat tiga. Semakin tinggi derajat luka bakar, maka dampaknya aka semakin parah dan rumit penanganannya.
Luka bakar derajat satu
Luka Bakar derajat satu disebut juga dengan luka bakar superfisial. Kerusakan kulit pada luka bakar derajat satu hanya mengenai epidermis atau lapisan kulit yang paling luar. Jadi, tingkat keparahannya paling ringan dan mudah ditangani.
Tanda-tanda luka bakar derajat satu adalah:
Kulit kemerahan.
Peradangan atau bengkak ringan.
Nyeri yang masih dapat ditahan.
Kulit kering dan mengelupas, saat luka bakar mulai sembuh.
Luka bakar derajat satu ini hanya mengenai lapisan kulit paling atas, sehingga tanda-tanda tersebut biasanya akan hilang saat sel-sel kulit mati mulai terkelupas dan digantikan dengan yang baru.
Cara penanganan
Luka bakar derajat satu lebih mudah penanganannya dan bisa dilakukan di rumah yaitu:
Alirkan air dingin pada kulit yang terbakar selama 5 menit. Jangan mengompres menggunakan es batu karena dapat memperparah luka bakar.
untuk membantu mengurangi rasa sakit, minum pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen
Oleskan gel lidah buaya atau krim dingin untuk menenangkan kulit yang memerah.
Oleskan salep antibiotik dan balut dengan kasa untuk menghindari gesekan dengan benda sekitar. Jangan gunakan kapas untuk menutupi luka bakar karena kapas mengandung serat-serat yang dapat menempel pada luka dan dapat menyebabkan infeksi.
Luka derajat satu bisa lebih cepat sembuh, sekitar 7 sampai 10 hari dan tidak meninggalkan jaringan parut. Jadi, kulit dapat kembali mulus seperti semula.
Walaupun bisa ditangani sendiri di rumah.tetap kunjungi dokter jika mengalami luka bakar jenis ini . Terutama jika area lukanya cukup luas hingga lebih dari 9 cm dan mengenai wajah atau sendi tubuh utama.
Luka bakar derajat dua
Tingkat keparahan luka bakar derajat dua lebih serius daripada luka bakar derajat satu. Area kerusakan sel-sel kulit sudah mulai menembus epidermis hingga mengenai sebagian dermis atau lapisan kulit dalam.
Tanda-tanda luka bakar derajat dua meliputi kulit yang melepuh, memerah, dan terasa perih. Area luka bakar juga tampak basah dan mengkilap. Kadang-kadang kondisi ini juga dapat memicu pertumbuhan jaringan parut mengandung nanah yang disebut dengan luka bakar eksudat (fibrinous exudate).
Cara penanganan
Lama penyembuhan pada luka bakar ini bisa berbeda-beda pada tiap orang. Semakin parah lepuhannya, semakin lama pula masa penyembuhannya. Namun, orang yang terkena luka bakar derajat dua biasanya akan sembuh dalam kurun waktu 2 sampai 3 minggu tanpa pertumbuhan jaringan parut.
Atasilah luka bakar derajat dua dengan cara::
Alirkan air dingin pada area kulit yang melepuh selama 15 menit
Redakan nyeri dengan mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen
Jangan menutup area luka bakar dengan kapas agar tidak menimbulkan infeksi
Jagalah  area luka bakar tetap bersih dan balut dengan kain kasa. Hal ini bertujuan untuk mencegah kemungkinan infeksi dan mempercepat penyembuhan.
Sebaiknya, tetap berkonsultasi ke dokter untuk membantu menyembuhkan luka bakar. Apalagi bila kondisi ini terjadi pada area wajah, tangan, bokong, selangkangan, dan kaki.
Luka bakar derajat III
Luka bakar jenis ini adalah yang paling parah. Kerusakan yang terjadi pada kulit memiliki area yang lebih lebar dan merusak jaringan subkutan kulit.
Tanda-tanda luka bakar derajat ketiga meliputi:
Timbul area putih atau cokelat gelap pada kulit.
Kulit kasar dan terkelupas.
terdapat penebalan kulit yang tampak seperti lilin dan meluas.
Luka bakar derajat tiga sangat rentan terhadap infeksi,  dianjurkan cepat-cepat pergi ke IGD rumah sakit terdekat untuk ditangani. Biasanya, dokter akan memberikan rekomendasi untuk melakukan operasi untuk menghilangkan jaringan parut dan menyembuhkan luka bakar.

