Latest Post

Kenali Tanda Masa Subur yang Bisa Anda Rasakan

Saat wanita sedang berada di masa suburnya ada beberapa ciri khusus yang bisa menjadi tanda. Ketika  sel telur telah matang dan terlepas dari ovarium untuk menuju ke rahim masa ini disebut sebagai masa ovulasi. Di masa ovulasi inilah kemungkinan besar sel telur akan bertemu dengan sperma lebih tinggi untuk membentuk embrio dan terjadinya kehamilan.

Jika di masa ovulasi ini Anda melakukan hubungan seks dengan pasangan, maka potensi untuk terjadinya pembuahan pun juga lebih besar. Secara umum, penghitungan masa ovulasi sendiri terjadi di hari ke-13 dan ke-14 setelah masa haid berakhir.  Selain itu biasanya tubuh wanita akan memberikan tanda-tanda lain yang bisa menjadi ciri masa suburnya. Ciri-ciri yang menunjukkan anda sedang dalam masa subur, diantaranya:

1. Gairah Seks yang Meningkat

Jika Anda sadari beberapa tanda bisa menjadi ciri bahwa wanita sedang dalam masa subur. Salah satunya adalah gairah seks yang meningkat dibanding hari-hari lainnya. Biasanya wanita yang sedang dalam masa subur memiliki keinginan untuk melakukan hubungan seks yang lebih tinggi. Mereka akan terus menginginkan hubungan di atas ranjang selama beberapa malam. Bahkan meningkatnya gairah seks ini juga dapat menjadi tanda alami bahwa tubuh telah siap untuk melakukan reproduksi.

2. Keluarnya Cairan Bening Seperti Putih Telur

Saat masa ovulasi maka vagina akan mengeluarkan cairan bening yang bentuknya  mirip dengan putih telur. Cairan bening ini bukanlah keputihan, melainkan cairan yang diproduksi untuk mempermudah gerakan sperma di dalam rahim. Saat cairan ini keluar, maka untuk Anda yang ingin segera memiliki buah hati. Sebaiknya mulai untuk mendekatkan diri dengan pasangan. Karena di masa-masa seperti ini proses pembuahan dapat dilakukan dengan maksimal.

3. Adanya Sedikit Bercak Kecokelatan

Selain keluarnya cairan bening, biasanya akan disertai dengan adanya bercak kecoklatan yang menempel pada pakaian dalam Anda. Bercak kecokelatan ini merupakan folikel telur yang akan melepaskan dirinya untuk menyambut pembuahan. Jadi, jika Anda mengeluarkan cairan bening yang disertai dengan adanya bercak kecokelatan. Maka hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa Anda sedang dalam masa subur.

4. Rahim Terasa Lebih Lembut dan Terbuka

Ketika wanita dalam masa ovulasi, maka posisi rahim akan lebih terbuka. Hal ini akan membuat bagian vagina lebih lembut daripada hari biasanya. Mungkin saat melakukan hubungan seks Anda akan merasakan sedikit rasa sakit. Hal tersebut disebabkan karena vagina terlalu banyak memproduksi cairan pelumas akibat sekresi yang terjadi. Bahkan cairan yang keluar pun akan lebih banyak dan Anda lebih cepat basah saat melakukan hubungan seks dengan pasangan.

Baca Juga : Tanda Kehamilan yang Sering tak Disadari

5. Nyeri Pada Bagian Payudara

Selain bisa dilihat dari masa ovulasi, tanda masa subur juga dapat dilihat adanya rasa nyeri pada bagian payudara. Meskipun beberapa wanita sering mengalami sakit nyeri akibat beberapa faktor lain. Namun jika rasa nyeri tersebut datang setelah masa haid berakhir dan hanya dirasakan beberaap saat saja. Maka hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa Anda sedang dalam masa subur.

6. Perut Bagian Bawah Terasa Sakit

Masa subur juga dapat ditandai dengan adanya rasa sakit di bagian perut bagian bawah. Biasanya rasa sakit ini disertai dengan keluarnya cairan bening ditambah bercak kecoklatan yang keluar dari vagina. Untuk rasa sakitnya sendiri bisa terjadi di bagian perut sebelah kanan atau kiri. Namun durasinya tidak lama, hanya berlangsung beberapa menit atau jam saja.

