Articles by "vitamin a"

Tampilkan postingan dengan label vitamin a. Tampilkan semua postingan

Yuk Jaga Kesehatan Mata Kita!!
Di zaman sekarang ini kita tak bisa lepas dari gadget dan komputer. Sering menatap layar ponsel atau pun monitor, seperti komputer, laptop atau televisi dalam jangka lama bisa menimbulkan dampak yang buruk bagi mata.

Berikut ini adalah beberapa cara menjaga kesehatan mata, sekaligus berguna untuk tidak memperparah kemampuan penglihatan yang sudah mengalami rabun.

1. Makan Buah dan Sayur
Cara mudah untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur terutama yang mengandung vitamin A serta beta karoten. Buah dan sayur yang bisa kamu konsumsi contahnya adalah wortel. Wortel mengandung beta karoten yang sangat tinggi Beta karoten merupakan antioksidan yang bisa mengurangi resiko degenerasi makula atau penurunan penglihatan pusat saat kamu memandang lurus.

2. Kompres dengan Mentimun
Kamu dapat mengompres kelopak mata dengan irisan mentimun. Irisan mentimun dapat membantu untuk mencegah mata bengkak dan juga timbulnya kantong mata. Taruhlah irisan mentimun pada kelopak mata sebelum tidur selama kurang lebih 10 menit. Lakukan secara teratur agar hasil yang diperoleh lebih maksimal.

3. Jangan Gunakan Lensa Kontak Terlalu Lama
Lensa kontak baik digunakan maksimal selama 8 jam. Bila merasakan mata kering, teteskan obat khusus lensa kontak dengan segera . Pemakaian lensa kontak yang terlalu lama tentu saja sangat berbahaya, bahkan dapat menyebabkan kerusakan mata yang permanen.

4. Gunakan Tetes Mata Secara Wajar
Jangan gunakan tetes mata secara berlebihan, kurangi pemakaian obat tetes mata agar tidak ada gangguan terjadi pada mata.

5. Jangan Terlalu Lama Menatap Monitor
Cara menjaga kesehatan mata dengan mudah ialah hindari untuk duduk terlalu lama di depan layar. Hal ini bisa mengakibatkan mata cepat lelah. Selain itu, perhatikan jarak aman mata dengan layar monitor. Jarak minimal mata dengan layar monitor adalah 30 centimeter, selain itu letakkan layar sedikit kebawah dengan jarak sekitar 61 hingga 71 centimeter.
Pastikan kecerahan serta kontras di layar sudah tepat. Jika memiliki masalah pada penglihatan gunakan layar yang besar atau gunakan tulisan dengan ukuran besar. Halni akan membantu mata agar tidak terlalu lelah saat menatap layar monitor.

6. Atur Pencahayaan
Atur pencahayaan pada layar monitor agar lebih nyaman saat digunakan. Selain itu pencahayaan ruangan juga berpengaruh pada kesehatan mata.Pastikan cahaya yang masuk diruangan tidak terlalu berlebihan ataupun terlalu gelap.
Saat membaca buku perhatikan juga tingkat pencahayaan di ruangan. Membaca diruang dengan cahaya redup akan menyebabkan ketegangan pada mata, sedangkan bila membaca di ruang yang terlalu terang dapat merusak kinerja mata. 

7. Jangan Melihat Cahaya Terang Secara Langsung
Hindari untuk melihat cahaya yang terang secara langsung karena dapat merusak mata.

8. Jangan Sering Mengucek Mata
Kurangi mengucek mata bila tidak diperlukan, mengucek mata dapat mengakibatkan iritasi pada mata, bila mata terasa gatal atau perih sebaiknya gunakan obat tetes mata.

9. Gunakan Kacamata Diwaktu Tertentu
Saat berada di tempat yang penuh debu, gunakanlah kacamata untuk melindungi mata sehingga dapat mengurangi resiko gangguan dan cedera pada mata. 

10. Istirahatkanlah Mata
Gunakan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit fokuslah pada benda yang dekat ataupun fokus pada layar, kemudian istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat sesuatu dengan jarak 20 kaki atau sekitar 6 meter. Lakukan secara teratur untuk menghindari kerusakan mata. Selain itu jangan lupa untuk berkedip ataupun menutup mata sejenak agar mata tidak kelelahan.