Hindari Penyakit dengan Cuci Tangan yang Benar
 Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan untuk mencegah penyebaran dan penularan penyakit. Tangan sering kali menjadi perantara dari berbagai bakteri untuk masuk ke dalam tubuh. Membiasakan mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi jumlah orang yang sakit diare sebesar 31%, dan mengurangi penyakit pernapasan seperti pilek sebesar 16-21%.
Berikut beberapa bahaya ketika Anda tidak mencuci tangan:
Tanpa disadari orang sering menyentuh mata, hidung, dan mulut mereka. Aktivitas ini bisa membuat kuman dengan mudah masuk ke dalam tubuh. Saat makan tanpa mencuci tangan, kuman yang berada di tangan bisa saja masuk ke minuman dan makanan, masuknya kuman dapat dimulai dari menyiapkan makanan atau saat mengonsumsinya. Kuman dapat berkembang biak pada beberapa jenis makanan dan minuman, sehingga dapat membuat Anda jatuh sakit.
Kuman dari tangan yang tidak dicuci  dapat berpindah ke benda lain. Misalnya, mainan, gagang pintu, atau permukaan meja.
Cara Mencuci Tangan dengan Benar
Inilah cara mencuci tangan dengan sabun yang benar, yaitu:
Buka keran air dan basahi kedua tangan.
Gunakan sabun secukupnya dan oleskan ke kedua tangan hingga menutupi seluruh permukaan tangan.
Gosokkan kedua telapak tangan secara bergantian.
Jangan lupa untuk menggosok area di antara jari-jari tangan dan juga punggung tangan hingga bersih.
Bersihkan pula ujung jari secara bergantian dengan mengatupkannya.
Bersihkan ibu jari tangan dengan menggenggam dan memutar ibu jari, lakukan secara bergantian pada kedua ibu jari
Lalu, letakkan ujung jari-jari ke telapak tangan, kemudian gosok perlahan. Lakukan secara bergantian dengan tangan lainnya.
Kemudian, bilas kedua tangan dengan air yang mengalir.
Segera keringkan kedua tangan menggunakan handuk atau tisu kering yang bersih.
Gunakan handuk atau tisu tersebut untuk menutup keran air.
Kapan harus mencuci tangan?
Cucilah tangan dengan sabun pada keadaan-keadaan berikut:
Sebelum makan.
Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan.
Sebelum dan sesudah kontak dengan orang sakit yaitu saat merawat atau mengunjunginya
Sebelum dan sesudah merawat luka.
Setelah menggunakan toilet.
Setelah mengganti popok dan membersihkan balita sehabis menggunakan toilet.
Setelah bersin atau batuk.
Setelah menyentuh sampah.
Setelah menyentuh atau membersihkan kotoran hewan.
Cuci tangan diperingati  setiap tanggal 15 Oktober atau dikenal dengan Global Handwashing Day . Biasakanlah mencuci tangan dalam kegiatan sehari-hari agar membantu menghindarkan Anda dan keluarga dari penyakit dan kuman yang selalu mengintai.

Baca Juga : Diare, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jadwal Imunisasi Rutin Lengkap yang Wajib Anda Tahu

Imunisasi bertujuan meningkatkan pembentukan antibodi untuk memperkuat kerja sistem imun saat melawan bakteri atau kuman patogen yang dapat menyebabkan penyakit berbahaya. Proses ini dilakukan dengan pemberian vaksin yang akan merangsang sistem kekebalan tubuh agar kebal terhadap penyakit tersebut. Tubuh memiliki antibodi alami atau yang disebut dengan kekebalan pasif. Namun ada juga kekebalan yang dibentuk setelah tubuh dimasukkan bakteri atau kuman yang dilemahkan sehingga tubuh akan membentuk antibodi dalam kadar tertentu atau yang disebut dengan kekebalan Aktif.
Agar antibodi tersebut terbentuk. Maka harus diberikan vaksn sesuai dengan jadwal yang telah ditetntukan. Sejumlah vaksin cukup diberikan satu kali, tetapi ada juga yang harus diberikan beberapa kali, dan diulang pada usia tertentu atau disebut dengan vaksin booster. Vaksin dapat diberikan dengan cara disuntik atau diteteskan pada mulut.
Imunisasi di Indonesia sudah menjadi program pemerintah dan masuk dalam Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Imunisasi ini dibagi menjadi imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan. Imunisasi ini dimulai dari umur bayi kurang dari 0 bulan hingga anak duduk di kelas 5 Sekolah Dasar dan sederajat.
Berikut jadwal Imunisasi Rutin Lengkap bagi bayi dan Anak;

Umur                                                   Jenis Imunisasi
< 24 jam                                               1 dosis hepatitis B

1 bulan                                                 1 dosis BCG dan polio tetes 1
2 bulan                                                 1 dosis DPT-hepatitis B-HiB 1, dan polio tetes 2,
3 bulan                                                 1 dosis DPT-hepatitis B-HiB 2, dan polio tetes 2,
4 bulan                                     1 dosis DPT-hepatitis B-HiB 3, dan polio tetes 4,Polio Suntk (IPV)
9 bulan                                                 1 dosis campak/MR
18 bulan-24 bulan                                1 dosis DPT-hepatitis B-HiB, dan campak/MR
Kelas 1 SD/ Madrasah/Sederajat          1 dosis campak dan DT
Kelas 2 SD/ Madrasah/Sederajat          1 dosis Td
Kelas 5 SD/ Madrasah/Sederajat          1 dosis Td

Penting diketahui imunisasi tidak memberikan perlindungan 100 persen pada anak. Perlindungan yang diberikan imunisasi sekitar 80-95 persen sehingga anak yang telah diimunisasi masih mungkin terserang suatu penyakit sekitar 5-15 persen.

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)

Pemberian Vaksin mungkin saja disertai efek samping atau yang lebih dikenal dengan istilah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). KIPI yang sering muncul antara lain demam ringan sampai tinggi, nyeri dan bengkak pada area bekas suntikan dan anak agak rewel. Tak perlu khawatir, reaksi tersebut akan hilang dalam 3-4 hari.
Bila anak mengalami KIPI seperti di atas, berikan kompres air hangat, dan obat penurun panas tiap 4 jam hingga demam hilang. Pakaikan anak baju yang tipis, tanpa diselimuti, berikan ASI lebih sering, berikan nutrisi tambahan dari buah dan susu. Bila kondisi terus berlanjut, segera periksakan anak ke dokter.
Sejumlah vaksin dapat menimbulkan efek alergi parah hingga kejang, namun efek ini sangat jarang terjadi. Bila anak pernah memiliki riwayat alergi, penting untuk disampaikan kepada tenaga kesehatan untuk mencegah timbulnya reaksi berbahaya saat pemberian vaksin maupun pengulangan vaksin (vaksin Booster).
Sayangi buah hati anda, pastikan mereka mendapatkan imunisasi rutin dan lengkap. Kunjungi sarana kesehatan seperti puskesmas dan posyandu. Dukung kegiatan imunisasi anak sekolah, agar anak anda terlindung dari penyakit berbahaya.

