Articles by "tips"

Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan

Ikuti 5 Tips Ampuh Mengatasi Anak Tantrum

Anak yang periang tentu saja akan aktif bermain dan juga memiliki emosi yang cukup stabil. Mereka cenderung tidak rewel dan bisa bermain bersama teman-temannya. Namun, jika suatu saat ada yang tidak beres dalam dirinya, biasanya anak akan menjadi lebih rewel dan mudah marah, sebut saja jika ia merasa kesal atau ada hal yang tidak ia inginkan. Ujung-ujungnya anak akan mengalami tantrum dan kamu biasanya kewalahan dalam mengatasi hal ini.

Mengatasi Anak Tantrum


Tantrum tentu saja hal yang sangat umum terjadi pada anak-anak balita. Saat ia merasa tidak nyaman dengan suasana hatinya maupun suasana di sekelilingnya, maka mau tidak mau kamu harus pintar-pintar dalam menghandle kekacauan tersebut. Jika kamu adalah ibu muda yang hampir menyerah dalam menghadapi tingkah si kecil, ikuti 5 tips ampuh mengatasi tantrum berikut ini.
1. Tanya baik-baik
Saat anak tantrum, ajaklah bicara pelan-pelan. Tanyakan apa yang membuat di begitu sedih bahkan marah gak karuan. Jika sang anak masih saja berteriak atau guling-guling di lantai, maka tenangkan terlebih dahulu dan usap kepalanya.

2. Fokus hanya pada si kecil
Jika si kecil tantrum dan kamu sedang melakukan aktifitas penting, maka sebaiknya hentikan dulu aktivitas tersebut. Hal ini bisa jadi si kecil tantrum dikarenakan membutuhkan perhatian kamu yang sedari tadi sibuk dengan dunia sendiri.

3. Beri pelukan dan ciuman
Pelukan dan ciuman bisa membantu untuk meredakan amarah si kecil secara perlahan. Ia tentu saja akan merasa lebih tenang. Setelah itu, tanyakan apa yang sebenarnya ia inginkan.

Baca Juga : 4 Kesalahan Ibu yang Sering Kali Menyebabkan Ruam Popok Pada Bayi

4. Mengalihkan perhatian
Jika kamu sudah mencoba menenangkannya namun si kecil masih saja mengamuk, cobalah untuk mengalihkan perhatiannya. Misalnya, kamu bisa mengajak keluar rumah untuk melihat burung kesukaannya.

5. Ajak bercanda
Mengajak si kecil bercanda juga bisa membantu untuk mengurangi tantrumnya. Kamu bisa bertingkah aneh atau membuat cerita-cerita lucu sehingga si kecil tidak lagi ingat dengan tantrumnya.
Itulah beberapa tips ampuh untuk mengatasi tantrum pada anak. Lalu, apa cara kamu untuk mengatasi tantrum si kecil?


Ingin Hamil Anak Perempuan? Ini Cara yang Bisa Dilakukan

Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, pembicaraab mengenai jenis kelamin bayi adalah salah satu hal yang tidak mungkin terlewatkan. Bahkan, beberapa pasangan memang merencanakan jenis kelamin anak sesuai dengan keinginannya.
Perlu diketahui bahwa jenis kelamin bayi yang dikandung ditentukan oleh kromosom sperma yang berhasil membuahi sel telur. Tiap kromosom sperma mengandung kromosom X atau Y, dan sel telur wanita mengandung kromosom X.
Jika sel sperma kromosom X yang membuahi sel telur adalah maka akan menjadi gabungan kromosom XX yaitu bayi perempuan. Sedangkan bila sel sperma kromosom  Y yang membuahi sel telur maka akan menjadi gabungan kromosom XY yaitu bayi laki-laki. Peluang untuk mendapatkan bayi laki-laki dan perempuan  adalah sama yaitu 50:50.
Bagi pasangan yang mendambakan anak perempuan, berikut hal-hal yang bisa di perhatikan;

1. Hindari Orgasme

Cara pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari orgasme pada perempuan. Karena saat perempuan sedang orgasme, tubuhnya akan menjadi lebih basa (alkali) sehingga lebih menguntungkan bagi kromosom Y atau gen laki-laki untuk lebih dominan dibanding kromosom X atau gen perempuan.

Jadi, jika Bunda menginginkan anak perempuan, jagalah tingkat asam vagina dengan menghindari orgasme. Cara menjaga keasaman vagina dapat juga dilakukan dengan membasuh vagina dengan 1 liter air yang dicamput dengan 1 sendok air cuka yang membunuh Androsperma (gen laki-laki)

2. Posisi Seks Tepat

Sifat kromosom Y atau sperma pada gen laki-laki adalah cepat tetapi lemah, maka posisi yang memungkinkan sperma cepat gugur atau tidak berhasil dalam mencapai sel telur adalah posisi missionary. Posisi ini memudahkan sperma untuk berada tepat di depan jalan masuk sehingga lingkungan vagina menjadi asam.

Hal ini dikarenakan sperma akan membutuhkan waktu yang lama untuk dapat sampai ke sel telur, dan tentunya kromosom yang dapat tahan dengan keadaan ini adalah kromosom X (gen perempuan).

3. Hindari Berhubungan Seks di Waktu Dekat Sebelum dan Sesudah Ovulasi

Bercinta dua atau tiga hari sebelum tanggal ovulasi sangat disarankan, hal ini agar sperma kromosom Y (gen laki-laki) dapat cepat gugur. Setelah itu, anda dianjurkan untuk tidak berhubungan intim sampai siklus ovulasi berakhir. Alasannya walaupun sperma kromosom X (gen perempuan) itu lambat, mereka dapat hidup lebih lama sehingga dengan waktu tersebut, kromosom X sukses mencapai sel telur. Pastikan juga untuk tidak berhubungan intim setelah siklus ovulasi pasangan selesai.

Dengan kemungkinan berhasil sebesar 75 persen, metode ini dilakukan agar kromosom X tidak dapat mencapai sel telur. Selebihnya, metode ini juga menyarankan pasangan suami istri berhubungan intim sebanyak-banyaknya jika menginginkan bayi perempuan.

Dengan berhubungan seks sebanyak-banyaknya, kuantitas sperma gen laki-laki akan menurun. Hal ini disebabkan sperma gen perempuan mampu bertahan hidup dalam saluran reproduksi sampai 5 hari.

4. Mandi Air Hangat

Kromosom X atau gen sperma perempuan, lebih dapat 'hidup' pada lingkungan yang hangat dan suhu yang lebih tinggi dibanding kromosom Y atau gen laki-laki. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mandi atau berendam di dalam air hangat bersama pasangan sebelum bercinta.

5. Diet Rendah Alkali

Hindari mengkonsumsi makanan yang bersifat alkali di saat masa ovulasi jika ingin punya anak perempuan. Hal ini dikarenakan makanan bersifat alkali dapat menurunkan tingkat keasaman dalam vagina sehingga menjadikan sperma kromosom Y (gen laki-laki) lebih unggul dibandingkan kromosom x (gen perempuan).

Jenis makanan yang mengandung alkali adalah brokoli, sayuran yang difermentasi, jamur, mustard, bawang putih, kacang hijau, labu, lobak, kubis, ubi jalar, pisang, kelapa, ceri, anggur, persik, pir, almond, tahu, kayu manis, jahe, kari, dan jus buah.

6. Diet Rendah Garam

Lakukan diet rendah garam untuk mendapatkan anak perempuan. Disarankan untuk mengurangi makanan yang mengandung natrium tinggi seperti minyak zaitun, ikan salmon, keju, kue dan udang.

Selain itu, sangat direkomendasikan juga untuk mengolah makanan kita sendiri agar dapat dengan mudah dan efektif mengatur kadar garam yang masuk ke dalam tubuh.

Selain pola makan bagi calon ibu perlu juga diterapkan pola makan yang sama kepada pasangan laki-laki di sekitar masa ovulasi agar saat sedang ejakulasi, ia akan lebih banyak mengeluarkan sperma kromosom X (gen perempuan) daripada kromosom Y (gen laki-laki).