Yuk Berikan Vitamin A untuk Anak!

Vitamin A  banyak ditemukan pada daging, hati, produk olahan susu dan telur, buah-buahan, sayuran hijau, dan minyak sawit merah. Vitamin A sering kali dihubungkan dengan masalah kebutaan, tetapi mikronutrisi yang terkandung dalam vitamin A juga berperan penting sebagai penyokong sistem imun. Defisiensi vitamin A dalam tubuh akan menyebabkan kerja sistem imun terhambat untuk melawan penyakit, seperti diare, campak, dan infeksi gangguan pernapasan.

Apa akibatnya jika anak kekurangan vitamin A?

Kurang Vitamin A (KVA) masih merupakan masalah yang tersebar di seluruh dunia terutama di Negara berkembang dan dapat terjadi pada semua umur terutama pada masa pertumbuhan . kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kelainan pada mata yang umumnya terjadi pada anak usia 6 bulan s/d 4 tahun yang menjadi penyebab utama kebutaan di negara berkembang.
Anak-anak yang menderita Kurang Energi Protein (KEP) atau gizi buruk biasanya mengalami  kekurangan asupan zat gizi sangat kurang, termasuk zat gizi mikro dalam hal ini vitamin A. Akibatnya anak yang menderita kekurangan vitamin A mudah terserang infeksi seperti infeksi saluran pernafasan akut,campak,cacar air,diare dan infeksi lain karena daya tahan anak menurun. Namun masalah kekurangan vitamin A dapat juga terjadi pada keluarga dengan penghasilan cukup. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan orang tua terutama ibu tentang gizi yang baik. Gangguan penyerapan pada usus juga dapat menyebabkan kekurangan vitamin A. kekurangan vitamin A akan menurunkan sistem daya tahan tubuh dan produksi sel darah merah (hematopoiesis), menyebabkan ruam kulit, dan gangguan penglihatan (contohnya xerophthalmia, rabun malam).

Penyebab kekurangan vitamin A diantaranya adalah
Kurang asupan gizi
Malabsorpsi lemak
Gangguan hati
Penurunan bioavailabilitas karotenoid provitamin A
Masalah pada sustem pencernaan, penyimpanan, atau pengangkutan vitamin A

Gangguan pada sistem pencernaan atau penyimpanan biasa ditemukan pada penyakit celiac disease, cystic fibrosis, gangguan pancreas, obstruksi usus dua belas jari, diare kronis, obstruksi saluran empedu, giardiasis, dan sirosis. Kekurangan vitamin A umumnya ditemukan bersamaan dengan kekurangan gizi protein-energi yang berkepanjangan, yang tidak hanya diakibatkan oleh pengaturan pola makan yang buruk, tetapi juga karena sistem penyimpanan dan pengangkutan vitamin A yang tidak dapat bekerja dengan baik.

Pada anak yang terjangkit campak kronis, terapi vitamin A dapat mempercepat pemulihan dengan mengurangi tingkat keparahan tanda-tanda penyakit dan risiko kematian.

Berapa banyak vitamin A yang diperlukan anak?
Usia 1 – 3 tahun: 1,000 IU, atau 300 mikrogram (mcg) retinol activity equivalent (RAE) vitamin A setiap hari
Usia 4 tahun dan lebih: 1,333 IU, atau 400 mcg RAE setiap hari
Teknis pelaksanaan pemberian vitamin A

Vitamin A dosis tinggi diberikan kepada seluruh anak balita umur 6-59 bulan secara serentak, dimana untuk :
• Bayi (6-11 bulan) pada bulan Februari atau bulan Agustus
• Anak balita (12-59 bulan) pada bulan Februari dan Agustus

Vitamin A dapat anda peroleh secara gratis di sarana kesehatan seperti, Puskesmas, Pustu, polindes, praktek dokter/bidan swasta, posyandu, sekolah, TK, dan PAUD pada bulan Februari dan Agustus.
.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.