Yuk Jaga Kesehatan Mata Kita!!
Di zaman sekarang ini kita tak bisa lepas dari gadget dan komputer. Sering menatap layar ponsel atau pun monitor, seperti komputer, laptop atau televisi dalam jangka lama bisa menimbulkan dampak yang buruk bagi mata.

Berikut ini adalah beberapa cara menjaga kesehatan mata, sekaligus berguna untuk tidak memperparah kemampuan penglihatan yang sudah mengalami rabun.

1. Makan Buah dan Sayur
Cara mudah untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur terutama yang mengandung vitamin A serta beta karoten. Buah dan sayur yang bisa kamu konsumsi contahnya adalah wortel. Wortel mengandung beta karoten yang sangat tinggi Beta karoten merupakan antioksidan yang bisa mengurangi resiko degenerasi makula atau penurunan penglihatan pusat saat kamu memandang lurus.

2. Kompres dengan Mentimun
Kamu dapat mengompres kelopak mata dengan irisan mentimun. Irisan mentimun dapat membantu untuk mencegah mata bengkak dan juga timbulnya kantong mata. Taruhlah irisan mentimun pada kelopak mata sebelum tidur selama kurang lebih 10 menit. Lakukan secara teratur agar hasil yang diperoleh lebih maksimal.

3. Jangan Gunakan Lensa Kontak Terlalu Lama
Lensa kontak baik digunakan maksimal selama 8 jam. Bila merasakan mata kering, teteskan obat khusus lensa kontak dengan segera . Pemakaian lensa kontak yang terlalu lama tentu saja sangat berbahaya, bahkan dapat menyebabkan kerusakan mata yang permanen.

4. Gunakan Tetes Mata Secara Wajar
Jangan gunakan tetes mata secara berlebihan, kurangi pemakaian obat tetes mata agar tidak ada gangguan terjadi pada mata.

5. Jangan Terlalu Lama Menatap Monitor
Cara menjaga kesehatan mata dengan mudah ialah hindari untuk duduk terlalu lama di depan layar. Hal ini bisa mengakibatkan mata cepat lelah. Selain itu, perhatikan jarak aman mata dengan layar monitor. Jarak minimal mata dengan layar monitor adalah 30 centimeter, selain itu letakkan layar sedikit kebawah dengan jarak sekitar 61 hingga 71 centimeter.
Pastikan kecerahan serta kontras di layar sudah tepat. Jika memiliki masalah pada penglihatan gunakan layar yang besar atau gunakan tulisan dengan ukuran besar. Halni akan membantu mata agar tidak terlalu lelah saat menatap layar monitor.

6. Atur Pencahayaan
Atur pencahayaan pada layar monitor agar lebih nyaman saat digunakan. Selain itu pencahayaan ruangan juga berpengaruh pada kesehatan mata.Pastikan cahaya yang masuk diruangan tidak terlalu berlebihan ataupun terlalu gelap.
Saat membaca buku perhatikan juga tingkat pencahayaan di ruangan. Membaca diruang dengan cahaya redup akan menyebabkan ketegangan pada mata, sedangkan bila membaca di ruang yang terlalu terang dapat merusak kinerja mata. 

7. Jangan Melihat Cahaya Terang Secara Langsung
Hindari untuk melihat cahaya yang terang secara langsung karena dapat merusak mata.

8. Jangan Sering Mengucek Mata
Kurangi mengucek mata bila tidak diperlukan, mengucek mata dapat mengakibatkan iritasi pada mata, bila mata terasa gatal atau perih sebaiknya gunakan obat tetes mata.

9. Gunakan Kacamata Diwaktu Tertentu
Saat berada di tempat yang penuh debu, gunakanlah kacamata untuk melindungi mata sehingga dapat mengurangi resiko gangguan dan cedera pada mata. 

10. Istirahatkanlah Mata
Gunakan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit fokuslah pada benda yang dekat ataupun fokus pada layar, kemudian istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat sesuatu dengan jarak 20 kaki atau sekitar 6 meter. Lakukan secara teratur untuk menghindari kerusakan mata. Selain itu jangan lupa untuk berkedip ataupun menutup mata sejenak agar mata tidak kelelahan.

Tips Keamanan Pangan Menyimpan Daging

Hari Raya Idul Adha diperingati sebagai hari libur nasional di Indonesia. Hari raya Idul Adha dikenal juga dengan nama Hari Raya Qurban. Idul Adha diperingati setiap tanggal 10 bulan Dzulhijjah, yang merupakan bulan terakhir tahun Hijriah dalam penanggalan Islam.

Idul Adha sangat erat dengan ibadah Qurban sehingga biasanya di hari ini kita akan banyak menerima daging qurban. Agar daging tetap bisa dikonsumsi dengan baik dan sehat, berikut tips keamanan pangan menyimpan daging qurban yang dikutip dari klubpompi Badan POM:

Cuci tangan sebelum dan sesudah menangani daging
Jangan cuci daging sebelum disimpan, jika dicuci dengan air kran, kuman-kuman dapat masuk dan tinggal di dalam pori-pori daging. Hal tersebut dapat merusak kualitas daging. Mencuci dilakukan saat daging akan dimasak
Potong daging menjadi beberapa bagian ( sesuai kebutuhan)
Masukkan daging ke dalam wadah/plastik bersih kemudian beri label (tanggal pemotongan). Jangan lupa pastikan wadah/plastik dalam keadaan baik (tidak bocor)
Jangan gunakan plastik hitam untuk membungkus daging, gunakan plastik bening atau yang berwarna putih
Sebelum disimpan dalam freezer, simpan daging di dalam kulkas yang sejuk selama 4-5 jam, hal ini bertujuan untuk penyesuaian suhu daging selama penyimpanan, jika tidak segera di masak, pindahkan daging dalam freezer. Daging yang disimpan sesuai suhu yang ditentukan memiliki umur penyimpanan yaitu; Suhu 10C-100C selama 3 hari sedangkan suhu (-5) 0C –(-10) 0C selama 1 bulan.
Setelah disimpan di freezer, daging menjadi membeku. Ada 3 cara yang dapat digunakan untuk mencairkan daging beku secara aman;