7. Perut Terasa Kembung

Kondisi perut yang terasa kembung juga merupakan ciri masa subur. Saat masa subur terjadi kemungkinan kondisi seperti perut kembung bisa saja terjadi. Di mana hal ini disebabkan adanya peningkatan pada retensi air akibat meningkatnya kadar estrogen dalam tubuh. Perut kembung ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan bisa menghilang begitu saja tanpa harus Anda obati.

8. Sakit Kepala

Selain perut kembung yang terjadi secara tiba-tiba, kondisi seperti sakit kepala ataupun migren juga dapat terjadi mendekati masa ovulasi. Meskipun hal ini hanya ditemui sekitar 20% dari wanita dewasa. Namun tanda sakit kepala atau migren sebaiknya jangan Anda anggap berat jika hal tersebut terjadi setelah siklus menstruasi berakhir. Kondisi ini bisa disebabkan karena melonjaknya hormon yang berimbas pada fluktuasi hormon dan menyebabkan sakit di bagian kepala.

9. Mual

Mual bukan hanya dianggap sebagai tanda terjadinya kehamilan namun juga menunjukkan masa subur. Saat seorang wanita merasakan mual di pertengahan bulan setelah masa haidnya berakhir. Mual ini bisa menjadi tanda sedang dalam masa ovulasi atau masa subur. Selain itu, mual juga dapat menjadi gejala PMS akibat peningkatan hormon yang terjadi.

10. Lebih Sensitif

Ciri bahwa Anda sedang dalam masa subur juga ditandai dengan tubuh yang lebih sensitif, terutama di bagian indera penciuman. Di mana beberapa wanita akan merasakan indera penciumannya lebih tajam dibanding hari-hari lainnya. Apalagi jika kondisi tersebut terjadi setelah siklus haid berakhir.

Selain  ciri-ciri di atas, mengetahui masa subur juga dapat dilakukan dengan cara menghitung masa subur dengan sistem kalender. Cara ini bisa Anda lakukan jika ciri-ciri di atas sulit untuk Anda ketahui. Apalagi untuk Anda yang kurang peka terhadap beberapa kondisi di masa subur tersebut.

Untuk menghitung masa subur dapat Anda melakukannya dengan mencoba rumus kalkulator masa subur di bawah ini:

Pertama, ketahui berapa lama siklus masa haid Anda. Untuk jarak yang mendekati 21 hari maka disebut dengan siklus pendek. Sedangkan, jarak yang mendekati 35 hari disebut dengan siklus panjang. Untuk Anda yang berada di siklus pendek, maka bisa dikurangi dengan angka 18, sedangkan untuk yang siklus panjang bisa dikurangi dengan angka 11. Maka Anda akan menemukan kapan terjadinya masa subur wanita.

Mengenal Obat Asam Lambung "Ranitidin" dari Indikasi hingga Efek Sampingnya

Penarikan 5 produk ranitidin yang terdeteksi mengandung N-Nitrosodimethylamine (NDMA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) dari peredarannya di pasar dan instansi pelayanan kesehatan menimbulkan kebingungan di antara masyarakat yang menggunakan ranitidin di dalam terapi pengobatannya, begitu juga masyarakat yang tidak pernah menggunakannya. Penjelasan mengenai obat ranitidin diperlukan masyarakat untuk mengetahui kegunaan dan efek yang ditimbulkan saat mengonsumsinya. Berikut paparan mengenai obat asam lambung Ranitidin.

Ranitidin adalah obat maag yang termasuk dalam golongan antihistamin, lebih tepatnya disebut H2-antagonis. Ranitidin digunakan untuk mengurangi produksi asam lambung sehingga dapat mengurangi rasa nyeri uluhati akibat ulkus atau tukak lambung, dan masalah asam lambung tinggi lainnya.