Cara diatas adalah ikhtiar untuk memperoleh anak perempuan, namun sesungguhnya jenis kelamin anak adalah ketentuan dari Allah SWT. Memiliki keturunan merupakan suatu anugerah sehingga apapun jenis kelamin anak sudah sepatutnya kita bersyukur karena sudah diberi Amanah oleh SWT.

Cara Mudah Atasi Insomnia Tanpa Obat Tidur

Insomnia adalah keadaan berupa gangguan tidur yang membuat penderitanya sulit untuk tertidur, atau tidak cukup tidur. Insomnia menyebabkan  bangun menjadi lebih cepat dan tidak dapat kembali tidur atau mungkin masih merasa lelah ketika bangun.

Insomnia tidak hanya menyebabkan perubahan suasana hati (badmood) dan merusak kondisi tubuh, tetapi juga kesehatan, kinerja, dan kualitas hidup. Insomnia yang terus berlanjut dapat menyebabkan kondisi penderita tidak fit untuk melakukan aktivitas kesokan harinya. Tubuh menjadi lemas dan tidak bertenaga sehingga semangat kerja menurun.

Di zaman sekarang ini banyak orang dewasa mengalami insomnia jangka pendek (akut), yang berlangsung selama berhari-hari atau berminggu-minggu. Ini biasanya akibat dari stres atau peristiwa traumatis.

Namun sebagian orang mengalami insomnia jangka panjang (kronis) yang berlangsung selama sebulan atau lebih. Insomnia mungkin menjadi masalah utama, atau mungkin terkait dengan kondisi medis atau obat-obatan lainnya.


Berikut beberapa penyebab insomnia akut yang dikutip dari Mayo Clinic:

1. Tekanan hidup yang signifikan, seperti kehilangan sesuatu yang berharga, perceraian, dan stres pekerjaan
2. Adanya penyakit yang diderita
3. Ketidaknyaman emosional dan fisik
4. Faktor lingkungan suhu, berisik atau cahaya yang berlebihan yang bisa memengaruhi saat hendak tidur
5. Pengaruh obat, seperti orang yang sedang pengobatan flu, depresi, tekanan darah tinggi, dan asma
6. Pola tidur.

Penyebab insomnia kronik:

1. Kelelahan
2. Stres yang berkelanjutan
3. Mudah tersinggung
4. Cemas
5. Masalah pada konsentrasi

Insomnia bisa saja diatasi jika bisa memperbaiki gaya hidup dan pola tidur agar insomnia tidak selalu dialami. Di bawah ini ada beberapa cara mengatasi agar tak insomnia.

1. Perbaiki sleep hygiene
Tidak banyak tidur atau terlalu sedikit, olahragalah setiap hari, tidak memaksakan tidur, mempertahankan jadwal tidur yang teratur, menghindari kafein di malam hari, menghindari tidur saat lapar, hindari merokok, dan memastikan lingkungan tidur yang nyaman. Hal ini bisa mencegah insomnia pada penderitanya.

2. Teknik relaksasi
Teknik relaksasi adalah cara pencegahan insomnia yang paling manjur yang patut untuk dicoba. Meditasi bisa dilakukanuntuk relaksasi, selain itu perlu juga relaksasi pada otot-otot.

3. Kontrol stimulasi
Tidurlah jika mulai merasa mengantuk, jangan ditunda. Hindari menonton TV, khawatir di tempat tidur, atau membaca, dan makan. Setel alarm untuk waktu yang sama setiap pagi (bahkan akhir pekan) dan hindari juga tidur siang dalam waktu yang lama.

4. Batasi tidur
 Membatasi tidur yang berlebihan. Dengan banyak tidur pada siang hari akan membuat susah tidur di malam hari.

Sementara itu untuk mengatasi insomnia akut, diperlukan tindakan yang berbeda dibanding insomnia kronik.Insomnia akut biasanya tidak membutuhkan tidur sama sekali. Insomnia yang belum parah bisa dicegah atau diobati dengan mencoba melatih pola tidur yang baik. Jika insomnia membuat penderita mengalami penurunan kualitas hidup seperti kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari karena membuat keseharian menjadi lelah dan mengantuk, dokter akan memberikan obat tidur untuk waktu yang terbatas. Pengobatan onset cepat, jangka pendek, akan membantu mencegah efek samping seperti kelelahan di keesokan harinya.

Pengobatan insomnia untuk insomnia kronik meliputi pengobatan pertama pada kondisi yang mendasari atau masalah kesehatan yang menyebabkan insomnia. Jika insomnia berlanjut, dokter akan menyarankan terapi perilaku berupa pendekatan untuk membantu mengubah hal-hal yang memperburuk insomnia dan mempelajari kebiasaan baru untuk memudahkan tidur. Teknik seperti latihan relaksasi, membatasi tidur siang, akan bermanfaat.

Cara Mudah dan Ampuh Mengatasi Mag

Telat makan atau memakan makanan pedas dan asam memicu timbulnya maag dengan gejala perut panas dan mulas. Selain perut tidak nyaman, maag juga menyebabkan nyeri dada, sakit tenggorokan, mual, muntah dan bau mulut. Sayangnya, maag tidak dapat disembuhkan. Meskipun tak bisa disembuhkan, maag dapat dicegah agar tak kambuh, ada banyak cara mengatasi maag yang bisa Anda terapkan sehari-hari.
Pilihan cara mengatasi maag yang aman
1. Minum obat maag
Saat maag menyerang, hal pertama yang dilakukan adalah mengonsumsi obat maag. Obat maag yang bisa dikonsumsi pun beragam. Mulai dari obat antasida sebagai penetral asam lambung; blocker asam seperti ranitidine, famotidine, atau cimetidine; hingga proton pump inhibitors seperti omeprazole dan lanzoprazole.
Obat-obatan tersebut bisa didapatkan dengan atau tanpa resep dokter. Bila memiliki riwayat maag biasakan minum obat maag sebelum makan dan cermati ketentuan dosisnya sesuai yang tertera pada kemasan obat. Akan lebih baik, untuk berkonsultasi ke dokter mengenai jenis obat maag yang paling cocok untuk Anda.
2. Makan dengan porsi sedikit
Usahakan untuk selalu makan tepat waktu dan dengan porsi yang lebih kecil agar Anda bisa makan lebih sering. Pastikan juga Anda makan perlahan. Cara ini cukup ampuh untuk mengatasi maag, karena dengan begitu Anda bisa menghindari kenaikan asam lambung akibat perut yang kelamaan tidak terisi makanan.
Selain pola makannya, perhatikan juga jenis makanan yang Anda makan. Sebaiknya hindari makanan yang tinggi asam, pedas, dan tinggi kafein. Bila setelah mengonsumsi makanan tertentu maag kambuh, maka sebaiknya hindari makanan tersebut.
3. Jangan rebahan setelah makan
Sebaiknya tunggu setidaknya 30 menit setelah makan jika Anda mau bersantai membaringkan tubuh. Pasalnya, langsung berbaring setelah makan bisa membuat asam lambung akan kembali naik ke tenggorokan. Akhirnya, gejala maag justru kumat.
4. Istirahat yang cukup
Banyak istirahat merupakan salah satu cara mengatasi maag yang paling jitu. Sebaiknya, hentikan semua aktivitas yang sedang Anda jalani dan istirahat sampai kondisi tubuh Anda pulih kembali.
Bekerja terlalu berat dapat memaksakan tubuh sampai kehabisan energi malah bisa membuat maag tambah parah.selain itu, istirahat yang cukup juga dapat mengurangi stres, ketika terhindar dari stress maka tingkat kekambuhan maag akan berkurang.
Jika cara mengatasi maag ini diterapkan secara rutin setiap hari bisa sekaligus bantu mencegah serangan maag. Namun, jangan lupa untuk selalu mengonsultasikan kondisi kesehatan Anda pada dokter.

7 Tips Meredakan Batuk dan Pilek Tanpa Obat

Sakit karena batuk dan pilek memang tidak enak rasanya. Keluhan yang sering dialami adalah  sulit bernapas, tenggorokan terasa gatal, pilek, bersin-bersin, sakit kepala, batuk dan masih banyak lagi.