Kulkas
Rencanakan jumlah daging yang akan dicairkan sehari sebelum dimasak. Perlu diketahui setiap 1 kg daging beku diperlukan waktu 12 jam untuk mencair. Ambillah daging beku dari Freezer, simpan daging beku dalam wadah tertutup di kulkas bagian sejuk (chiller),pastikan suhu kulkas <5 0C, dagng yang telah cair dapat disimpan di kulkas selama 3-5 hari. Daging yang dicairkan dengan cara ini bisa dibekukan kembali akan tetapi kualitas daging akan berkurang.

Air
Gunakan air sejuk/dingin yang bersih. Pastikan daging dibungkus plastik dengan baik dan tidak bocor. Gantilah air rendaman setiap 30 menit. 1 kg daging memerlukan waktu 2 jam untuk mencair. Jangan bekukan kembali daging yang telah dicairkan menggunakan air. Hal ini dikarenakan dapat memperbanyak jumlah bakteri pada daging. Daging yang tercemar bakteri dapat meningkatkan resiko timbulnya penyakit diare

Microwave
Gunakan wadah yang tepat ( ada logo microwave),pilih menu defrost, . Jangan bekukan kembali daging yang dicairkan dengan cara ini. Hal ini dikarenakan dapat memperbanyak jumlah bakteri pada daging. Masak segera daging yang telah dicairkan.

Jangan lupa kunjungi web  : www.pom.go.id untuk info lainnya.

Diare, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Seseorang dikatakan mengalami diare jika mengalami buang air besar (BAB) lebih sering dari biasanya dengan kondisi feses yang lebih encer. Menurut WHO diare adalah kondisi dimana buang air besar lebih dari 3x dalam sehari dengan kondisi feses yang lebih encer. Diare ini biasanya berlangsung selama beberapa hari dan mungkin berlangsung hingga berminggu-minggu.
 Diare dibagi dalam 3 kategori yaitu:
Diare akut, disebabkan oleh infeksi usus,infeksi bakteri atau penyakit lain. Gejalanya feses cair, badan terada lemas dan disertai demam, juga adanya muntah
Diare kronik, diare yang berlangsung dalam jangka lama,
Disentri, diare dengan disertai darah dan lendir
Penyebab Diare
Diare dapat disebabkan oleh :
Faktor infeksi, bisa disebabkan bakteri ( E. Coli, Samonella, S. Dysentriae), Parasit, Virus dan infeksi lain
Intoleransi terhadap makanan, seperti laktosa dan fruktosa.
Alergi makanan.
Efek samping dari obat-obatan tertentu.
Mengonsumsi makanan basi atau beracun.
Faktor psikologis, rasa cemas dan takut

Gejala Diare
Beberapa gejala yang diakibatkan diare, antara lain:
Frekuensi BAB melebihi normal
Feses lembek dan cair.
Sakit dan kram perut.
Mual dan muntah.
Nyeri kepala.
Kehilangan nafsu makan.
Haus terus menerus.
Demam.
Dehidrasi.
Darah pada feses.

Dehidrasi dapat muncul bila kondisi diare sudah cukup. Pada anak-anak, dehidrasi ditandai dengan jarang buang air kecil, mulut kering, serta menangis tanpa mengeluarkan air mata. Sedangkan untuk kondisi dehidrasi berat, anak dapat terlihat cenderung mengantuk, tidak responsif, mata cekung, serta bila kulit perut dicubit tidak kembali dengan cepat. adapun tanda dehidrasi pada orang dewasa, antara lain kelelahan dan tidak bertenaga, kehilangan nafsu makan, pusing, mulut kering, serta sakit kepala.
Perilaku yang dapat menyebabkan diare, antara lain:
Kurang menjaga kebersihan makanan dan lingkungan
Tidak  mencuci tangan sebelum dan sesudah makan juga setelah dari kamar mandi
Menggunakan  air yang tidak bersih.
Makan makanan sisa yang sudah dingin
Tidak mencuci tangan dengan sabun.
Mengonsumsi makanan kadaluarsa

Cara Mengatasi Diare
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi diare, antara lain:
Konsumsi banyak cairan untuk menggantikan kehilangan cairan, dapat dari air putih, air kelapa, asi, larutan oralit
Oralit tidak menghentikan diare tapi menggantikan cairan tubuh yang keluar. Bila tidak ada oralit dapat dibuat dengan mencampur : Gula 1 sendok makan ditambah garam1 sendok teh, campur dalam 5 gelas air matang. Untuk anak dibawah 2 tahun berikan sedikit demi sedikit sampai habis.
Konsumsi suplemen yang mengandung zinc
Hindari makanan tinggi serat
Konsumsi makanan yang mengandung probiotik
Menggunakan obat diare yang termasuk dalam obat bebas seperti karbo adsorben, kombinasi kaolin pektin dan attapulgit
Penggunaan antibiotik pada diare harus didasarkan pada resep dokter
Pencegahan Diare
Beberapa upaya untuk mencegah diare, antara lain:
Selalu mencuci tangan, terutama sebelum menggunakan sabun dan air bersih.
Mengonsumsi makanan dan minuman yang sudah dimasak hingga matang sempurna, serta menghindari makanan dan minuman yang tidak terjamin kebersihannya.
 Segera hubungi dokter bila diare tidak teratasi dan muncul gejala dehidrasi untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

Baca juga : Hindari Penyakit dengan Cuci Tangan yang Benar

Bahaya Cacingan pada Anak
Cacingan merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh anak-anak.Cacingan dapat menghambat perkembangan anak anda sehingga tidak bisa diremehkan.Hal ini dikarenakan cacing akan menyerap sari-sari makanan yang ada dalam sel-sel darah dan usus.