Mengenal Obat Ranitidin
Ranitidin merupakan nama generik. Selain obat generik, Ranitidin memiliki beberapa nama merek dagang, jika anda membeli obat dengan merek dagang maka perhatikanlah zak aktif atau komposisinya pada kemasan. Obat Ranitidin tersedia dalam 3 bentuk sediaan, yaitu tablet  , sirup, dan injeksi dengan kandungan yang berbeda sebagai berikut:
Tablet Ranitidin 150 mg
Tablet Ranitidin 300 mg
Ranitidin Sirup: mengandung 168 mg ranitidine hydrochloride (setara dengan 150 mg ranitidine anhidrat basa bebas per 10 mL larutan oral) dalam  tiap 10ml sirup.

Indikasi atau Kegunaan
Obat ranitidin digunakan untuk pengobatan terkait asam lambung yaitu tukak pada lambung dan duodenum (usus 12 jari) dan mencegah penyakit gastroesophageal reflux (GERD),  gastritis atau sakit maag, perut kembung, sering bersendawa dan sebagainya. Tidak hanya mengurangi gejala yang muncul tetapi juga berfungsi mencegah timbulnya kembali gejala-gejala asam lambung.

Baca Juga : Mengenal NDMA. Zat Karsinogenik Penyebab Penarikan Ranitidin

Dosis Ranitidin dan Cara Pakai
Dosis ranitidin untuk dewasa adalah  satu kali 150 mg dalam sehari atau 150 mg dua kali sehari atau 300 mg sekali sehari tergantung pada kondisi pasien. Obat ini dapat diminum sebelum atau setelah makan.
Ketika digunakan untuk mengobati gangguan pencernaan, seperti sakit uluhati dan mual, dosis lazim untuk orang dewasa dan anak-anak usia 8 tahun atau lebih adalah 75 mg sampai 150 mg diambil ketika gejala muncul. Jika gejalanya menetap selama lebih dari 1 jam atau kembali muncul setelah 1 jam, maka dapat diberikan dosis kedua dengan kekuatan yang sama.
Untuk mencegah gejala sakit maag yang disebabkan oleh mengonsumsi makanan atau minuman tertentu, maka gunakan ranitidin 30 sampai 60 menit sebelum makan makanan atau minum minuman yang dicurigai akan menimbulkan gejala (membuat maag kambuh).
Dosis maksimum adalah 300 mg setiap 24 jam. Jangan lama-lama menggunakan obat ini, jika lebih dari 2 minggu gejala belum juga membaik maka periksalah ke dokter.

Ranitidin Injeksi
Bentuk injeksi raniditine dapat digunakan di rumah sakit dalam keadaan tertentu ketika pasien tidak mampu menelan tablet. Injeksi ranitidin diberikan secara intravena (ke pembuluh darah) atau intramuskular (suntik otot) dengan dosis 50 mg setiap 6 sampai 8 jam.
Banyak hal yang dipertimbangkan dokter untuk menentukan dosis yang tepat, oleh karena itu mungkin Anda bisa saja menemukan dosis yang berbeda dengan yang tercantum di sini.

Apakah ada pantangannya?
Tidak ada pantangan makanan selama anda menggunakan obat Ranitidin. Anda mungkin disarankan untuk menghindari makanan tertentu yang terkait dengan penyakit Anda. Ranitidin juga tidak mempengaruhi kemampuan Anda untuk mengemudi atau mengoperasikan mesin. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk lebih jelasnya.

Baca Juga : BPOM Tarik Obat Asam Lambung "Ranitidin"
Kontraindikasi
Lansia
Ibu hamil
Ibu menyusui
Kanker lambung
Penyakit ginjal
Mengonsumsi obat non-steroid anti-inflamasi
Sakit paru paru
Diabetes
Masalah dengan sistem kekebalan tubuh
Porfiria akut (gangguan metabolisme langka)
( ! ) Ranitidin tidak boleh digunakan pada orang yang alergi ranitidin.

Efek Samping Rantidin
Ada beberapa efek samping yang harus dilaporkan ke dokter sesegera mungkin ketika menggunakan ranitidine, diantaranya:
Kegelisahan, depresi, halusinasi
Reaksi alergi seperti kulit ruam, gatal atau gatal-gatal, pembengkakan wajah, bibir, atau lidah
Gangguan pernapasan
Perdarahan yang tidak biasa atau memar
Muntah
Menguningnya kulit atau mata
Efek samping ranitidin yang ringan antara lain:
Sembelit atau diare
Pusing
Sakit kepala
Mual
Perlu diingat efek samping tidaklah selalu muncul pada saat penggunaan obat sehingga tidak perlu khawatir menggunakan Obat Ranitidin selama mengikuti petunjuk dokter atau apoteker.