Walau bukan penyakit berbahaya, batuk dan pilek bisa mengganggu aktivitas sehari-hari apalagi jika kalian juga terkena demam.Perlu kamu tahu kalau batuk dan pilek umumnya disebabkan oleh virus. Kabar baiknya, itu bisa sembuh dengan sendirinya. Meski begitu, mungkin kamu merasa aktivitasmu banyak terganggu jika batuk dan pilek yang diderita tak kunjung sembuh, bahkan bisa jadi berhari-hari. Antibiotik tidak diperlukan jika kamu terkena batuk dan pilek, karena antibiotik digunakan untuk mengobati bakteri. Dikutip dari hellosehat.com, berikut ini cara mengobati batuk dan pilek tanpa menggunakan obat.
1. Perbanyak Minum Untuk Menipiskan Lendir
exels.com/bruce mars
Batuk dan pilek akan menyebabkan lendir atau ingus berlebihan dan menumpuk di belakang tenggorokan (postnasal drip). Dengan memperbanyak minum, tubuh akan terhidrasi dengan baik dan selaput lendir akan tetap lembap.
Selain itu, lendir akibat postnasal drip akan menipis. Salah satu cara ampuh untuk meredakan tenggorokan gatal adalah dengan minum teh hangat yang telah dicampur madu.
2. Mandi Atau Berendam Air Hangat
pexels.com/adobestock
Biasanya, batuk dan pilek semakin parah saat udara kering. Karena itu, mandi atau berendam air hangat dapat mengurangi batuk dan pilek yang diderita. Selain berendam air hangat, bisa menggunakan alternatif lain dengan humidifer atau pelembap ruangan.
3. Mengisap permen lozenges atau pereda tenggorokan
thestreetsofbarangaroo.com
Mengisap permen ternyata juga bisa meredakan batuk dan pilek. Pilihlah permen pelega tenggorokan yang mengandung mentol. Dengan begitu, hidung tersumbat dan nyeri tenggorokan akan lega.
4. Tetaplah Di Rumah Dan Hindari Kerumunan Orang
unsplash.com/Anthony Tran
Cara terbaik untuk sembuh dari batuk dan pilek adalah istirahat yang cukup di rumah. Istirahat akan mengembalikan stamina yang turun karena sakit batuk dan pilek. Hal itu juga mencegah untuk bertemu dengan banyak orang sehingga tidak terjadi penularan batuk dan pilek ke orang lain.
5. Hindari Alkohol dan Rokok
Mengonsumsi alkohol dan roko saat batuk dan pilek hanya akan memperparah kondisi, karena sistem imun akan memburuk, sebaiknya hindari agar batuk dan pilek cepat sembuh
6. Makan makanan Bergizi
Sakit memang menyebabkan berkurangnya nafsu makan, namun saat batuk dan pilek tubuh butuh asupan nutrisi yang cukup untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh akan lebih mudah untuk pulih.
7. Tidur yang Cukup
Hindari begadang dan tidurlah yang cukup, tak masalah bila waktu tidur menjadi lebih lama asal kondisi tubuh membaik.
Batuk dan pilek biasanya terjadi saat pergantian musim atau cuaca yang tak menentu, jagalah kondisi tubuh agar terhindar dari penyakit.

Lowongan Pekerjaan Tenaga Kesehatan

Lowongan Pengelola Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Sari Mulia Banjarmasin
1. Tenaga Kependidikan
Syarat : Apoteker
2. Tenaga Pendidik (Dosen)
Syarat :
a. Magister (S2) Kimia Farmasi
b. Magister (S2) Teknologi Farmasi
c. Magister (S2) Farmakologi
d. Magister (S2) Farmasi Klinik
Persyaratan Administrasi :
a. Fotokopi KTP
b. Fotokopi Ijazah dan Transkrip Nilai berlegalisir
c. Sertifikat Keahlian (jika ada)
d. Curiculum vitae
Berkas lamaran dapat di antar sendiri atau di kirim via jasa pengiriman, ke alamat kampus:
Jl. A. Yani Km 6, Jl. Pramuka No 02 Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Telp : 0511-3268105
Fax : 0511-3270134
CP : Dyan Fitri Nugraha, M. Si. Apt ( 081294038912)



Dibutuhkan Staf Untuk mengisi Lowongan Di UPT Puskesmas Paramasan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan:
1. Dokter Umum
2. Apoteker
3. Asisten Apoteker
4. Administrasi Umum
5. Administrasi Kepegawaian
6. Perekam medik
7. Nutrisionis
Persyaratan :
1. Pria/wanita usia maksimal 35 tahun
2. Bisa bekerja dalam team
3. Diutamakan menyukai pekerjaan lapangan
4. Fresh Graduate atau memiliki pengalaman
Persyaratan Khusus :
1. Pendidikan minimal D3
2. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) bagi Tenaga kesehatan
Berkas yang di persiapkan :
1. Surat lamaran
2. Curiculum Vitae
3. Ijazah dan transkrip nilai
4. KTP
5. Surat Tanda Registrasi (STR) bagi Tenaga kesehatan
6. Pas Foto
Berkas dikirim hanya dalam bentuk file dan kirim ke email paramasan6303@gmail.com
Contact Person :
0813-4820-0735
0896-9144-2142
0813-5189-8116


Rumah Ratu Beauty Clinic memerlukan D3 farmasi untuk bergabung bersama kami :
Kualifikasi :
1. Wanita, berpenampilan menarik
2. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Tenaga Teknis Kefarmasian yang masih aktif
3. Bertanggung jawab, jujur, memiliki komitmen dan integritas tinggi
4. Komunikatif
5. Mampu bekerja dengan team
6. Diutamakan memiliki pengalaman kerja
Kirimkan lamaran ke Rumah Ratu Beauty Clinic yang beralamat : Jl. Lingkar Dalam Selatan No. 08 Rt. 30 ( Jalan tol bawah Fly Over Gatot Subroto) Banjarmasin.
Telp : 0851-0028-2283
Ig : @rumahratu_bjm


Cerdas Gunakan Obat dengan Tanya Lima O

5 (lima) macam pertanyaan yang harus terjawab dan wajib anda ketahui sebelum menggunakan obat yang disebut dengan “Tanya Lima O”, dengan terjawabnya 5 pertanyaan ini, maka informasi minimal tentang obat sudah terpenuhi. Tanya Lima O yang harus anda tanyakan saat mendapat obat, yaitu:

1. Obat ini apa nama dan kandungannya?
Seseorang hendaknya mengenali jenis obat yang akan dikonsumsi, baik nama maupun kandungannya. Obat bernama dagang berbeda dapat memiliki kandungan yang sama. Khasiat obat ditentukan oleh kandungan zat berkhasiat, bukan merek-nya. Hal ini mencegah anda meminum obat yang sama namun memiliki nama dagang yang berbeda

2. Obat ini apa khasiatnya?
Tujuan pengobatan dapat tercapai jika obat diberikan sesuai indikasi (rasional). Masyarakat diharapkan dapat memahami indikasi atau khasiat dari obat yang digunakan, sehingga tidak terjadi salah minum obat. Jangan sampai anda meminum obat yang tidak sesuai dengan indikasi yang diharapkan.

3. Obat ini berapa dosisnya?
Efek obat terhadap tubuh juga tergantung pada dosis. Dosis berlebih dapat melampaui ambang batas keamanan, sedangkan dosis kurang dapat menyebabkan efek terapi tidak tercapai. Gunakanlah obat sesuai dosis anjuran. Perhatikan dosis yang diperlukan, akan berbeda dosis untuk anak dan untuk dewasa, dosis yang tepat akan membuat obat dapat berkhasiat optimal.

4. Obat ini bagaimana cara menggunakannya?
Obat tersedia dalam berbagai bentuk sesuai tujuannya dan diproduksi menggunakan bahan tambahan tertentu yang memudahkan obat untuk diserap dalam tubuh. Digunakan melalui mulut (oral) atau dengan kata lain melalui sistem pencernaan itulah disebut " Obat Dalam", tidak digunakan melalui bagian tubuh lain misalnya kulit. Sebaliknya, “obat luar” digunakan tidak melalui mulut, tidak boleh ditelan. Misalnya suppositoria digunakan melalui anus, salep melalui kulit. Obat harus digunakan pada selang waktu yang sama, agar efek pengobatan dapat tercapai. Misalnya 3 kali sehari, artinya tiap 8 jam.