Penyebab Cacingan
Kurangnya kesadaran akan kebersihan pada anak adalah penyebab utama penyakit cacingan. Orang tua dan anak harus dapat menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah masuknya telur cacing ke dalam tubuh baik dari makanan dan minuman yang tidak higienis atau dari masakan yang dimasak dengan tidak benar.
Telur cacing dapat masuk dan tinggal di dalam tubuh anak dengan berbagai cara.Telur cacing masuk ke dalam organ-organ tubuh melalui saluran pencernaan, kulit, usus, paru-paru, bahkan otot.

Ciri-Ciri Anak Cacingan
Gejala-gejala yang mungkin muncul ketika anak cacingan ;
• Mengeluh gatal yang terus-menerus di sekitar anus.
• Susah tidur karena merasakan gatal di sekitar anus.
• Sekitar anus terasa nyeri dan terjadi iritasi.
• Ditemukan adanya cacing pada feses atau tinja Si Kecil.
• Anak terlihat lesu.
• Tidak nafsu makan.
• Perut buncit, tapi bagian tubuh lain sangat kurus.
• Mual dan muntah.
• Sering sakit perut, diare berulang, dan kembung.

Bahaya Cacingan
Saat telur cacing masuk ke dalam tubuh, telur akan menetas larva cacing akan masuk ke pembuluh darah dan menetap di dinding usus. cacing kemudian berkembang biak dan membuat koloni dalam usus, cacing akan menyerap habis makanan yang masuk ke dalam tubuh. Akibatnya pertumbuhan anak menjadi terhambat akibat kekurangan gizi.
Anak juga bisa menderita anemia (kekurangan sel darah merah) yang menyebabkan pasokan oksigen ke otak terganggu. Kurangnya pasokan oksigen ini akan mempengaruhi tingkat kecerdasan anak. Anemia juga bisa mengganggu daya tahan tubuh anak, sehingga berisiko terserang penyakit lain. Bahkan, cacingan juga bisa menyebabkan radang paru, gangguan hati, bahkan penyumbatan usus.

Cara Mencegah dan Mengatasi
Agar Anak terhindar dari cacingan, kita harus membiasakan diri untuk hidup bersih, hal-hal yang mungkin dilakukan seperti :
• Biasakan mencuci tangan setelah aktivitas di luar rumah, sebelum tidur, sebelum dan sesudah makan.Cuci tangan dengan air dan sabun. Cuci tangan hingga benar-benar bersih sampai di sela-sela jari serta kuku..
• Gunakan alas kaki saat bermain di luar, cuci kaki setelah bermain dan bepergian.
• Jaga kebersihan kuku tangan dan kaki. Rutinlah memotong kuku tangan dan kaki.
• Cuci bahan makanan dengan air bersih yang mengalir dan tutup makanan di atas meja agar tak dihinggapi lalat. Lalat juga bisa membawa telur-telur cacing.
• Hindari jajan atau membeli makanan di tempat sembarangan.
• Rutin minum obat cacing tiap 6 bulan sekali

Pemerintah secara rutin mengadakan program pemberian obat cacing pada bulan Februari dan Agustus di puskesmas, pustu, posyandu,sekolah, TK dan PAUD. Jadi kunjungilah sarana kesehatan tersebut agar anak  dapat memperoleh obat cacing secara gratis.







Yuk Berikan Vitamin A untuk Anak!

Vitamin A  banyak ditemukan pada daging, hati, produk olahan susu dan telur, buah-buahan, sayuran hijau, dan minyak sawit merah. Vitamin A sering kali dihubungkan dengan masalah kebutaan, tetapi mikronutrisi yang terkandung dalam vitamin A juga berperan penting sebagai penyokong sistem imun. Defisiensi vitamin A dalam tubuh akan menyebabkan kerja sistem imun terhambat untuk melawan penyakit, seperti diare, campak, dan infeksi gangguan pernapasan.

Apa akibatnya jika anak kekurangan vitamin A?

Kurang Vitamin A (KVA) masih merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia terutama di Negara berkembang dan dapat terjadi pada semua umur terutama pada masa pertumbuhan . kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kelainan pada mata yang umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan s/d 4 tahun yang menjadi penyebab utama kebutaan di negara berkembang.
Anak-anak yang menderita Kurang Energi Protein (KEP) atau gizi buruk biasanya mengalami  kekurangan asupan zat gizi sangat kurang, termasuk zat gizi mikro dalam hal ini vitamin A. Akibatnya anak yang menderita kekurangan vitamin A mudah terserang infeksi seperti infeksi saluran pernafasan akut,campak,cacar air,diare dan infeksi lain karena daya tahan anak menurun. Namun masalah kekurangan vitamin A dapat juga terjadi pada keluarga dengan penghasilan cukup. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan orang tua terutama ibu tentang gizi yang baik. Gangguan penyerapan pada usus juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin A. kekurangan vitamin A akan menurunkan sistem daya tahan tubuh dan produksi sel darah merah (hematopoiesis), menyebabkan ruam kulit, dan gangguan penglihatan (contohnya xerophthalmia, rabun malam).