Mengenal NDMA, Zat Karsinogenik Penyebab Penarikan Ranitidin

Badan Pengawas Obat dan Makanan telah melakukan penarikan beberapa produk Ranitidin tablet yang tercemar NDMA atau Nitrosodimethylamine. Tak hanya itu BPOM juga mewajibkan industri farmasi yang memproduksi Ranitidin untuk melakukan pengujian secara mandiri terhadap cemaran NDMA dan menarik secara sukarela apabila kandungan cemaran melebihi ambang batas yang diperbolehkan.

NDMA atau Nitrosodimethylamine banyak digunakan terutama dalam penelitian laboratorium untuk menginduksi tumor pada hewan percobaan. Zat ini dapat terbentuk selama memasak makanan, terutama daging dan ikan yang diawetkan, yang mengandung natrium nitrit sebagai pengawet, tetapi juga ditemukan dalam beberapa sayuran, keju, minuman beralkohol dan buah-buahan, dan sebagai kontaminan dalam produk karet.

NMDA dapat muncul tiba-tiba dari berbagai bahan baku industri melalui beberapa reaksi kimia seperti yang melibatkan alkilamina dengan nitrogen oksida, asam nitrat atau garam nitrit. Sumber industri potensial termasuk produk sampingan dari penyamakan kulit, pabrik pestisida, pabrik karet dan ban, situs pembuatan dan penggunaan alkilamin, fasilitas pengolahan ikan, pabrik pengecoran dan pewarna. NDMA juga merupakan produk sampingan yang tidak disengaja dari klorinasi air limbah dan air minum di pabrik pengolahan yang menggunakan kloramin untuk desinfeksi (NCBI)

Paparan NDMA dapat terjadi melalui (EPA, 2014) :
(1) menelan makanan yang mengandung nitrosamin, seperti daging dan ikan yang diasap atau disembuhkan
(2) menelan makanan yang mengandung alkylamines, yang dapat menyebabkan NDMA terbentuk di perut
(3) minum air yang terkontaminasi
(4) minum minuman malt (seperti bir dan wiski) yang mungkin mengandung kadar nitrosamin rendah yang terbentuk selama pemrosesan
(5) menggunakan produk perlengkapan mandi dan kosmetik seperti sampo dan pembersih yang mengandung NDMA
(6) menghirup atau menghirup asap rokok. Paparan di tempat kerja dapat terjadi di penyamakan kulit, pabrik pembuat pestisida dan pabrik karet dan ban

Baca Juga : BPOM Tarik Obat Asam Lambung " Ranitidin"yang Terkontaminasi NDMA

Rute oral merupakan jalur utama paparan NDMA terhadap manusia (EPA, 2014). Paparan berlebih (overexposure) NDMA dapat menyebabkan kerusakan hati pada manusia. Gejala overexposure NDMA yang mungkin terjadi antara lain adalah sakit kepala, demam, mual, penyakit kuning, muntah, nyeri bagian perut, pembengkakan hati, penurunan fungsi hati, ginjal, dan paru-paru, serta pusing.
Dalam studi hewan dari berbagai spesies termasuk tikus dan tikus, paparan NDMA telah menyebabkan tumor terutama hati, saluran pernapasan, ginjal dan pembuluh darah (DHHS 2011; IARC 1998).

Pertolongan Pertama
Berikut pertolongan pertama yang dapat diberikan pada kecelakaan paparan NDMA:

Mata : Pertama periksa korban, jika terdapat lensa kontak segera lepaskan. Bilas mata korban dengan air atau larutan garam normal selama 20 hingga 30 menit. Jangan mengoleskan salep, minyak, atau obat apa pun di mata korban tanpa instruksi khusus dari dokter. SEGERA bawa korban setelah mata memerah ke rumah sakit walaupun tidak ada gejala (seperti kemerahan atau iritasi) yang timbul.
KULIT: SEGERA alirkan air pada kulit yang terkena sambil melepas semua pakaian yang terkontaminasi. Cuci seluruh area kulit dengan hati-hati dengan sabun dan air.Segera hubungi rumah sakit atau pusat kendali racun walaupun tidak ada gejala (seperti kemerahan atau iritasi) yang berkembang.
TERHIRUP : Segera tinggalkan daerah yang terkontaminasi; ambil napas dalam-dalam dari udara segar. SEGERA panggil dokter dan bersiaplah untuk membawa korban ke rumah sakit walaupun tidak ada gejala (seperti mengi, batuk, sesak napas, atau terbakar di mulut, tenggorokan, atau dada). Berikan perlindungan pernapasan yang tepat untuk pelindung saat memasuki kondisi udara yang belum diketahui.
TERTELAN: Jangan melakukan prosedur pemicu muntah. Jika korban sadar dan tidak kejang-kejang, berikan 1 atau 2 gelas air untuk mencairkan bahan kimia tersebut dan SEGERA hubungi rumah sakit atau pusat kendali racun. Jika korban kejang-kejang atau tidak sadarkan diri, jangan memberikan apa pun melalui mulut, pastikan jalan napas korban terbuka dan letakkan korban di sisinya dengan kepala lebih rendah dari badan.
LAINNYA: Karena bahan kimia ini diketahui atau diduga sebagai karsinogen, Anda harus menghubungi dokter untuk meminta nasihat mengenai kemungkinan efek kesehatan jangka panjang dan rekomendasi potensial untuk pemantauan medis. Rekomendasi dari dokter akan tergantung pada senyawa spesifik, sifat kimia, fisik dan toksisitasnya, tingkat paparan, lama paparan, dan rute paparan. (NTP, 1992)

BPOM menyarankan pasien yang telah terlanjur mengonsumsi obat-obatan yang berpotensi mengandung NDMA disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter atau apoteker yang terpercaya. Pasien yang terlanjur mengonsumsi obat tersebut dengan dosis yang lebih rendah atau untuk jangka waktu yang lebih pendek akan berisiko lebih rendah.

BPOM Tarik Obat Asam Lambung "Ranitidin" yang Terkontaminasi NDMA

Ranitidin adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala atau penyakit yang berkaitan dengan produksi asam berlebih di dalam lambung. Ranitidin lazim di gunakan ketika obat penetral asam lambung belum mampu mengendalikan asam lambung berlebih pada penderita Gastritis atau yang dikenal dengan tukak lambung atau mag. Kelebihan asam lambung dapat membuat dinding sistem pencernaan mengalami iritasi dan peradangan.  Ranitidin memiliki mekanisme kerja menghambat pengeluaran/sekresi asam lambung berlebih, sehingga rasa sakit dapat reda dan luka pada lambung perlahan-lahan akan sembuh.

Baru-baru ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan penarikan obat ranitidin. Sesuai edaran beberapa waktu yang lalu, obat ini tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang dikaitkan dengan risiko kanker. Pada tanggal 13 September 2019, US FDA dan EMA mengeluarkan peringatan tentang adanya temuan cemaran NDMA dalam jumlah yang relatif kecil pada sampel produk yang mengandung bahan aktif ranitidin, dimana NDMA merupakan turunan zat Nitrosamin yang dapat terbentuk secara alami. Studi global memutuskan nilai ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan adalah 96 ng/hari (acceptable daily intake), bersifat karsinogenik jika dikonsumsi di atas ambang batas secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dijadikan dasar oleh Badan POM dalam mengawal keamanan obat yang beredar di Indonesia.

Baca Juga : Kamu Harus Tahu! Inilah 5 Hoax Seputar Kesehatan yang Paling Populer

Berdasarkan nilai ambang batas cemaran NDMA yang diperbolehkan, Badan POM memerintahkan kepada Industri Farmasi pemegang izin edar produk tersebut untuk melakukan penghentian produksi dan distribusi serta melakukan penarikan kembali (recall) seluruh bets produk dari peredaran
Hasil uji yang dilakukan BPOM terhadap sejumlah sampel menunjukkan, sebagian mengandung cemaran NDMA dengan jumlah melebihi batas yang diperbolehkan. Pengujian dan kajian risiko terhadap seluruh produk masih akan dilanjutkan. Oleh karena itu, BPOM juga mewajibkan industri  farmasi yang memproduksi ranitidinuntuk melakukan pengujian secara mandiri terhadap cemaran NDMA dan menarik secara sukarela apabila kandungan cemaran melebihi ambang batas yang diperbolehkan