5. Obat ini apa efek sampingnya?
Obat dapat menyebabkan efek samping yang tidak diharapkan. Misalnya mengantuk, iritasi lambung, alergi dan gangguan fungsi hati atau ginjal. Jika merasakan efek samping, penggunaan obat harus dihentikan dan segera konsultasi pada dokter atau fasilitas kesehatan.

Selain lima pertanyaan tersebut, masyarakat hendaknya aktif bertanya hal lain terkait obat yang akan atau sedang dikonsumsi. Pada obat bebas dan bebas terbatas, informasi tercantum pada kemasan. Untuk obat yang diperoleh dengan resep dokter, dapat ditanyakan pada dokter atau apoteker pada saat menebus resep. Keterlibatan masyarakat secara aktif mencari informasi sangat diharapkan. Tanyakan Apoteker untuk informasi mengenai obat yang anda gunakan.
Artikel ini dikutip dari IG @gemacermat dengan sedikit perubahan.

Baca juga : Pastikan Obat Aman dengan "KLIK" sebelum Membeli

Bagaimana Cara Menggunakan Tablet Kunyah, Tablet Sublingual dan Tablet Bukal ?
TABLET KUNYAH

Sebagaimana namanya, tablet kunyah atau chewable tablet adalah tablet yang dianjurkan untuk dikunyah terlebih dahulu sebelum ditelan.

Tablet kunyah dirancang untuk memiliki rasa yang enak, sehingga menutupi rasa pahit pada obat. Umumnya diberikan rasa seperti rasa mint atau buah-buahan. Contoh tablet kunyah misalnya Antasida (obat lambung), Mebendazol (obat kecacingan), multivitamin anak, dll.

Tujuan mengunyah tablet jenis ini adalah untuk mempercepat efeknya, sehingga efek terapi dapat cepat tercapai atau tujuan lain. Misalnya pada anak, tablet kunyah yang rasanya manis akan memudahkan pemberian obat pada anak.

Pada kondisi lambung sedang radang (gastritis) dan tidak mampu mencerna obat dan makanan dengan baik, maka obatnya dirancang dalam bentuk tablet yang dikunyah dulu, sehingga bisa langsung larut dalam saluran cerna dan mempercepat efeknya. Tablet kunyah antasida ini merupakan pilihan selain obat antasida cair. Jika tablet kunyah antasida langsung ditelan utuh, dapat menyebabkan obat lebih lama larut, sehingga menunda efeknya menjadi lebih lama.

Setelah tablet dikunyah sampai hancur dan ditelan, minumlah segelas air putih (air minum) untuk memastikan bahwa obat telah tertelan seluruhnya. Tanyakan pada apoteker kesayangan Anda, informasi lengkap tentang obat yang akan digunakan, termasuk efek samping, cara menyimpan, dll

TABLET SUBLINGUAL

Tablet Sublingual adalah tablet yang cara penggunaannya diletakkan di bawah lidah (perhatikan gambar). Tablet sublingual tidak ditelan langsung seperti tablet biasa. Dokter mungkin menganjurkan obat ini untuk kondisi tertentu, atau untuk pasien yang kesulitan menelan atau mencerna obat, atau mempercepat efek obat. Contohnya tablet isosorbid dinitrat (ISDN) untuk gangguan jantung.

Tablet sublingual dirancang secara khusus dan akan melarut perlahan dan diserap melalui pembuluh darah yang banyak terdapat di bawah lidah. Tujuannya antara lain untuk menjaga obat tetap berkhasiat (untuk beberapa obat dapat rusak karena asam lambung) atau mempercepat efek obat misalnya pada keadaan gawat darurat atau gangguan jantung mendadak.

Tablet yang disarankan digunakan secara sublingual namun ditelan utuh seperti tablet biasa akan kehilangan khasiatnya sehingga tujuan pengobatan tidak tercapai. Obat ini masuk ke dalam aliran darah melalui membran lendir mulut setelah terlarut sehingga dapat diserap dengan cepat, selain itu efek obat juga tidak berkurang karena tidak melalui proses metabolisme dalam lambung dan hati.

Cara penggunaan tablet Sublingual:
1. Minum atau berkumur-kumurlah dengan sedikit air untuk melembabkan jika mulut kering. Cucilah tangan sampai bersih sebelum memegang tablet.
2. Letakkan tablet sublingual di bawah lidah, dan tempatkan tablet antara gusi dan pipi jika terjadi sensasi menyengat.
3.Tutuplah mulut dan jangan menelan sampai tablet larut seluruhnya.
4.Jangan makan, minum atau merokok selama proses pelarutan tablet.
5.Jangan berkumur atau mencuci mulut selama beberapa menit setelah tablet larut dengan sempuna.
6. Gunakan obat pada jarak waktu yang sama dalam sehari. •
Tanyakan pada apoteker kesayangan Anda, informasi lengkap tentang obat yang akan digunakan.

TABLET BUKAL

Tablet Bukal adalah tablet yang cara penggunaannya diletakkan di antara pipi dan gusi (perhatikan gambar). Tablet bukal tidak ditelan langsung seperti tablet biasa. Dokter mungkin menganjurkan obat ini untuk kondisi tertentu, atau untuk pasien yang kesulitan menelan atau mencerna obat, atau mempercepat efek obat.

Tablet bukal dirancang secara khusus dan akan melarut perlahan dan diserap melalui pembuluh darah yang banyak terdapat di area tersebut. Tujuannya antara lain untuk menjaga obat tetap berkhasiat (untuk beberapa obat yang dapat rusak oleh asam lambung), mempercepat efek kerja obat, atau pasien kesulitan menelan.

Tablet bukal yang ditelan utuh seperti tablet biasa akan kehilangan khasiatnya sehingga tujuan pengobatan tidak tercapai.

Cara penggunaan tablet bukal:
1. jika mulut kering minum atau berkumurlah dengan sedikit air untuk melembabkan. Cucilah tangan sampai bersih sebelum memegang tablet.
2. Letakkan tablet di antara pipi dan gusi.
3. Tutuplah mulut dan jangan menelan sampai tablet larut seluruhnya.
4. Jangan makan, minum atau merokok selama proses pelarutan tablet.
5. Jangan berkumur atau mencuci mulut selama beberapa menit setelah tablet larut dengan sempurna.
6. Gunakan obat pada jarak waktu yang sama dalam sehari. •
Tanyakan pada apoteker kesayangan Anda, informasi lengkap tentang obat yang akan digunakan, termasuk efek samping, cara menyimpan, dll.

Baca Juga : Cerdas Gunakan Obat dengan Tanya Lima O


Bagaimana Cara Penggunaan Obat Berdasarkan Bentuk Sediaan?
Bentuk sediaan obat yang paling lazim kita temui adalah tablet, kapsul atau pil. Masing-masing berbeda bentuk dan bahan pembuatnya,sehingga beda pula cara mengonsumsinya.

1. TABLET
Berbentuk bulat  dan pipih. Ada yang seperti silinder pipih, ada juga yang pinggirannya melengkung seperti tablet salut.
Umumnya digunakan dengan cara ditelan (melalui saluran cerna), disebut penggunaan ORAL. Ada juga yang digunakan melalui vagina, disebut TABLET VAGINA.Jika berbentuk bulat lonjong seperti kapsul, disebut KAPLET.
TABLET yang dimaksud di sini adalah tablet biasa yang digunakan melalui oral (mulut).
Bahan pembuatnya selain obat (zat aktif) biasanya berupa tepung amylum, zat pengikat, penghancur, pewarna, dll.
Zat-zat tersebut ditambahkan agar tablet hancur dalam saluran cerna dan melarutkan obat di dalam darah. Tablet untuk obat magh (antasida) dikunyah lebih dulu dan rasanya seperti permen, agar tidak perlu dihancurkan dulu oleh lambung yang sedang sakit. Tablet jenis ini disebut TABLET KUNYAH (Chewable Tablet)

2. KAPSUL
Berbentuk bulat lonjong, berupa cangkang dari gelatin yang mudah hancur di dalam darah. Kapsul berisi serbuk obat biasanya dapat dibuka, sedangkan kapsul berisi cairan tidak dapat dibuka, disebut KAPSUL LUNAK (Soft Capsule). Kapsul tidak boleh disimpan di tempat yang panas atau lembab agar cangkangnya tidak rusak. Biasanya di dalam botol kemasan kapsul disertakan SILIKA GEL sebagai pengering agar kapsul tidak rusak. Atau kapsul dibungkus kemasan blister. Umumnya kapsul digunakan melalui oral.