Penyebab kekurangan vitamin A diantaranya adalah
Kurang asupan gizi
Malabsorpsi lemak
Gangguan hati
Penurunan bioavailabilitas karotenoid provitamin A
Masalah pada sustem pencernaan, penyimpanan, atau pengangkutan vitamin A

Gangguan pada sistem pencernaan atau penyimpanan biasa ditemukan pada penyakit celiac disease, cystic fibrosis, gangguan pancreas, obstruksi usus dua belas jari, diare kronis, obstruksi saluran empedu, giardiasis, dan sirosis. Kekurangan vitamin A umumnya ditemukan bersamaan dengan kekurangan gizi protein-energi yang berkepanjangan, yang tidak hanya diakibatkan oleh pengaturan pola makan yang buruk, tetapi juga karena sistem penyimpanan dan pengangkutan vitamin A yang tidak dapat bekerja dengan baik.

Pada anak yang terjangkit campak kronis, terapi vitamin A dapat mempercepat pemulihan dengan mengurangi tingkat keparahan tanda-tanda penyakit dan risiko kematian.

Berapa banyak vitamin A yang diperlukan anak?
Usia 1 – 3 tahun: 1,000 IU, atau 300 mikrogram (mcg) retinol activity equivalent (RAE) vitamin A setiap hari
Usia 4 tahun dan lebih: 1,333 IU, atau 400 mcg RAE setiap hari
Teknis pelaksanaan pemberian vitamin A

Vitamin A dosis tinggi diberikan kepada seluruh anak balita umur 6-59 bulan secara serentak, dimana untuk :
• Bayi (6-11 bulan) pada bulan Februari atau bulan Agustus
• Anak balita (12-59 bulan) pada bulan Februari dan Agustus

Vitamin A dapat anda peroleh secara gratis di sarana kesehatan seperti, Puskesmas, Pustu, polindes, praktek dokter/bidan swasta, posyandu, sekolah, TK, dan PAUD pada bulan Februari dan Agustus.
.

"Likopen" Antioksidan yang Banyak Manfaat

Likopen atau lycopene adalah pigmen karotenoid, yaitu fitokimia yang terdapat dalam buah atau sayuran. Likopen merupakan senyawa karotenoid paling umum dalam tubuh manusia. Likopen dikenal memiliki khasiat antioksidan kuat. Antioksidan sangat penting untuk menjaga kesehatan jaringan dan organ karena berfungsi sebagai penangkal radikal bebas dalam tubuh. Kelebihan radikal bebas dari sisa metabolisma dapat menyebabkan kerusakan sel yang berpotensi menimbulkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan.

Likopen mempunyai sifat antioksidan yang sangat berguna untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Antioksidan berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang menyerang dan merusak sel-sel tubuh. Likopen memiliki kemampuan mencegah kanker terutama kanker perut, kanker kolon, kanker paru-paru, kanker kulit, kanker prostat, kanker serviks, dan kanker payudara.

Likopen sangat baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah karena memiliki potensi mencegah aterosklerosis dan penyakit jantung koroner. Likopen juga bermanfaat mengurangi inflamasi atau peradangan, menjaga kesehatan mata, dan menjaga kesehatan kulit. Likopen juga sangat ampuh mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV (ultraviolet) dari cahaya matahari dan banyak digunakan pada beberapa produk perawatan kulit.

Sejumlah penelitian telah membuktikan likopen pada tomat dapat meningkatkan jumlah sperma sampai 70 persen. Dari penelitian sementara didapat adanya hubungan antara likopen dan kualitas sperma. Sejumlah penelitian lainnya juga menemukan likpen dapat memperlambat perkembangan kanker prostat dan memperlambat pembesaran prostat.

Likopen juga bermanfaat bagi kesehatan tulang.Likopen mampu meredakan stres oksidatif yang menyebakan struktur tulang rapuh dan lemah. Dengan memperlambat apoptosis (kematian sel) yang menyebabkan melemahnya tulang serta memperkuat arsitektur tulang seluler, ia dapat membuat tulang menjadi lebih sehat dan kuat.

Makanan sumber Likopen

Likopen banyak terdapat dalam sayuran dan buah yang berwarna cerah seperti merah, kuning, atau oranye. Selain dari bahan makanan alami, anda juga dapat memperoleh asupan likopen dari suplemen vitamin yang mengandung likopen Tomat adalah sumber makanan terbesar dengan kandungan ini.

Berikut beberapa buah dan sayur yang mengandung paling banyak likopen per 100 gram:
Tomat: 21,8 mg
Jambu biji: 5,2 mg
Semangka: 4,5 mg
Tomat segar: 3,0 mg
Pepaya: 1,8 mg
Jeruk merah muda: 1,1 mg
Paprika merah manis yang dimasak: 0,5 mg

Sampai saat ini,belum ada rekomendasi nilai asupan untuk likopen. Salah satu studi menyebutkan asupan antara 8-21 mg per hari sudah dianggap cukup efektif.

Pastikan Obat Aman dengan "KLIK" Sebelum Membeli
Saat anda memerlukan obat-obatan, anda biasa membeli obat-obata tersebut di apotek toko obat atau warung. Mudahnya anda dalam mendapatkan obat bahkan secara online bukan berarti Anda bisa sembarangan membeli dan menggunakan obat-obatan yang dijual bebas. Pastikan Anda sudah cek obat tersebut, apakah sudah dinyatakan aman atau belum.

Namun, apa saja yang harus anda periksa sebelum mengonsumsi obat-obatan, baik yang dijual bebas maupun yang tersedia secara terbatas? Berikut  teknik cek obat yang dianjurkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia.

Mengenal Cek Obat dengan KLIK BPOM
Sebagai konsumen, Anda harus cerdas dan teliti saat memilih obat-obatan. Pasalnya, salah minum obat bisa menimbulkan berbagai jenis efek samping yang berbahaya. Apalagi saat ini sudah banyak produsen obat yang sebenarnya belum terdaftar resmi. Anda juga perlu memerhatikan apakah obat yang Anda beli benar-benar asli dari pabriknya, tidak dicampur bahan-bahan asing oleh pihak tertentu.
Untuk memastikan konsumen bisa memilih produk obat yang aman, BPOM menganjurkan cek KLIK. KLIK adalah singkatan dari Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa. Empat hal inilah yang wajib Anda periksa sebelum membeli obat di apotek atau toko obat.