Melampiri penjelasan tersebut, berikut daftar obat mengandung ranitidin yang ditarik dari pasaran:

PERINTAH PENARIKAN:

1. Ranitidine Cairan Injeksi 25 mg/mL
- Nomor bets produk beredar:
95486 160 s/d 190
06486 001 s/d 008
16486 001 s/d 051
26486 001 s/d 018
- Pemegang izin edar:
PT Phapros Tbk

PENARIKAN SUKARELA:

1. Zantac Cairan Injeksi 25 mg/mL
- Nomor bets produk beredar:
GP4Y, JG9Y, XF6E
- Pemegang izin edar:
PT Glaxo Wellcome Indonesia

2. Rinadin Sirup 75 mg/5mL
- Nomor bets produk beredar:
0400518001
0400718001
0400818001
- Pemegang izin edar:
PT Global Multi Pharmalab

3. Indoran Cairan Injeksi 25 mh/mL
- Nomor bets produk beredar
BF 12I008
- Pemegang izin edar:
PT Indofarma

4. Ranitidine Cairan Injeksi 25 mg/mL
- Nomor bets produk beredar:
BF17I 009 s/d BF17I 021
- Pemegang izin edar:
PT Indofarma

5. Ranitidin tablet salut 150mg
-NIE : GKL0302334117A1
Semua Batch ditarik
- Pemegang izin edar :
PT. Bernofarm Pharmaceutical

6. Ulceranin Tabet 150mg
- Semua Batch ditarik
- Pemegang izin edar
PT.Abbot


Bagi Anda yang yang masih mengonsumsi ranitidin sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter atau apoteker untuk terapi pengobatan selanjutnya.



Kesuburan merupakan hal harus diperhatikan bagi pasangan suami istri maupun bagi mereka yang merencanakan untuk mendapatkan keturunan. Salah satu faktor yang menentukan tingkat kesuburan adalah asupan gizi yang baik. Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan gizi sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kualitas sperma maupun sel telur, di mana hal tersebut nantinya juga akan berpengaruh terhadap janin serta kesehatan bayi, anak-anak, bahkan hingga usia mereka beranjak dewasa. Jadi, bagi Anda yang tidak ingin bermasalah dengan kesuburan,Anda  harus menjaga asupan gizi yang baik. Ada beberapa jenis sumber makanan yang dipercaya sangat baik untuk kesuburan, salah satunya adalah buah alpukat.

Ada beberapa alasan mengapa alpukat sangat baik untuk meningkatkan kesuburan, di antaranya adalah :
1. Alpukat sarat akan kandungan asam folat
Alpukat mengandung asam folat yang tinggi, dalam sajian 150 gram alpukat terdapat kandungan asam folat sebanyak ± 122 mcg atau sekitar 30% dari rekomendasi asupan harian kita. Asam folat ata Vitamin B9  memiliki fungsi  untuk membantu meningkatkan kesuburan baik pria maupun wanita.
§  Bagi wanita, asam folat  dapat membantu memperkuat sel telur sehingga diharapkan peluang serta kesempatan untuk hamil akan lebih besar. Asam folat juga sangat berperan penting untuk membantu menurunkan resiko bayi mengalami kecacatan syaraf saat nanti dilahirkan.
§  Bagi pria, asam folat berfungsi untuk membantu meningkatkan kualitas serta kuantitas sperma yang dihasilkan. Kualitas sperma mempengaruhi pembuahan sel telur, jika sperma memiliki kualitas yang buruk maka sel telur akan sulit dibuahi. Dan meskipun sel telur bisa dibuahi, hal lain yang dikhawatirkan adalah kondisi tersebut dapat menyebabkan cacat pada bayi serta timbulnya berbagai penyakit pada bayi seperti penyakit Down Syndrome.
Baca Juga : Cara Aman Mengatasi Jerawat pada Ibu Hamil 2. Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang tinggi
Alpukat merupakan buah penghasil lemak tak jenuh tunggal. Selain alpukat, sumber lemak tak jenuh tunggal bisa didapatkan dari minyak zaitun dan minyak kacang. Lemak jenis ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh kita. Lemak tak jenuh tunggal memiliki peran penting dalam sistem endokrin yang mengatur hormon dalam proses reproduksi. lemak tak jenuh tunggal  yang terdapat dalam150 gram buah alpukat adalah sebanyak 14,7 gram dari total kadar lemak sebanyak 22 gram atau sekitar 34% dari rekomendasi asupan nutrisi harian. Yang perlu Anda ingat adalah memenuhi asupan lemak terutama lemak tak jenuh adalah sangat penting, akan tetapi jangan sampai Anda berlebih-lebihan dalam hal mengkonsumsinya, karena jika itu dilakukan justru dapat mengganggu kesuburan Anda.