3. PIL
Berbentuk bulatan kecil seperti bola. Ukurannya bisa berbeda tergantung kandungan obatnya. Umumnya pil dilapisi zat gula atau zat tertentu pada bagian luar, agar bentuknya tetap utuh.
Seringkali Tablet keliru disebut Pil, padahal bentuk dan bahannya berbeda. Umumnya pil digunakan melalui oral.

Baik tablet (biasa), kaplet, kapsul atau pil yang ditujukan untuk penggunaan melalui mulut (oral),
tidak dianjurkan menggunakannya pada bagian luar badan, misalnya kapsul dibuka atau tablet dihancurkan kemudian ditabur pada kulit.
4. TABLET SALUT
 adalah tablet yang diberi lapisan (salut) dengan bahan tertentu seperti salut gula, salut tipis (enterik dan non enterik), salut film, dll.
Tujuan penyalutan tablet ada berbagai alasan, antara lain untuk melindungi obat (kandungan zat aktif) dari udara, kelembaban atau cahaya, apabila zat tidak stabil; menutupi rasa dan bau yang tidak enak; membuat penampilan lebih baik; atau mengatur pelepasan obat dalam saluran cerna.

Berdasarkan jenis bahan penyalut, ada beberapa jenis tablet salut:

a. Tablet Salut Gula (Dragee)
Disalut dengan gula, biasanya untuk menghilangkan rasa pahit atau tidak enak dari obat.
b. Tablet Salut Selaput (film-coated tablet)
Disalut dengan lapisan hidroksipropil metil selulosa, metil selulosa, hidroksi propil selulosa, Na-CMC dan campuran selulosa asetat ftalat dengan polietilenglikol (PEG) yang tidak mengandung air atau mengandung air.

c. Tablet Salut Kempa
Disalut secara kempa cetak sehingga tablet menjadi berlapis.

d. Tablet Salut Enterik (Enteric coated tablet) atau lepas tunda
Disalut dengan bahan yang tidak dapat hancur dalam lambung. Biasanya digunakan untuk menunda pelepasan obat sampai tablet melewati lambung dan pecah di dalam usus.
e. Tablet Lepas Lambat
Tablet dibuat sedemikian rupa agar zat aktif tetap tersedia di dalam darah selama jangka waktu tertentu setelah obat diberikan. Tujuannya agar memperpanjang efek dari obat.

Semua jenis tablet salut sebaiknya tidak diracik atau dihancurkan, melainkan ditelan dalam keadaan utuh. Umumnya digunakan melalui oral (mulut). Artikel ini dikutip dari ig @gemacermat.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menggunakan Tablet Kunyah , Tablet Sublingual dan Tablet Bukal?

Amankah Mengonsumsi Obat Kedaluwarsa?

Menurut Perka BPOM,Batas kedaluwarsa adalah keterangan batas waktu obat, obat tradisional, suplemen makanan, dan pangan layak untuk dikonsumsi dalam bentuk tanggal, bulan, dan tahun, atau bulan dan tahun
Tanggal kadaluwarsa adalah tanggal terakhir penggunaan yang aman dari produsen obat (pabrik farmasi) yang menjamin obat dapat memberikan potensi yang aman dan optimal. Tanggal kedaluwarsa obat harus tertera pada label obat.
Saat kemasan obat dibuka, maka tanggal kedaluwarsa yang tertera tidak lagi berlaku, hal ini disebabkan adanya perubahan kondisi di dalam kemasan, seperti suhu dan cahaya yang akan mempengaruhi kecepatan waktu kedaluarsa obat. Oleh karena itu, beberapa produsen mencantumkan, “jangan gunakan setelah…” atau “buang setelah…”.
Minum obat kedaluwarsa memungkinkan menyebabkan penyakit yang lebih serius dan ketahanan (resistensi) antibiotik, karena obat yang kedaluwarsa tertentu berisiko ditumbuhi bakteri, sehingga kemungkinan antibiotik gagal mengobati infeksi.
Bolehkah Obat-obatan yang Kedaluwarsa Digunakan?
Bolehkah obat Expired diminum? Bila ingin mengonsumsi, pastikan waktu kedaluwarsa, penyimpanan obat, jenis obatnya, dan bentuk fisik obat, apakah ada perubahan warna, bentuk atau bau dari obat.
Kenyataannya, sulit untuk menentukan sampai kapan batas penggunaan obat kadaluwarsa tersebut dapat memberikan potensi yang optimal. Hal ini tergantung komposisi obat, jenis bahan pengawet yang digunakan, perubahan suhu, cahaya, kelembapan, cara penyimpanan dan kondisi tempat penyimpanan lainnya. Potensi obat dapat berkurang setelah kemasan dibuka.
Obat Kedaluwarsa yang Tidak Boleh Digunakan
1. Sunscreen
Segera buang sunscreen yang sudah kedaluwarsa karena beberapa penelitian menunjukkan bahwa sunscreen yang kedaluwarsa dapat menyebabkan kanker kulit. Bila botol sunscreen sering terkena sinar matahari langsung, lebih baik sunscreen dibuang bahkan sebelum melewati tanggal kedaluwarsa. Paparan panas secara terus menerus dapat mempercepat pemecahan bahan-bahan aktif di dalamnya sehingga kulit Anda tidak terlindungi.
2. Obat kumur
Efek obat kadaluwarsa dari obat ini berpotensi menyebabkan pertumbuhan bakteri karena kandungan air yang cukup tinggi. Setelah melewati tanggal kedaluwarsanya, kemampuan bahan-bahan aktif di dalamnya mulai menurun.
3. Obat sirup
Obat dalam bentuk sirup dan suspensi mudah mengalami kerusakan dibandingkan obat-obat lainnya. Kandungan Alkohol dalam sirup dapat menguap dan potensi bahan aktif dapat berkurang serta mengendap di dasar botol sehingga tidak dapat bekerja secara optimal. Hal ini penting untuk diperhatikan, terutama bila menyangkut pengobatan infeksi menggunakan antibiotik. Resistensi antibiotik dapat terjadi apabila menggunakan obat-obatan sub-poten.
4. Krim/ salep
Setelah melewati tanggal kedaluwarsa, zat aktif dalam obat mulai menghilang, sehingga obat bentuk krim/ salep sebaiknya dibuang. Bila obat-obatan dalam bentuk krim/ salep mulai terbentuk bubuk atau menggumpal disertai dengan bau yang kuat atau mengering sebaiknya segera dibuang.
5. Pasta gigi
Fluorida kehilangan efektivitasnya setelah dua tahun, sehingga penggunaan pasta gigi kedaluwarsa tidak memberikan perlindungan terhadap gigi berlubang dan plak.
6. Obat tetes mata
Obat ini mudah terkontaminasi bakteri terutama jika ujung penetes menyentuh mata yang sakit. Penyimpanan pada suhu sedang dapat mempercepat pertumbuhan bakteri sehingga harus disimpan dalam kulkas. Obat tetes mata yang keruh menunjukkan adanya kontaminasi walaupun tanggal kedaluwarsanya masih lama. Hal ini juga berlaku untuk obat dalam bentuk sediaan cair lainnya.
7. Vaksin, insulin, dan obat dari bahan biologis lain
Obat jenis ini mudah mengalami degradasi setelah melewati tanggal kedaluwarsa sehingga sebaiknya dibuang saja.
8. Nitrogliserin oral (NTG)
Obat yang digunakan untuk angina (nyeri dada), dapat kehilangan potensinya dengan cepat setelah botol obat dibuka.
9. Tetrasiklin
Tetrasiklin dapat menghasilkan metabolit toksik, tetapi ini kontroversial di antara para peneliti.
10. Obat-obatan usang
Obat dalam bentuk bubuk atau yang sudah rapuh, obat-obatan yang berbau kuat, atau obat-obatan yang mengering  harus dibuang.
Efek Minum Obat Kedaluwarsa
Tidak ada laporan secara spesifik atau penelitian khusus yang menghubungkan minum obat kedaluwarsa terhadap keracunan pada manusia. Namun, kemungkinan menyebabkan penyakit yang lebih serius dan resistensi antibiotik.
Sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter bila tidak sengaja mengonsumsi obat kedaluwarsa.
Hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam konteks obat kedaluawarsa adalah keamanannya. Unsur kimia dan fisik obat dapat berubah seiring waktu, yang dapat menyebabkan masalah keamanan. Sering ada tanda-tanda fisik dari perubahan ini, seperti perubahan warna dari obat yang kedaluwarsa.
Sangat sulit untuk menentukan apakah obat kedaluarsa aman atau tidak, sehingga profesional medis merekomendasikan untuk tidak menggunakannya, karena risiko yang tidak diketahui dari obat expired tertentu.
Penyimpanan obat yang baik dan benar mampu membantu menjaga potensi dalam waktu yang lama. Sebaiknya obat tidak disimpan dalam tempat yang panas dan lembap. Agar tetap stabil, sebaiknya obat disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan tidak terkena sinar matahari langsung. Pastikan bungkus obat tetap utuh dan jauhkan dari jangkauan anak maupun binatang peliharaan.