Cek Obat dengan Metode KLIK
Metode cek obat dengan KLIK ini bisa mencegah Anda mengonsumsi obat-obatan palsu, tidak resmi, atau yang sudah lewat masa berlakunya. Berikut cara melakukan pengecekan keamanan obat yang harus anda perhatikan;

1. Kemasan
Hal  pertama yang harus diperiksa adalah apakah kemasan obat masih layak dijual. Sebagai contoh, kalau boksnya sudah usang dan berlubang, itu berarti obat tidak disimpan di tempat yang layak. Kemungkinan besar isinya pun sudah rusak dan tidak layak konsumsi. Perhatikan juga kalau kemasannya sudah pudar, tampak luntur, atau robek. Sebaiknya jangan dibeli dan dikonsumsi. Obat ini mungkin umurnya sudah terlalu lama.

2. Label
Selalu baca lagi label obat yang akan Anda beli, meskipun Anda sudah berulang kali beli obat yang sama di toko. Setiap obat seharusnya mengandung label atau informasi yang berisi hal-hal berikut ini.
Nama produk
Komposisi atau bahan aktif (misalnya paracetamol atau aluminium hidroksida)
Kategori obat (misalnya analgesik, antihistamin, atau dekongestan)
Kegunaan obat (misalnya meredakan gejala seperti pilek, hidung tersumbat, gatal karena alergi, batuk berdahak, atau mual)
Peringatan bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu
Dosis obat
Informasi lain, misalnya anjuran penyimpanan

3. Izin edar
Pastikan obat-obatan yang Anda konsumsi sudah mengantongi nomor izin edar (NIE) dari Badan POM Indonesia. Obat-obatan yang sudah memiliki izin biasanya akan mencantumkan nomor registrasi pada kemasannya. Bila Anda masih ragu, silakan unduh aplikasi Cek BPOM melalui ponsel dengan sistem operasi Android. Anda dapat juga melakukan pengecekan NIE obat pada website cekbpom.pom.go.id, pada web tersebut anda juga dapat melakukan pengecekan izin edar kosmetik. Makanan, obat tradisional dan suplemen makanan.

4. Kedaluwarsa
Selalu cari tanggal kedaluwarsa obat sebelum Anda beli. Perlu diingat, mengonsumsi obat yang kedaluwarsa dapat berisiko tinggi bagi kesehatan. Selain karena khasiat obat telah berkurang atau hilang, obat mungkin mengalami perubahan komposisi kimia tertentu yang berbahaya. Jadi, jika anda memiliki obat kedaluwarsa, lebih baik jangan diminum dan bisa di buang sesuai petunjuk yang tepat.


Cara Tepat Mengelola Obat Kadaluarsa yang Ada di Rumah
Pasti kita pernah mendapati obat yang sudah kadaluarsa di rumah.

Lalu, apa yang sebaiknya kamu lakukan saat melihat obat yang sudah kedaluwarsa itu?

Apakah boleh dibuang begitu saja?

Obat kadaluarsa tidak boleh dibuang begitu saja, membuang obat yang sudah kadaluarsa ada aturannya karena memungkinkan untuk disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab,. Jadi, mulai sekarang hindari membuang obat sembarangan.

Semua jenis obat, jika sudah melewati masa kadaluarsa sebaiknya obat segera disingkirkan atau dibuang. Kandungan zat aktif pada  obat kadaluarsa dapat berubah dan menimbulkan bahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi.

Kembalikan Obat Kadaluarsa ke Apotek
Obat yang sudah kadaluarsa jika dibuang disembarang tempat seperti di tempat sampah, toilet, atau saluran air bisa mengakibatkan bahaya bagi orang lain dan lingkungan sekitar. Obat kadaluasra yang dibuat di sembarang tempat mungkin digunakan oleh orang yang tiodak bertanggung jawab dengan tujuan yang tidak baik, obat-obatan kadaluarsa yang dibuang ke toilet juga bisa menyebabkan gangguan sistem saluran air hingga dapat membahayakan lingkungan.
Sebuah studi mengatakan bahwa obat kadaluarsa tertentu bisa memungkinkan menjadi tempat pertumbuhan bakteri. Antibiotik yang sudah melalui masa berlakunya bisa gagal mengobati infeksi, serta dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius dan resistensi antibiotik.
Salah satu cara paling aman dalam membuang obat kadaluarsa yaitu untuk menyerahkan obat yang sudah kadaluarsa ke apotek terdekat agar dihancurkan atau dibuang sesuai prosedur lembaga kesehatan setempat sehingga aman bagi lingkungan

Cara Tepat Membuang Sendiri Obat yang Sudah Kadaluarsa
Apabila Anda ingin membuang sendiri obat kadaluarsa, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam mematuhi aturannya, di antaranya adalah:
Bacalah label obat terlebih dulu jika terdapat petunjuk pembuangan khusus yang tertempel, maka ikuti petunjuknya.
Letakkan obat kadaluarsa terpisah  dari kemasan atau plastik obat.
Obat yang obat berbentuk tablet atau kapsul angan dihancurkan , tetapi campur obat kadaluarsa dengan tanah, kotoran kucing, ampas kopi atau zat lain yang menyerap obat.
Coret semua informasi yang ada di labelatau etiket pada botol atau plastik obat untuk obat yang diperoleh dari resep dokter
Hapus informasi yang ada pada label resep obat untuk menjaga privasi dan melindungi informasi tentang kesehatan pribadi Anda.
Tidak membuang obat langsung ke tempat sampah.Obat yang dibuang ke tempat sampah, dapat dijual kembali oleh pihak tidak bertanggung jawab dan sangat berbahaya bagi kesehatan orang lain.
Vitamin dan mineral cair dapat dijadikan sebagai pupuk dengan cara langsung dituangkan ke tanaman.Jika obat berbentuk kapsul dan tablet, kita harus menghancurkannya terlebih dahulu.
Kumpulkan obat-obatan yang sudah tidak dikonsumsi/digunakan.Jika sudah banyak, titipkan ke apotik atau puskesmas untuk dimusnahkan