3. Alpukat banyak mengandung vitamin B6
Buah alpukat juga memiliki kandungan vitamin B6 yang memiliki peranan yang cukup besar dalam masalah kesuburan. Kandungan vitamin B6 dalam 150 gram sajian buah alpukat adalah  ±0,4 mg atau sekitar 19% dari rekomendasi asupan harian. Vitamin B6 berfungsi untuk membantu menjaga kualitas sperma serta sel telur agar tetap dalam kondisi yang baik sehingga diharapkan pembuahan dapat berjalan dengan baik. Anda juga bisa mendapatkan nutrisi tersebut dari beberapa sumber makanan lain seperti bayam, kacang kedelai, hati, ikan, serta beras merah.

4. Alpukat sumber vitamin C
Alpukat merupakan salah satu sumber penghasil vitamin C yang sangat baik. Dalam sajian 150 gram buah alpukat terdapat ± 15 mg Vitamin C atau sekitar 25 % dari rekomendasi asupan harian. Manfaat alpukat untuk kesuburan lainnya adalah untuk melindungi kemampuan reproduksi, vitamin C juga berperan dalam proses pembentukan sel telur.

5. Alpukat juga mengandung nutrisi lainnya
Selain beberapa kandungan nutrisi di atas, masih banyak nutrisi lain yang terkandung dalam buah alpukat yang baik secara langsung maupun tidak langsung berperan terhadap tingkat kesuburan seseorang. Seperti vitamin E (alpha tocopherol), kalium, serat, zinc, dan masih banyak lagi jenis nutrisi lainnya. Manfaat vitamin E berperan untuk menjaga kesehatan dinding rahim dan plasenta guna menurunkan resiko terjadinya keguguran, serat berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah, dan lain sebagainya.

Fakta tentang Buah Alpukat
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam mengonsumsi alpukat, seperti :
§  Buah alpukat yang telah masak bisa dikonsumsi secara langsung atau bisa juga dikonsumsi dengan tambahan madu, di olah menjadi jus segar, bahan es campur, koktail, atau olahan lainnya.
§  Daging buah alpukat yang terlalu matang akan mengalami perubahan menjadi kecoklatan akibat teroksidasi. Meskipun dianggap tak berbahaya, akan tetapi kondisi tersebut bisa mengurangi penampilan dari buah alpukat, sehingga terlihat kurang menarik. Untuk mencegah hal tersebut, Anda bisa menambahkan sedikit perasan jeruk lemon pada daging buah yang telah dibelah.
§  Bagi beberapa kalangan, konsumsi buah alpukat sebaiknya dihindari, terutama bagi mereka yang mengalami alergi lateks dan bagi mereka yang sedang mengkonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin, karena konsumsi alpukat bisa menyebabkan kurang efektifnya kerja obat yang dikonsumsi.
§  Konsumsi alpukat dalam jumlah yang berlebihan bisa menyebabkan obesitas. Hal ini disebabkan oleh kandungan lemak yang ada pada buah tersebut, dan obesitas juga bisa mengganggu tingkat kesuburan seseorang. Selain itu, lemak akan lebih lama untuk dicerna oleh organ tubuh daripada nutrisi lainnya, sehingga konsumsi lemak yang berlebihan akan membuat tubuh kekurangan nutrisi

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.