Baca Juga : Cara Tepat Mengelola Obat Kadaluarsa

Lowongan Kerja Di PT Daya Muda Agung cabang Banjarmasin

PT. DAYA MUDA AGUNG (DMA), adalah salah satu anak perusahaan dari Grup Mahakam yang mendistribusi produk farmasi dan konsumen dengan 15 cabang; 10 di Jawa, 2 di Sumatra, 1 di Sulawesi, 1 di Bali, 1 di Kalimantan dan 3 sub-distributor.
PT. Daya Muda Agung Cabang Banjarmasin membuka lowongan kerja sebagai Penanggung Jawab Alkes dan Inkaso, adapun kriteria yang diperlukan adalah sebagai berikut :
Wanita maksimal berusia 28 tahun
Memiliki ijazah DIII farmasi atau Sarjana farmasi
Memiliki Surat Tanda Registrasi yang masih berlaku
Tidak bekerja di perusahaan atau di sarana pelayanan farmasi lain
Rajin, ulet, mampu bekerjasama dalam  tim
Bersedia mengurus perizinan dan keperluan Izin Penyalur Alat Kesehatan ( IPAK)
Memahami dan memiliki pengetahuan tentang Regulasi Kefarmasian terutama CDAKB ( Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik)
Mampu dan bersedia bekerja dibawah tekanan
Memiliki SIM dan kendaraan sendiri
Syarat administrasi yang harus dilengkapi :
Curiculum vitae
Surat Lamaran
Fotokopi KTP/ SIM
Fotokopi ijazah
Fotokopi Transkrip Nilai
Fotokopi Surat Tanda Registrasi
Foto berwarna terbaru
Surat keterangan Berkelakuan Baik ( SKCK)
Surat keterangan Berbadan Sehat
Berkas penunjang Lain ( misal : Sertifikat)
Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Person Ari di nomor 08985193330 ( hanya Whastapp) atau lewat email : ari.rahman@dma.co.id.
Kirimkan lamaran anda langsung ke PT. Daya Muda Agung Cabang Banjarmasin yang beralamat di Jl. Jenderal A. Yani Km 13,2 Rt 8 RW.3 Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan 70652. ( Seberang Trio Motor pal 13)
√ Tuliskan Nama, No Hp, Alamat email pribadi dan posisi yang dilamar pada pojok kanan atas amplop ( untuk kirim berkas langsung)
Tuliskan Posisi yang dilamar pada Judul Email, tuliskan nama, no Hp pada isi email ( untuk mengirim lamaran Via email )

Yuk Bantu Kurangi Polusi Udara dengan Cara Ini

Polusi udara menjadi isu serius di seluruh dunia. Di Indonesia, sejumlah kota besar dinilai belum memiliki kualitas udara yang baik menurut standar dunia sehingga lama kelamaan akan berdampak buruk pada kesehatan. Sebut saja ibukota Negara, Jakarta yang belakangan ini memiliki kualitas udara buruk dan beberapa kota di Kalimantan yang mulai diselimuti kabut.
Jika kondisi ini tidak segera ditanggulangi, beberapa dampak ini mungkin terjadi;
Menurunnya fungsi paru-paru
Meningkatnya penderita infeksi saluran pernafasan
Asma
Berat lahir rendah pada bayi
Kelahiran premature
Terganggunya perkembangan neurologis anak
Untuk mengurangi polusi dan meningkatkan kualitas udara sehingga lingkungan hunian semakin layak tinggal, berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan;
Bijak dalam Menggunakan Kendaraan
Penyumbang terbesar polusi udara adalah asap yang dihasilkan kendaraan. Gunakan transportasi umum untuk mengurangi asap kendaraan yang bisa mencemari udara. Selain itu gunakan tranportasi ramah lingkungan seperti bersepeda atau berjalan kaki jika tempat tujuan yang didatangi letaknya dekat
Manfaatkan Pekarangan untuk Berkebun
Berkebun di pekarangan bisa membuat lingkungan menjadi lebih sehat dan segar. Jika pekarangan tidak cukup besar, buatlah taman vertikal yang ditempatkan secara indoor ataupun outdoor atau membuat taman dengan sistem hidroponik yang tidak memerlukan media tanah.
Kurangi Rokok
Polusi udara  dapat  berasal dari asap rokok yang mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia yang dapat menyebabkan. Jika mengurangi aktivitas merokok masih sulit dilakukan, merokoklah  di area khusus merokok, serta menghindari merokok berdekatan dengan anak karena terdapat risiko tinggi terkena penyakit pernafasan.
Mengurangi Produk Kemasan
Penyumbang polusi udara terbesar adalah  Plastik, kardus dan aluminium. Sebaiknya, mulai perhatikan penggunaan produk kemasan seperti memilih kemasan yang dilengkapi label daur ulang, membawa tas kain belanja sendiri saat berbelanja di swalayan, membeli produk hasil bumi dan tidak menggunakan produk yang dikemas dalam bentuk kaleng atau beku.
Selain itu, hindari pula membeli produk yang dikemas menggunakan styrofoam. Styrofoam merupakan bahan yang sulit didaur ulang dan berkontribusi besar terhadap polusi melalui pelepasan hidrokarbon, sehingga baiknya kamu membawa wadah makanan sendiri atau meminta penjual makanan untuk mengemasnya menggunakan wadah berbahan kardus.
Kurangi Penggunaan Alat Elektronik
Himbauan untuk mematikan lampu saat meninggalkan ruangan sangatlah penting untuk diikuti karena tindakan kecil tersebut berperan besar dalam mengurangi polusi udara. Mulai dari sekarang, jangan hanya sekadar mematikan lampu, namun meminimalisir penggunaan alat elektronik lain seperti mencabut kabel listrik jika tidak digunakan, menggunakan alat elektronik seperti lampu dan pendingin ruangan yang hemat energi, atau menggunakan satu lampu utama di hunian saat malam hari.
Jangan membakar sampah.
Membakar sampah adalah salah satu sumber utama polusi di negara ini, jadi jangan membakar sampah, sebaiknya kumpulkan sampah di tempat pembuangan sampah.
Konsumsi Makanan Sehat
Makan makanan sehat yang terutama kaya antioksidan, seperti buah-buahan dan sayuran segar. Antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari efek bahaya radikal bebas yang diciptakan oleh pencemaran udara.
 Mulailah mempraktekkan aktivitas di atas untuk membantu mengurangi pencemaran udara, agar kualitas udara semakin baik sehingga kesehatan juga terjaga.