Jika obat pribadi Anda memiliki waktu kadaluarsa yang masih lama, simpanlah dengan baik di tempat yang dingin, gelap, tidak lembap, dan jauh dari jangkauan anak kecil. Obat yang tidak disimpan terlindung dari panas dan cahaya bisa berkurang keampuhannya dalam melawan penyakit.

Setelah mengetahui beragam informasi mengenai cara tepat membuang obat kadaluarsa, mulai sekarang Anda harus mengikuti petunjuknya jika nanti ditemukan obat kadaluarsa di rumah. Hal paling pentingnya adalah hati-hati jika ingin membuang obat kadaluarsa agar tidak disalahgunakan dan membahayakan orang lain dan lingkungan.


Hal Yang Harus diketahui Tentang Obat Kadaluarsa
Obat Rusak Atau Kadaluarsa
Obat kadaluarsa adalah kondisi obat dimana konsentrasinya sudah berkurang antara 25-30% dari konsentrasi awalnya serta bentuk fisik yang mengalami perubahan (Seto, 2002: 34).
Obat rusak yaitu bentuk atau kondisinya yang tidak dapat dipakai lagi, sedangkan waktu kadaluarsa yaitu waktu yang menunjukan batas akhir obat masih memenuhi syarat dan waktu kadaluarsa dinyatakan dalam bulan dan tahun harus dicantumkan pada kemasan obat. Obat rusak dan kadaluarsa telah berubah fungsi dan kadarnya sehingga dapat mengakibatkan penyakit pada manusia serta dapat menimbulkan kematian (BPOM, 2009).
Obat yang sudah melewati masa kadalursa dapat membahayakan karena berkurangnya stabilitas obat tersebut dan dapat mengakibatkan efek toksik (racun). Hal ini dikarenakan fungsi kerja obat sudah tidak optimal dan kemampuannya telah menurun, sehingga obat yang masuk kedalam tubuh hanya akan mengendap dan menjadi racun. Sebenarnya obat yang belum kadaluarsa diperkirakaan juga dapat menyebabkan efek buruk yang sama. Hal ini dipengaruhi oleh penyimpanannya yang salah yang menyebabkan zat aktif didalam obat tersebut rusak. Tanda kerusakan zat aktif tersebut disertai dengan perubahan bentuk, warna, bau, bahkan rasa maupun konsistensi. Maka dari itu harus diperhatikan juga cara penyimpanan obat yang baik (Depkes RI, 2004).

Kondisi Yang Mempercepat Kadaluarsa Obat
Penyimpanan yang tidak tepat dapat mempercepat masa kadaluarsa obat. Hal-hal yang mempercepat kadaluarsa obat adalah sebagai berikut:
1). Kelembaban
Tempat yang memiliki kelembaban tinggi akan mempercepat masa kadaluarsa obat karena akan mempengaruhi stabilitas obat kemudian dapat menyebabkan penurunan kandungan, hal ini yang mempercepat kadaluarsa.
2) Suhu
Suhu penyimpanan obat bermacam-macam, pada umumnya obat banyak disimpan pada suhu kamar. Penyimpanan obat di kulkas. tidak dianjurkan jika tidak terdapat petunjuk. Obat-obat minyak seperti minyak ikan, sebaiknya jangan disimpan di tempat yang terlalu dingin. Insulin (Obat untuk penderita diabetes) merupakan contoh obat yang akan rusak jika ditempatkan pada ruangan dengan suhu panas.
3)   Cahaya,
Obat sebaiknya tidak disimpan pada tempat yang terlindung dari sinar matahari ataupun lampu secara   langsung. Misalnya : Vaksin bila terkena sinar matahari langsung maka dalam beberapa detik, vaksin akan menjadi rusak. Untuk melindunginya dari cahaya maka digunakan kemasan berwarna, misalnya ampul yang berwarna coklat disamping menggunakan kemasan luar.

Efek Meminum Obat Yang Rusak Atau Kadaluarsa
Efek meminum obat rusak atau kadaluarsa dapat menimbulkan:
a) Penyakit lama sembuhnya/tidak sembuh karena obat yang digunakan sudah berkurang kekuatannya. Hal ini disebabkan karena sebagian zat berkhasiat sudah berubah menjadi zat lain yang tidak berkhasiat.
b) Obat yang kadaluarsa berubah menjadi beracun yang menimbulkan bahaya baru.
Obat yang kurang stabil hendaknya dihindari agar tidak kadaluarsa, terutama dalam bentuk sirup, hormon, antibiotik. Walaupun tanggal kadaluarsa tertera dalam kemasan obat , kita tidak boleh menjadikan patokan dari tanggal kadaluarsa yang tercetak pada kemasan obat. Karena penampilan fisik obat yang berubah, baik warna (timbul bintik atau noda), rasa dan bau obat yang lain dari biasanya merupakan peringatan pada kita agar tidak mengkonsumsi obat tersebut. Obat mungkin saja menjadi rusak walau tanggal kadaluarsa belum terlewati.

Baca Juga : Amankah Mengonsumsi Obat Kedaluwarsa?

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.