Viral Polisi Terbakar, Ini harus Anda Dilakukan Bila  Mengalami Luka Bakar
Luka bakar adalah keadaan dimana lapisan kulit menjadi rusak disebabkan oleh benda panas, termasuk api, air panas, dan uap panas. Rusaknya kulit akibat luka bakar membuat penderitanya mudah mengalami infeksi, karena kulit merupakan lapisan pertahanan awal tubuh untuk melawan infeksi. Oleh karena itu, penanganan perlu dilakukan secepatnya.
Penanganan luka bakar dilihat dari tingkatan keparahannya, atau disebut juga dengan derajat luka bakar. Derajat luka bakar terbagi menjadi tiga tingkatan, yaitu derajat satu, derajat dua, dan derajat tiga. Semakin tinggi derajat luka bakar, maka dampaknya aka semakin parah dan rumit penanganannya.
Luka bakar derajat satu
Luka Bakar derajat satu disebut juga dengan luka bakar superfisial. Kerusakan kulit pada luka bakar derajat satu hanya mengenai epidermis atau lapisan kulit yang paling luar. Jadi, tingkat keparahannya paling ringan dan mudah ditangani.
Tanda-tanda luka bakar derajat satu adalah:
Kulit kemerahan.
Peradangan atau bengkak ringan.
Nyeri yang masih dapat ditahan.
Kulit kering dan mengelupas, saat luka bakar mulai sembuh.
Luka bakar derajat satu ini hanya mengenai lapisan kulit paling atas, sehingga tanda-tanda tersebut biasanya akan hilang saat sel-sel kulit mati mulai terkelupas dan digantikan dengan yang baru.
Cara penanganan
Luka bakar derajat satu lebih mudah penanganannya dan bisa dilakukan di rumah yaitu:
Alirkan air dingin pada kulit yang terbakar selama 5 menit. Jangan mengompres menggunakan es batu karena dapat memperparah luka bakar.
untuk membantu mengurangi rasa sakit, minum pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen
Oleskan gel lidah buaya atau krim dingin untuk menenangkan kulit yang memerah.
Oleskan salep antibiotik dan balut dengan kasa untuk menghindari gesekan dengan benda sekitar. Jangan gunakan kapas untuk menutupi luka bakar karena kapas mengandung serat-serat yang dapat menempel pada luka dan dapat menyebabkan infeksi.
Luka derajat satu bisa lebih cepat sembuh, sekitar 7 sampai 10 hari dan tidak meninggalkan jaringan parut. Jadi, kulit dapat kembali mulus seperti semula.
Walaupun bisa ditangani sendiri di rumah.tetap kunjungi dokter jika mengalami luka bakar jenis ini . Terutama jika area lukanya cukup luas hingga lebih dari 9 cm dan mengenai wajah atau sendi tubuh utama.
Luka bakar derajat dua
Tingkat keparahan luka bakar derajat dua lebih serius daripada luka bakar derajat satu. Area kerusakan sel-sel kulit sudah mulai menembus epidermis hingga mengenai sebagian dermis atau lapisan kulit dalam.
Tanda-tanda luka bakar derajat dua meliputi kulit yang melepuh, memerah, dan terasa perih. Area luka bakar juga tampak basah dan mengkilap. Kadang-kadang kondisi ini juga dapat memicu pertumbuhan jaringan parut mengandung nanah yang disebut dengan luka bakar eksudat (fibrinous exudate).
Cara penanganan
Lama penyembuhan pada luka bakar ini bisa berbeda-beda pada tiap orang. Semakin parah lepuhannya, semakin lama pula masa penyembuhannya. Namun, orang yang terkena luka bakar derajat dua biasanya akan sembuh dalam kurun waktu 2 sampai 3 minggu tanpa pertumbuhan jaringan parut.
Atasilah luka bakar derajat dua dengan cara::
Alirkan air dingin pada area kulit yang melepuh selama 15 menit
Redakan nyeri dengan mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen
Jangan menutup area luka bakar dengan kapas agar tidak menimbulkan infeksi
Jagalah  area luka bakar tetap bersih dan balut dengan kain kasa. Hal ini bertujuan untuk mencegah kemungkinan infeksi dan mempercepat penyembuhan.
Sebaiknya, tetap berkonsultasi ke dokter untuk membantu menyembuhkan luka bakar. Apalagi bila kondisi ini terjadi pada area wajah, tangan, bokong, selangkangan, dan kaki.
Luka bakar derajat III
Luka bakar jenis ini adalah yang paling parah. Kerusakan yang terjadi pada kulit memiliki area yang lebih lebar dan merusak jaringan subkutan kulit.
Tanda-tanda luka bakar derajat ketiga meliputi:
Timbul area putih atau cokelat gelap pada kulit.
Kulit kasar dan terkelupas.
terdapat penebalan kulit yang tampak seperti lilin dan meluas.
Luka bakar derajat tiga sangat rentan terhadap infeksi,  dianjurkan cepat-cepat pergi ke IGD rumah sakit terdekat untuk ditangani. Biasanya, dokter akan memberikan rekomendasi untuk melakukan operasi untuk menghilangkan jaringan parut dan menyembuhkan luka bakar.

Hindari Penyakit dengan Cuci Tangan yang Benar
 Mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu tindakan untuk mencegah penyebaran dan penularan penyakit. Tangan sering kali menjadi perantara dari berbagai bakteri untuk masuk ke dalam tubuh. Membiasakan mencuci tangan dengan sabun dapat mengurangi jumlah orang yang sakit diare sebesar 31%, dan mengurangi penyakit pernapasan seperti pilek sebesar 16-21%.
Berikut beberapa bahaya ketika Anda tidak mencuci tangan:
Tanpa disadari orang sering menyentuh mata, hidung, dan mulut mereka. Aktivitas ini bisa membuat kuman dengan mudah masuk ke dalam tubuh. Saat makan tanpa mencuci tangan, kuman yang berada di tangan bisa saja masuk ke minuman dan makanan, masuknya kuman dapat dimulai dari menyiapkan makanan atau saat mengonsumsinya. Kuman dapat berkembang biak pada beberapa jenis makanan dan minuman, sehingga dapat membuat Anda jatuh sakit.
Kuman dari tangan yang tidak dicuci  dapat berpindah ke benda lain. Misalnya, mainan, gagang pintu, atau permukaan meja.
Cara Mencuci Tangan dengan Benar
Inilah cara mencuci tangan dengan sabun yang benar, yaitu:
Buka keran air dan basahi kedua tangan.
Gunakan sabun secukupnya dan oleskan ke kedua tangan hingga menutupi seluruh permukaan tangan.
Gosokkan kedua telapak tangan secara bergantian.
Jangan lupa untuk menggosok area di antara jari-jari tangan dan juga punggung tangan hingga bersih.
Bersihkan pula ujung jari secara bergantian dengan mengatupkannya.
Bersihkan ibu jari tangan dengan menggenggam dan memutar ibu jari, lakukan secara bergantian pada kedua ibu jari
Lalu, letakkan ujung jari-jari ke telapak tangan, kemudian gosok perlahan. Lakukan secara bergantian dengan tangan lainnya.
Kemudian, bilas kedua tangan dengan air yang mengalir.
Segera keringkan kedua tangan menggunakan handuk atau tisu kering yang bersih.
Gunakan handuk atau tisu tersebut untuk menutup keran air.
Kapan harus mencuci tangan?
Cucilah tangan dengan sabun pada keadaan-keadaan berikut:
Sebelum makan.
Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan makanan.
Sebelum dan sesudah kontak dengan orang sakit yaitu saat merawat atau mengunjunginya
Sebelum dan sesudah merawat luka.
Setelah menggunakan toilet.
Setelah mengganti popok dan membersihkan balita sehabis menggunakan toilet.
Setelah bersin atau batuk.
Setelah menyentuh sampah.
Setelah menyentuh atau membersihkan kotoran hewan.
Cuci tangan diperingati  setiap tanggal 15 Oktober atau dikenal dengan Global Handwashing Day . Biasakanlah mencuci tangan dalam kegiatan sehari-hari agar membantu menghindarkan Anda dan keluarga dari penyakit dan kuman yang selalu mengintai.

Baca Juga : Diare, Penyebab dan Cara Mengatasinya


Lindungi Anak dari Penyakit dengan Imunisasi

Menurut WHO, bila anak tidak imunisasi, maka anak tidak memiliki perlindungan terhadap penyakit serius yang bisa berakibat komplikasi parah bahkan kematian. Vaksin memberikan perlindungan pada tiap anak, baik yang divaksin maupun yang tak bisa divaksin karena kondisi khusus.Bila semua anak telah divaksin, maka risiko penularan penyakit mematikan bisa diminimalisasi atau bahkan hilang sama sekali.
Hepatitis B
diberikan untuk mencegah infeksi hati serius, yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Vaksin ini diberikan kurang dari 24 jam setelah bayi lahir, didahului dengan penyuntikan vitamin K, minimal 30 menit sebelumnya. Vaksin diberikan lagi pada usia 2, 3, dan 4 bulan.
Efek samping pemberian vaksin hepatitis B, seperti demam serta lemas. Pada kasus yang jarang terjadi, efek samping bisa berupa gatal-gatal, kulit kemerahan, dan pembengkakan pada wajah.
Polio
Polio merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Pada kasus yang parah, polio dapat menimbulkan keluhan sesak napas, kelumpuhan, hingga kematian.
Imunisasi polio diberikan saat anak baru dilahirkan hingga usia 1 bulan. Kemudian, diberikan vaksin kembali tiap bulan, yaitu saat anak berusia 2, 3, dan 4 bulan. Untuk penguatan, vaksin bisa kembali diberikan saat anak mencapai usia 18 bulan.
Vaksin polio bisa menimbulkan demam hingga lebih dari 390C. Efek samping lain yang dapat terjadi meliputi reaksi alergi seperti gatal-gatal, kulit kemerahan, sulit bernapas atau menelan, serta bengkak pada wajah.
BCG
Pemberian vaksin BCG bertujuan untuk mencegah perkembangan tuberkulosis (TB), penyakit infeksi serius yang umumnya menyerang paru-paru. Perlu diketahui,Vaksin BCG tidak bisa melindungi orang dari infeksi TB. Namun, vaksin BCG bisa mencegah infeksi TB berkembang ke kondisi penyakit TB yang serius seperti meningitis TB.
Vaksin BCG diberikan satu kali, yaitu saat bayi baru dilahirkan, hingga usia 2 bulan. Bila sampai usia 3 bulan atau lebih vaksin BCG belum diberikan, dokter akan mendiagnosa apakah bayi telah terinfeksi TB atau belum dengan melakukan uji tuberculin atau tes Mantoux.
Vaksin BCG akan menimbulkan bisul pada bekas suntikan dan muncul pada 2- 6 minggu setelah suntik BCG. Bisul bernanah tersebut akan pecah, dan meninggalkan jaringan parut. Efek samping lain yang mungkin muncul, seperti anafilaksis, sangat jarang terjadi.
DPT
Vaksin DPT merupakan jenis vaksin gabungan untuk mencegah penyakit difteri, pertusis, dan tetanus. Difteri merupakan kondisi serius yang dapat menyebabkan sesak napas, paru-paru basah, gangguan jantung, bahkan kematian.
Pertusis atau batuk rejan adalah penyakit batuk parah yang dapat memicu gangguan pernapasan, paru-paru basah (pneumonia), bronkitis, kerusakan otak, hingga kematian. Sedangkan tetanus adalah penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kejang, kaku otot, hingga kematian.
Vaksin DPT harus diberikan 4 kali, yaitu saat anak berusia 2, 3, dan 4 bulan. Vaksin dapat kembali diberikan pada usia 18 bulan dan 5 tahun sebagai penguatan. Setelah itu, pemberian vaksin lanjutan dapat diberikan pada usia 10-12 tahun, dan 18 tahun.
Efek samping yang muncul setelah imunisasi DPT cukup beragam, di antaranya adalah radang, nyeri, tubuh kaku, serta infeksi.
Hib
Vaksin Hib diberikan untuk mencegah infeksi bakteri Haemophilus influenza tipe B. Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan kondisi berbahaya, seperti meningitis, pneumonia, septic arthritis (radang sendi), serta perikarditis (radang lapisan pelindung jantung).
Imunisasi Hib diberikan 4 kali, yaitu saat anak berusia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan dalam rentang usia 15-18 bulan.
Vaksin Hib dapat menimbulkan efek samping, antara lain demam di atas 390C, diare, dan berkurangnya nafsu makan.
Campak
Campak adalah infeksi virus yang ditandai dengan gejala, seperti demam, pilek, batuk kering, ruam, serta radang pada mata. Imunisasi campak diberikan saat anak berusia 9 bulan. Vaksin ulangan (booster) kembali diberikan pada usia 18 bulan. Namun bila anak sudah mendapatkan vaksin MMR, pemberian vaksin campak kedua tidak perlu diberikan.
MMR
Vaksin MMR adalah vaksin kombinasi untuk mencegah campak, gondongan, dan rubella (campak Jerman). Ketiganya merupakan infeksi serius yang menyebabkan komplikasi berbahaya, seperti meningitis, pembengkakan otak, hingga hilang pendengaran (tuli).
Vaksin MMR diberikan pada saat anak berusia 15 bulan, kemudian diberikan lagi pada usia 5 tahun sebagai penguatan. Pemberian imunisasi MMR dilakukan dalam jarak minimal 6 bulan dengan imunisasi campak. Tetapi jika pada usia 12 bulan anak belum juga mendapatkan vaksin campak, maka dapat diberikan vaksin MMR.
Vaksin MMR dapat menyebabkan demam lebih dari 390C, gatal, gangguan dalam bernapas atau menelan, serta bengkak pada wajah.
Banyak isu negatif seputar imunisasi, diantaranya adalah isu vaksin MMR yang dapat menyebabkan autisme. Isu tersebut sama sekali tidak benar. Sampai saat ini tidak ditemukan kaitan yang kuat antara imunisasi MMR dengan autisme.
PCV
Vaksin PCV (pneumokokus) diberikan untuk mencegah pneumonia, meningitis, dan septikemia, yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae. Pemberian vaksin harus dilakukan secara berkelanjutan, yaitu saat anak berusia 2, 4, dan 6 bulan. Kemudian pemberian vaksin dilakukan lagi saat anak berusia 12-15 bulan.
Efek samping yang mungkin timbul dari imunisasi PCV, adalah pembengkakan dan kemerahan pada bagian yang disuntik disertai demam ringan.
Influenza
Vaksin influenza diberikan untuk mencegah flu. Vaksinasi ini bisa diberikan pada anak berusia 6 bulan dengan frekuensi pengulangan 1 kali tiap tahun, hingga usia 18 tahun.
Efek samping vaksin influenza, antara lain demam, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan sakit kepala. Selain itu, efek samping yang jarang muncul meliputi sesak napas, sakit pada telinga, dada terasa sesak, atau mengi.
Hepatitis A
Imunisasi ini bertujuan untuk mencegah hepatitis A, yaitu penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus. Vaksin hepatitis A harus diberikan 2 kali, yaitu pada rentang usia anak 2-18 tahun. Suntikan pertama dan kedua harus berjarak 6 bulan atau 1 tahun.
Vaksin hepatitis A dapat menimbulkan efek samping seperti demam,lemas,gatal-gatal, batuk, sakit kepala, dan hidung tersumbat.
Varisela
Vaksin ini diberikan untuk mencegah penyakit cacar air, yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Imunisasi varisela dilakukan pada anak usia 1-18 tahun. Bila vaksin diberikan pada anak usia 13 tahun ke atas, vaksin diberikan dalam 2 dosis terpisah, dengan jarak waktu pemberian minimal 4 minggu.
1 dari 5 anak yang menerima vaksin varisela mengeluhkan nyeri dan kemerahan pada area yang disuntik. Vaksin varisela juga dapat menimbulkan ruam kulit, tetapi efek samping ini hanya terjadi pada 1 dari 10 anak. (dikutip dari www.alodokter.com)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.